Jambu biji mengandung antioksidan dan vitamin yang melimpah. Kandungan ini membuat manfaat jambu biji sebanding dengan rasanya yang nikmat dan segar. Yuk, simak beragam manfaat jambu biji bagi kesehatan tubuh!

Jambu biji dikenal sebagai buah tropis yang banyak tumbuh di Meksiko, Amerika Tengah, Karibia, dan Amerika Selatan. Buah yang juga disebut guava ini telah banyak dibudidayakan dan dapat dinikmati di banyak negara beriklim tropis dan subtropis, termasuk Indonesia.

Ketahui 8 Manfaat Jambu Biji bagi Kesehatan Tubuh - Alodokter

Jambu biji dapat dikonsumsi langsung ataupun dijadikan berbagai olahan, seperti jus buah dan selai. Tak hanya buahnya, daun jambu biji juga sering kali dimanfaatkan untuk berbagai pengobatan, mulai dari gangguan pada saluran cerna hingga diabetes.

Kandungan Nutrisi Jambu Biji

Dalam satu buah jambu biji dengan berat sekitar 55 gram, mengandung 37 kalori dan beberapa nutrisi berikut ini:

  • 1,4 gram protein
  • 2,97 gram serat
  • 9,9 miligram kalsium
  • 12 miligram magnesium
  • 229 miligram kalium
  • 125 miligram vitamin C

Selain itu, jambu biji juga mengandung berbagai vitamin lainnya, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin K, dan vitamin E, serta mineral seperti selenium, zinc, dan mangan.

Beragam Manfaat Jambu Biji

Berkat kandungan nutrisinya yang melimpah, ada beberapa manfaat jambu biji yang dapat Anda ambil, di antaranya:

1. Melawan radikal bebas

Jambu biji merupakan salah satu buah yang kaya akan antioksidan. Antioksidan sendiri berfungsi untuk melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas. Manfaat jambu biji untuk melawan radikal bebas ini tak hanya bisa didapat dari buahnya, tetapi juga daunnya.

Radikal bebas merupakan salah satu faktor pemicu penyakit kanker dan penyakit jantung. Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa ekstrak daun jambu biji dapat membantu mencegah dan bahkan menghentikan perkembangan sel kanker.

2. Melancarkan saluran pencernaan

Manfaat jambu biji lainnya adalah melancarkan sistem pencernaan. Hal ini karena jambu biji mengandung serat yang tinggi, sehingga mampu mencegah sembelit dan menjaga kesehatan usus.

Selain itu, ekstrak daun jambu biji juga diketahui dapat mengurangi intensitas buang air besar pada penderita diare sekaligus menetralkan bakteri berbahaya di usus yang menyebabkan diare.

3. Memperkuat daya tahan tubuh

Jambu biji merupakan salah satu buah dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Bahkan, kandungan vitamin C dalam jambu biji melebihi kandungan vitamin C di jeruk. Vitamin C sendiri diketahui dapat meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh dan mengurangi risiko terkena penyakit infeksi.

4. Menurunkan tekanan darah dan kolesterol

Pemilik tekanan darah dan kolesterol tinggi mungkin perlu mempertimbangkan manfaat jambu biji yang satu ini. Karena kandungan serat dan vitamin C yang tinggi, jambu biji diketahui dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan mengurangi kolesterol jahat.

5. Menjaga kesehatan mata

Jambu biji bermanfaat dalam menjaga kesehatan mata, karena kandungan vitamin A di dalamnya. Vitamin A sendiri berperan dalam mendukung fungsi membran konjungtiva dan dan kornea mata.

Apabila seseorang kekurangan vitamin A, berbagai gangguan pada mata, seperti rabun jauh atau kebutaan pada anak-anak, mungkin saja terjadi.

6. Mencegah diabetes

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh daun jambu biji dapat menurunkan kadar gula darah setelah makan. Selain itu, ekstrak jambu biji juga dapat membantu mengontrol kadar gula dalam darah, sehingga baik dikonsumsi oleh mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit diabetes.

7. Menjaga kesehatan kulit

Manfaat jambu biji yang satu ini pasti sangat disukai oleh kaum hawa, yaitu menjaga kesehatan kulit. Hal ini karena jambu biji mengandung vitamin C yang berperan dalam pembentukan kolagen dan bersifat antioksidan, sehingga mampu mencegah tanda penuaan dini pada kulit.

8. Mencegah demam berdarah

Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun jambu biji diduga dapat menghambat pertumbuhan virus dengue yang menyebabkan penyakit demam berdarah dengue. Daun jambu biji juga mengandung quercitin yang dapat meningkatkan jumlah trombosit dan menurunkan risiko perdarahan pada penderita DBD.

Selain beberapa manfaat jambu biji di atas, buah dengan daging berwarna merah dan putih ini juga dipercaya dapat mengatasi sakit perut saat menstruasi, nyeri lutut, infeksi kulit, bahkan kolik.

Namun, jika Anda akan menjalani prosedur operasi, hindari konsumsi jambu biji karena dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan risiko perdarahan. Penderita eksim juga sebaiknya tidak mengonsumsi ekstrak daun jambu biji, karena dikhawatirkan dapat memperparah gejala.

Jika masih memiliki pertanyaan seputar manfaat jambu biji bagi kesehatan tubuh, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter gizi. Anda juga dapat bertanya tentang porsi jambu biji yang dapat dikonsumsi setiap harinya, sesuai kondisi kesehatan Anda.