Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya demam berdarah, yaitu:

Vaksin dengue

Demam berdarah derajat berat yang menimbulkan dengue shock syndrome dapat dicegah dengan pemberian vaksin dengue. Vaksin ini dapat diberikan pada anak-anak dan orang dewasa usia 9–45 tahun, sebanyak 3 kali dengan jarak 6 bulan.

Vaksin dengue mengandung 4 jenis virus dengue. Oleh karena itu, vaksin tetap diberikan pada orang yang sudah pernah terinfeksi. Hal ini untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap tipe virus Dengue berbeda.

Penting untuk diingat bahwa vaksin dengue tidak boleh diberikan pada orang yang tidak pernah terdiagnosis demam berdarah sebelumnya, karena bisa meningkatkan risiko demam berdarah berat jika orang tersebut terinfeksi. Pemberian vaksin juga tidak dianjurkan pada anak usia di bawah 9 tahun, terutama pada kelompok usia 2–5 tahun.

Pemberantasan Sarang Nyamuk

Selain dengan vaksin, demam dengue dapat dicegah melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN). PSN dilakukan dalam dua kali pengasapan insektisida atau fogging dalam jeda 1 minggu. Dilakukannya pengasapan sebanyak dua kali bertujuan untuk membunuh jentik nyamuk yang tidak dapat dibasmi pada saat pengasapan pertama.

Metode PSN lain adalah dengan rutin menjalankan 3M-Plus, terutama pada musim hujan. Langkah 3M yang dimaksud adalah:

  • Menguras tempat penampungan air, seperti bak mandi atau toren, minimal 1 minggu sekali
  • Menutup rapat tempat penampungan air
  • Mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, seperti ban bekas yang dapat menampung air hujan

Selain itu, lakukan pula langkah Plus untuk membantu pencegahan. Langkah Plus yang dimaksud antara lain:

  • Mengatur cahaya yang cukup di dalam rumah
  • Memasang kawat anti nyamuk di ventilasi rumah
  • Menaburkan bubuk larvasida (abate) pada penampungan air yang sulit dikuras
  • Menggunakan kelambu saat tidur
  • Menanam tumbuhan pengusir nyamuk
  • Menghentikan kebiasaan menggantung pakaian

Selain cara-cara di atas, mengenakan pakaian yang longgar juga dapat mencegah gigitan nyamuk. Hal ini karena gigitan nyamuk dapat menembus pakaian yang ketat. Sebagai perlindungan tambahan, gunakan losion anti nyamuk yang mengandung N-diethylmetatoluamide (DEET).