Manfaat wine untuk kesehatan bisa didapatkan jika minuman ini dikonsumsi secara rutin dan dalam jumlah yang sesuai. Salah satu manfaat wine bagi kesehatan adalah mencegah penyakit jantung. Meski demikian, Anda tetap harus waspada terhadap risiko yang dapat ditimbulkan bila mengonsumsi wine secara berlebihan.

Wine merupakan minuman hasil fermentasi dari buah-buahan, seperti anggur merah dan anggur hijau, yang telah dihancurkan. Kadar alkohol dalam wine umumnya berkisar antara 12–15%. Jenis minuman beralkohol ini dikenal tinggi antioksidan sehingga dipercaya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan.

9 Manfaat Wine dan Risikonya bagi Kesehatan - Alodokter

Namun, manfaat wine ini hanya dapat dirasakan jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat. Batas konsumsi wine yang disarankan adalah 1 gelas wine per hari atau sekitar 150 ml.

Manfaat Wine untuk Kesehatan

Jenis minuman beralkohol, termasuk wine, meningkatkan peredaran darah ke kulit sehingga dapat membuat tubuh menjadi hangat. Tak hanya itu, wine juga memiliki manfaat lain untuk kesehatan, antara lain:

1. Memperbaiki mood

Beberapa jenis wine, termasuk red wine, diketahui mengandung antioksidan resveratol yang dapat merangsang otak untuk memproduksi lebih banyak hormon serotonin. Serotonin sendiri merupakan hormon yang bisa membuat Anda merasa bahagia dan membuat mood menjadi lebih baik.

2. Mengurangi rasa cemas

Mengonsumsi wine diketahui bermanfaat untuk kesehatan mental, seperti mengurangi kecemasan. Untuk mendapatkan manfaat ini, batas konsumsi wine yang dianjurkan adalah 1 gelas per hari. Jika lebih dari itu, konsumsi wine justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental.

3. Membantu tidur lebih nyenyak

Setelah mengonsumsi wine, sangat wajar jika Anda dapat tidur lebih nyenyak. Pasalnya, wine mengandung melatonin yang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Kualitas tidur yang baik tentunya bisa membuat tubuh Anda lebih segar ketika terbangun keesokan harinya.

4. Mengurangi nyeri

Pada sebagian orang, wine juga bermanfaat untuk membantu mengurangi rasa nyeri, termasuk nyeri yang terjadi pada otot dan sendi. Meski begitu, penggunaan wine untuk mengurangi nyeri ini masih perlu diteliti keamanannya.

Secara umum, untuk menguangi nyeri, Anda dianjurkan untuk melakukan kompres dingin atau hangat dan mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti paracetamol.

5. Meningkatkan kadar kolesterol baik

Minuman beralkohol, termasuk wine, diketahui dapat memengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi wine dapat menurunkan hingga 50% kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam darah.

6. Mengurangi risiko demensia

Manfaat wine dalam mengurangi risiko terjadinya demensia berasal dari kandungan antioksidan di dalamnya. Hal ini karena antioksidan diketahui dapat mengurangi peradangan dan kerusakan sel saraf yang dapat memicu terjadinya gangguan fungsi otak, salah satunya demensia.

7. Menjaga kesehatan jantung

Kandungan antioksidan resveratrol dalam wine juga dipercaya dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung dan kanker. Jenis antioksidan ini biasanya ditemukan pada kulit buah anggur dan beberapa tumbuhan lain.

Namun, mengonsumsi wine bukan satu-satunya cara yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan jantung. Anda tetap harus menjalani gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bernutrisi, tidak merokok, dan menjaga berat badan ideal agar terhindar dari penyakit jantung.

8. Mengurangi risiko stroke

Tak hanya menjaga kesehatan jantung, kandungan antioksidan resveratrol dalam wine juga berperan untuk melancarkan aliran darah dan mencegah terjadinya penyumbatan di pembuluh darah. Dengan begitu, risiko terjadinya stroke pun dapat dihindari.

Selain beragam manfaat di atas, wine juga diketahui dapat mengurangi resistensi insulin dan meningkatkan jumlah bakteri baik di usus.

Meski memiliki beragam manfaat, hal tersebut tidak serta-merta menjadikan minuman beralkohol baik untuk kesehatan. Tetap jalani gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga teratur, dan tidur cukup untuk mendapatkan tubuh yang sehat.

Risiko Mengonsumsi Wine bagi Kesehatan

Jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, wine dapat menyebabkan beragam gangguan kesehatan, seperti:

Selain itu, konsumsi wine yang berlebihan dapat menghambat penyerapan asam folat dalam tubuh, sehingga bisa meningkatan risiko terjadinya gangguan pembentukan sel-sel baru, termasuk sel darah merah.

Kandungan alkohol dalam wine juga dapat menyebabkan efek interaksi jika dikonsumsi bersama obat-obat tertentu, seperti paracetamol, antidepresan, antikonvulsan, serta obat penghilang rasa sakit dan obat penenang.

Meski manfaat wine bagi kesehatan cukup beragam, konsumsi minuman beralkohol yang satu ini tetap harus dilakukan dengan bijak. Jika berlebihan, risiko gangguan kesehatan yang ditimbulkan pun akan jauh lebih membahayakan.

Bila Anda mengalami keluhan tertentu setelah mengonsumsi wine, segera konsultasikan kepadda dokter. Dokter akan memberikan penanganan untuk mengatasi keluhan yang Anda rasakan dan anjuran mengenai batasan konsumsi wine yang sesuai dengan kondisi Anda.