Cara Mengatasi Kulit Kering dan Gatal

Menurunnya kelembapan di kulit dapat menyebabkan kulit kering dan gatal, mengelupas, pecah-pecah, dan bahkan berdarah. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari penggunaan sabun yang tidak cocok, bahan pakaian yang bisa membuat gatal, tidak rutin menggunakan pelembap, hingga terlalu lama berendam di air panas.

Kulit yang normal dan sehat dilapisi oleh lapisan lemak, terasa lembap, dan juga kenyal. Ketika mengalami kekeringan, maka kulit menjadi lebih sensitif dan rentan terhadap munculnya ruam dan terjadinya kerusakan.

dry and itchy skin

Penanganan Kulit Kering dan Gatal

Terdapat beberapa cara mengatasi kulit kering dan gatal, di antaranya:

  • Rutin menggunakan pelembap
    Jika memiliki kulit kering dan gatal, jangan lupa untuk selalu menggunakan pelembap segera setelah mandi, mencuci muka, atau mencuci tangan. Pelembap seperti krim dan losion, bertujuan untuk menjebak kelembapan yang ada di kulit Anda agar tidak mudah hilang. Pilihlah pelembap yang ringan dan tidak mengandung zat iritatif, seperti parfum dan pewarna, untuk menghindari iritasi pada kulit kering.
  • Redakan rasa gatal dengan kompres es batu atau air es
    Jika rasa gatal kian mengganggu, Anda bisa menutup kulit kering dan gatal dengan perban basah atau dengan kain yang dingin agar kita tidak berusaha menggaruk kulit yang gatal.
  • Cermat dalam memilih produk sabun mandi
    Sabun mandi yang mengandung deodoran dan pewangi, umumnya mengandung bahan-bahan yang dapat menghilangkan kelembapan dari kulit, sehingga menyebabkan kulit kering dan gatal. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk cermat dalam memilih produk sabun mandi.
    Pilihlah sabun mandi yang berbahan dasar ringan, tanpa pewangi, atau yang berlabel “hypoallergenic” atau untuk kulit sensitif. Karena sebagian orang kerap mengalami kulit kering dan gatal ketika bersentuhan dengan wewangian dan pewarna tertentu, yang dapat ditemukan di deterjen, sabun mandi, dan berbagai produk perawatan kulit. Selain itu, jangan terlalu sering mandi dan batasi sekitar 10 hingga 15 menit saja setiap kali mandi. Usahakan untuk menggunakan air dingin atau hangat. Karena penggunaan air yang terlalu panas dan terlalu sering mandi bisa mengikis kelembapan yang ada pada kulit Anda
  • Gunakan humidifier
    Sering beraktivitas di dalam ruangan dengan AC menyala dapat menyebabkan kulit kering. Menggunakan humidifier di ruangan, dapat membantu melembapkan udara, sehingga tidak menyebabkan kulit kering. Selain itu, alat ini juga dapat membantu mengatasi alergi kulit.
  • Hindari rokok
    Tidak hanya memengaruhi kesehatan organ dalam, rokok juga dapat menyebabkan kulit kering dan kasar. Hal ini dikarenakan merokok dapat menyebabkan aliran darah pada kulit menjadi kurang lancar. Paparan asap rokok juga dapat memperparah gejala eksim sehingga lebih rentan terjadi kulit kering dan gatal.
  • Jaga kebersihan
    Kulit gatal dan kering tak jarang disebabkan oleh lingkungan yang kotor. Banyaknya debu dan serangga kecil, seperti tungau, di lingkungan kotor dapat menjadi salah satu penyebab kulit kering dan gatal. Karena itu, untuk mengatasinya tidak hanya perlu menjaga kebersihan tubuh, tapi juga menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.

Kondisi kulit kering dan gatal tidak dapat dianggap sepele. Ketika merasa gatal, Anda sangat disarankan untuk tidak menggaruknya, karena menggaruk dapat menyebabkan kulit menjadi luka dan terinfeksi. Jika kulit kering dan gatal disebabkan oleh alergi, maka penting untuk mengidentifikasi apa penyebab alergi tersebut dan sebisa mungkin menghindarinya.

Untuk kulit kering dan gatal yang berat dan mengganggu aktivitas, akan diperlukan obat-obatan antigatal, seperti obat antihistamin dan salep antigatal yang mengandung menthol atau calamine. Obat-obatan tertentu, seperti kortikosteroid, sebaiknya digunakan dalam pengawasan dokter.

Jika kulit kering dan gatal yang Anda alami tidak kunjung membaik dalam dua minggu, atau kulit menjadi terinfeksi yang ditandai dengan kulit kemerahan, bengkak, dan bernanah, maka segera konsultasikan pada dokter spesialis kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi