Senam ritmik merupakan olahraga yang memadukan tarian dan gerakan senam. Beberapa alat bantu, seperti pita, bola, dan tali, dapat digunakan dalam senam ritmik. Olahraga ini dapat dilakukan secara individu atau berkelompok.

Senam ritmik belakangan mulai banyak diminati oleh masyarakat. Tak sedikit pusat kebugaran atau kelas olahraga yang mengadakan senam ritmik. Alasannya adalah karena olahraga ini menyehatkan, sekaligus seru dan menyenangkan.

Keunikan Senam Ritmik Dibandingkan Cabang Olahraga Lain - Alodokter

Keuntungan Melakukan Senam Ritmik

Ada beberapa manfaat senam ritmik untuk kesehatan, antara lain:

Jika rutin dilakukan, senam ritmik bisa menjadi pilihan olahraga yang baik untuk membantu menjaga berat badan. Tidak hanya itu, olahraga yang menyenangkan ini sangat baik untuk mengurangi stres. Mengikuti kelas senam ritmik juga dapat menjadi ajang untuk bersosialisasi dengan orang lain.

Cedera yang Sering Terjadi saat Senam Ritmik

Sama seperti cabang olahraga lain, senam ritmik juga memiliki risiko cedera. Jika tidak dilakukan dengan hati-hati, senam ritmik dapat menyebabkan:

Cedera punggung

Mereka yang sering melakukan senam ritmik berisiko mengalami cedera punggung. Hal ini dikarenakan beberapa gerakan pada senam ritmik dapat memberikan tekanan berlebih pada otot dan tulang punggung. Cedera juga berisiko terjadi jika seseorang terjatuh saat melakukan senam ritmik.

Cedera panggul

Gerakan tertentu pada senam ritmik menuntut otot dan sendi panggul untuk bekerja ekstra. Hal ini karena selain membutuhkan kekuatan, senam ritmik juga membutuhkan fleksibilitas tubuh.

Gerakan-gerakan senam ritmik yang banyak memberikan tekanan pada panggul berisiko membuat saraf, otot, dan sendi panggul mengalami cedera.

Cedera pergelangan kaki

Gerakan melompat, berjinjit, atau memutar tubuh bisa menyebabkan cedera pada pergelangan kaki. Cedera pergelangan kaki akibat senam ritmik dapat bersifat ringan maupun berat, mulai dari keseleo hingga patah kaki.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Melakukan Senam Ritmik

Untuk mengurangi risiko cedera saat melakukan senam ritmik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

Pelajari dulu gerakannya

Karena senam ritmik mengikuti irama musik dan koreografi, maka sebelum melakukannya, kita perlu mengenal gerakannya terlebih dahulu. Melakukan senam ritmik tanpa mengenal gerakannya bisa menyebabkan kesalahan yang berisiko cedera.

Lakukan pemanasan

Pemanasan penting untuk dilakukan sebelum olahraga apa pun, termasuk senam ritmik. Tujuan pemanasan adalah untuk mempersiapkan otot dan sendi agar mampu melakukan gerakan dengan baik dan tidak cedera.

Gunakan pakaian dan sepatu yang tepat

Salah satu kesalahan yang banyak terjadi saat melakukan senam ritmik adalah mengenakan pakaian dan sepatu yang tidak tepat. Agar dapat bergerak dengan leluasa, kenakanlah pakaian yang nyaman dengan bahan yang mampu menyerap keringat, serta jenis sepatu olahraga yang sesuai.

Cukup makan dan minum

Melakukan olahraga tentunya membutuhkan energi. Oleh karena itu, sebelum melakukan senam ritmik, cukupilah kebutuhan energi dan cairan tubuh. Disarankan untuk makan dan minum cukup air putih setidaknya 30 menit sebelum akan senam.

Istirahat di sela waktu senam

Kemampuan dan ketahanan fisik tiap orang berbeda. Bila Anda merasa sudah tidak kuat, ambillah waktu sejenak untuk beristirahat. Jangan memaksakan diri untuk mengikuti senam ritmik hingga selesai jika memang Anda tidak sanggup.

Senam ritmik adalah olahraga yang menyenangkan dan sangat baik bagi kesehatan, tidak hanya secara fisik tetapi juga secara mental. Namun agar tidak mengalami cedera, selalu ikuti arahan yang benar dari instruktur senam ritmik dan jangan memaksakan diri.