Ada berbagai manfaat labu kuning untuk bayi. Buah ini tak hanya manis dan nikmat, tapi juga memiliki banyak nutrisi yang baik untuk untuk kesehatan mata dan kulit, melancarkan saluran pencernaan bayi, dan meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Salah satu alasan mengapa buah labu kuning baik untuk ditambahkan ke dalam menu MPASI bayi adalah karena nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Ketahui Manfaat Labu Kuning untuk Bayi - Alodokter

Buah labu kuning mengandung beragam nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi, yaitu kalsium, zat besi, kalium, zinc, vitamin A, vitamin C, vitamin D, vitamin E, karbohidrat kompleks, air, protein, juga serat.

5 Manfaat Labu Kuning untuk Bayi

Setelah bayi berusia 6 bulan ke atas, pasokan ASI saja sudah tidak bisa mencukupi kebutuhan gizinya. Si Kecil juga membutuhkan nutrisi dari makanan atau MPASI. Labu kuning bisa menjadi salah satu pilihan buah yang baik dan aman dikonsumsi oleh bayi.

Berikut ini adalah manfaat labu kuning untuk kesehatan bayi:

1. Menjaga kesehatan mata

Warna kuning dan oranye pada buah labu berasal dari kandungan beta karoten yang diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh. Vitamin ini sangat baik untuk mendukung kesehatan mata bayi.

Kandungan vitamin A, lutein, dan zeaxanthin pada labu kuning berguna untuk melindungi mata dari beragam penyakit, serta membantu retina menyerap dan memproses cahaya yang masuk ke mata.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh

Labu kaya akan kandungan zat besi, asam folat, serta vitamin A, vitamin C, dan vitamin E yang merupakan antioksidan. Semua nutrisi tersebut berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh bayi. Antioksidan juga berperan penting dalam menangkal efek radikal bebas.

Mengonsumsi labu kuning dengan kadar yang cukup bisa membuat sel-sel kekebalan tubuh bekerja lebih baik untuk menangkal dan mencegah infeksi serta mempercepat proses penyembuhan ketika bayi sakit atau terluka.

3. Membuat kulit menjadi sehat

Selain baik untuk mata, beta karoten yang terkandung pada labu kuning bisa bertindak sebagai tabir surya alami yang mampu menghalau bahaya paparan sinar matahari berlebih pada kulit.

Tidak hanya vitamin A, vitamin C pada labu juga berperan dalam proses pembentukan kolagen yang sangat dibutuhkan oleh kulit bayi agar senantiasa sehat dan kenyal.

4. Melancarkan pencernaan bayi

Selain kaya akan vitamin dan mineral, labu kuning juga banyak mengandung serat dan karbohidrat kompleks. Nutrisi ini baik untuk menjaga saluran cerna bayi bergerak dengan lancar dan mencegahnya terkena sembelit.

Untuk mencukupi kebutuhan seratnya, bayi perlu mengonsumsi sekitar 10 gram serat setiap hari. Asupan serat ini bisa didapatkan dari kacang-kacangan serta buah dan sayuran. Salah satunya adalah labu kuning.

5. Membuat tidur lebih nyenyak

Apakah Si Kecil sering susah tidur? Jika iya, Anda bisa memberikan olahan labu kuning sebagai menu MPASI-nya.

Hal ini karena labu kuning mengandung tryptophan, yakni sejenis asam amino esensial yang akan membantu Si Kecil memproduksi hormon serotonin. Hormon ini berperan dalam mengelola suasana hati, membuat tidur lebih nyenyak, serta membuat bayi merasa tenang dan senang.

Labu kuning bisa diolah menjadi beragam olahan, seperti kolak, sup, salad, pie, dan juga jus. Namun untuk bayi, buah ini lebih cocok disajikan dalam bentuk purée atau ditambahkan dalam bubur bayi.

Untuk membuat bubur atau purée labu kuning, caranya cukup mudah. Pilihlah labu kuning yang baik dan tidak cacat. Selanjutnya, kupas kulit labu, cuci, dan potong labu menjadi dadu. Setelah itu, rebus atau kukus labu hingga lunak, lalu angkat dan tiriskan.

Langkah selanjutnya adalah melumatkan labu dengan blender dan menambahan susu formula atau ASI. Sajikan bubur labu kuning ini untuk camilan Si Kecil.

Mengingat banyaknya manfaat labu kuning untuk bayi, tidak ada salahnya Anda menambahkan buah ini dalam menu harian Si Kecil. Namun, Anda perlu waspada jika Si Kecil memiliki riwayat alergi.

Kendati jarang terjadi, bayi bisa saja mengalami alergi setelah mengonsumsi labu kuning. Jika Si Kecil tampak rewel, gatal-gatal, muncul ruam di kulit, atau mual muntah setelah mengonsumsi labu kuning, sebaiknya segera periksakan ke dokter anak.