Isolasi mandiri atau isoman wajib dijalani oleh orang yang positif terinfeksi virus Corona atau melakukan kontak erat dengan penderita COVID-19. Ketahui cara melakukan isoman dan memenuhi kebutuhan nutrisi yang benar, agar proses penyembuhan lebih cepat dan risiko penularan dapat ditekan.

Orang yang dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan hasil tes antigen atau PCR dan tidak bergejala atau bergejala ringan diwajibkan untuk menjalani isolasi mandiri di rumah maupun pusat isoman. Tindakan ini dilakukan untuk memutus rantai penularan virus Corona.

Ketahui Cara Melakukan Isoman yang Benar dan Nutrisi yang Dibutuhkan - Alodokter

Selama menjalani isolasi mandiri, penderita COVID-19 tidak disarankan untuk meninggalkan rumah selama setidaknya 10 hari, terhitung sejak gejala muncul pertama kali. Selain itu, penderita COVID-19 juga dianjurkan untuk menjaga kesehatan fisik dan mentalnya.

Cara Melakukan Isoman yang Benar

Meski tidak bergejala atau bergejala ringan, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan selama menjalani isoman untuk mempercepat proses pemulihan, yaitu:

1. Perbanyak istirahat

Menurut penelitian, tidur dan istirahat yang cukup dapat meningkatkan imunitas. Tidur nyenyak juga dapat meningkatkan kemampuan sel darah putih dalam melawan infeksi virus.

2. Konsumsi obat dan vitamin

Selain beristirahat yang cukup, jangan lupa untuk mengonsumsi obat dan vitamin yang diresepkan oleh dokter selama isoman. Ikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi obat dan vitamin, baik dosis maupun cara penggunaannya, agar efektivitas obat dan vitamin tersebut optimal.

3. Usahakan tetap aktif bergerak dan lakukan olahraga ringan

Jangan biarkan isolasi mandiri menghambat Anda untuk melakukan aktivitas fisik, terutama bila Anda tidak mengalami gejala. Olahraga atau aktivitas ringan justru akan membuat tubuh terasa bugar dan cepat kembali sehat.

Ada beberapa jenis olahraga yang dapat Anda lakukan selama menjalani isoman, seperti latihan peregangan dan pernapasan. Meski demikian, hindari atau batasi olahraga jika Anda mengalami sesak napas, demam, lemas, atau nyeri otot.

4. Konsumsi makanan dan minuman bergizi

Satu hal yang tidak kalah penting ketika menjalani isoman adalah mengonsumsi makanan dan minuman bergizi. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan penderita COVID-19 untuk mengonsumsi makanan tinggi serat, buah-buahan, sayur-sayuran, serta makanan yang mengandung protein selama isoman.

Tak hanya itu, WHO juga menyarankan untuk minum air putih yang cukup, tidak mengonsumsi minuman beralkohol, serta mengurangi asupan garam, gula, dan lemak.

Pentingnya Menjaga Daya Tahan Tubuh Selama Isoman dan Nutrisi yang Tepat

Untuk melawan infeksi virus Corona, imunitas perlu ditingkatkan selama isoman. Salah satu cara untuk meningkatkan imunitas adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C.

Orang dewasa disarankan untuk mengonsumsi 75–90 miligram vitamin C setiap harinya, sedangkan kebutuhan vitamin C untuk anak-anak 40–45 miligram. Kekurangan vitamin C bisa membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit.

Asupan vitamin C harian bisa dicukupi dengan mengonsumsi buah dan sayuran segar, seperti paprika, jeruk, kiwi, brokoli, stroberi, tomat, kembang kol, atau jambu biji.

Jambu biji merupakan salah satu pilihan buah kaya akan vitamin C yang bisa Anda konsumsi untuk meningkatkan imunitas selama menjalani isoman. Selain kaya akan vitamin C, jambu biji juga mengandung serat, serta antioksidan yaitu flavonoid.

Agar lebih praktis dan mudah dikonsumsi, terutama saat tidak nafsu makan, Anda juga dapat mengonsumsi jambu biji dalam bentuk jus, baik yang dibuat sendiri maupun jus kemasan. Pastikan memilih jus yang terbuat dari buah asli, tanpa pemanis, pengawet, dan pewarna sintetis.

Jika Anda sedang menjalani isoman, selalu jaga daya tahan tubuh dan praktikkan langkah-langkah di atas agar bisa segera pulih. Selain itu, lakukan konsultasi online dengan dokter melalui aplikasi telemedicine agar kondisi kesehatan Anda dapat terus dipantau.

Apabila gejala COVID-19 yang Anda alami dirasa memburuk selama isoman, misalnya muncul sesak napas, batuk berdarah, keringat dingin, atau rasa ingin pingsan, segera cari pertolongan medis ke rumah sakit atau hubungi hotline COVID-19 di 119.