Kutu air di tangan biasanya muncul pertama kali pada bagian telapak tangan. Jika tidak ditangani, infeksi ini dapat menyebar ke bagian lainnya, seperti jari dan punggung tangan.

Seseorang yang terkena kutu air di tangan umumnya akan mengalami gejala berupa kulit gatal, merah, bersisik, mengelupas, atau bahkan ditumbuhi lenting-lenting berisi cairan bening. Agar masalah ini tidak berlarut-larut, mari kenali penyebab kutu air di tangan sekaligus cara mengatasinya.

Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Kutu Air di Tangan - Alodokter

Penyebab Kutu Air di Tangan

Penyebab penyakit kutu air adalah infeksi jamur yang mudah menular, seperti Trichophyton, Microsporum, dan Epidermophyton. Selain di tangan, infeksi jamur ini juga bisa menyebar ke bagian tubuh lain, seperti kaki, kulit kepala, paha, dan kuku kaki.

Berikut adalah beragam faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena kutu air di tangan:

  • Tinggal di iklim yang panas dan lembab.
  • Melakukan kontak kulit dengan orang yang menderita kutu air.
  • Berbagi penggunaan pakaian, sarung tangan, atau handuk dengan orang lain, terutama saat sedang berkeringat.
  • Sering bersentuhan dengan hewan peliharaan atau hewan ternak.

Selain itu, orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena penyakit tertentu, seperti HIV dan kanker, juga rentan mengalami kutu air di tangan.

Cara Mengobati Kutu Air di Tangan

Berikut ini adalah berbagai pilihan obat yang bisa Anda gunakan untuk mengobati kutu air di tangan:

Terbinafine

Terbinafine bekerja dengan cara membunuh dan mencegah pertumbuhan jamur. Meski umumnya dijual bebas, Anda disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat ini, agar pengobatannya efektif.

Clotrimazole

Obat ini mampu mengurangi gejala infeksi dengan membunuh jamur penyebab infeksi. Clotrimazole tersedia dalam berbagai macam bentuk, mulai dari krim hingga obat sempot. Konsultasikanlah dengan dokter untuk mendapatkan jenis pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Miconazole

Obat ini mampu membasmi infeksi jamur yang terjadi pada tangan, mulut, kuku, atau vagina. Dalam mengatasi infeksi jamur, miconazole bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan jamur.

Agar terhindar dari kutu air di tangan, perhatikan selalu kebersihan tangan dengan rajin mencuci tangan dan segera mengeringkannya, serta menghindari kontak langsung dengan orang atau hewan yang terinfeksi kutu air.

Jika ditangani dengan tepat sesuai anjuran dokter, kutu air umumnya dapat sembuh dalam waktu kurang dari 1 bulan. Jika kutu air belum juga sembuh setelah 1 bulan diobati, konsultasikanlah kembali ke dokter. Kemungkinan Anda membutuhkan obat tambahan atau obat jenis lain untuk mengatasi infeksi jamur tersebut.