Berdasarkan tingkat keparahan gejalanya, demam berdarah dapat dibagi menjadi demam dengue (dengue fever) dan demam berdarah dengue (dengue hemorrhagic fever). Berikut ini adalah penjelasannya:

Demam dengue (Dengue fever)

Demam dengue adalah bentuk ringan dari infeksi virus Dengue. Gejalanya hampir menyerupai demam pada umumnya dan umumnya dimulai sejak hari ke-4 sampai ke-7 setelah digigit nyamuk (masa inkubasi DBD). Gejala demam ini umumnya mereda kurang dari 1 minggu, tetapi bisa juga berlangsung sampai 10 hari.

Gejala demam dengue antara lain:

  • Demam 40°C atau lebih
  • Sakit kepala berat
  • Nyeri pada sendi, otot, dan tulang
  • Hilang nafsu makan
  • Nyeri di bagian belakang mata
  • Mual dan muntah
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Ruam kemerahan (muncul sekitar 2–5 hari setelah demam)

Demam berdarah dengue (Dengue hemorrhagic fever)

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan kondisi ketika demam dengue yang dialami oleh penderitanya mengalami perburukan (fase kritis). Biasanya, fase ini terjadi antara hari ke-3 hingga hari ke-7 setelah gejala muncul.

Pada fase ini, penderita demam dengue dapat mengalami penurunan suhu demam (dibawah 38°C) selama 1 hari, kemudian suhu tubuhnya akan kembali naik di hari berikutnya. Pola ini disebut sebagai saddleback fever (demam pelana).

Banyak yang mengira bahwa penurunan demam ini adalah tanda kesembuhan. Padahal, justru di fase ini penderita harus diawasi lebih ketat. Hal ini karena pada fase ini penderita dapat mengalami perdarahan dan kebocoran pembuluh darah.

Berikut ini merupakan tanda bahaya demam berdarah dengue yang harus diwaspadai:

  • Sakit perut tak tertahankan
  • Muntah terus menerus (3 kali atau lebih dalam 24 jam)
  • Perdarahan, seperti gusi berdarah atau mimisan
  • Terdapat darah pada urine, tinja, atau muntah
  • Perdarahan di bawah permukaan kulit yang tampak seperti memar
  • Napas yang pendek atau cepat
  • Lemas atau lelah
  • Gelisah

Kapan Harus ke Dokter

Periksakan diri Anda ke dokter bila mengalami gejala demam dengue, terutama jika orang di sekitar Anda ada yang terdiagnosis penyakit ini.

Pada dasarnya, demam dengue bisa diatasi dengan penanganan mandiri di rumah. Namun, pasien harus mengetahui tanda-tanda bahaya DBD sehingga bisa segera ke dokter jika tanda tersebut muncul. Hal ini untuk mencegah DBD berkembang menjadi komplikasi yang fatal.