Kontraksi dulu atau flek dulu sering menjadi pertanyaan bagi ibu hamil menjelang persalinan. Dengan mengetahui tanda mana yang muncul lebih dulu, Bumil bisa segera mempersiapkan persalinan dengan lebih tenang tanpa rasa cemas berlebih dan terburu-buru.
Mendekati waktu persalinan, munculnya tanda-tanda mau melahirkan, salah satunya soal kontraksi dulu atau flek dulu, sering membuat Bunda dan keluarga lebih waspada dan berhati-hati. Banyak yang bertanya-tanya, apakah flek akan keluar sebelum kontraksi, atau justru kontraksi yang lebih dulu terasa?

Nah, dengan memahami urutan munculnya kedua tanda ini, Bumil bisa mempersiapkan diri lebih baik untuk persalinan, mengurangi kecemasan, dan mengetahui kapan waktu terbaik untuk ke dokter.
Urutan Munculnya Kontraksi Dulu atau Flek Dulu
Kontraksi dulu atau flek dulu memang sering menjadi pertanyaan bagi ibu hamil, terutama yang baru pertama kali akan melahirkan. Secara umum, flek berupa lendir bercampur sedikit darah (bloody show) biasanya keluar lebih dulu sebelum kontraksi persalinan yang sebenarnya.
Flek ini menandakan leher rahim (serviks) sudah mulai melunak dan perlahan membuka. Warna lendir berdarah yang keluar dari vagina ini bisa merah muda, kecokelatan, atau kemerahan, yang banyaknya bisa bervariasi pada tiap ibu.
Setelah muncul flek, biasanya kontraksi persalinan asli mulai terasa. Kontraksi asli ditandai dengan rasa nyeri atau tegang di perut bagian bawah yang datang dan pergi secara teratur. Lama-kelamaan, kontraksi akan terasa makin sering dan kuat, serta tidak hilang meski Bunda beristirahat.
Kontraksi ini menandakan proses pembukaan jalan lahir sudah dimulai. Ini berbeda dengan kontraksi palsu yang biasanya muncul di trimester akhir, tidak teratur, dan akan mereda jika Bumil beristirahat.
Namun, perlu diketahui, urutan kontraksi dulu atau flek dulu bisa saja berbeda-beda pada tiap ibu, ya. Ada yang merasakan kontraksi lebih dahulu, ada pula yang mengalami flek dulu, atau keduanya hampir bersamaan.
Sebagian ibu hamil bahkan tidak sadar sudah mengalami flek karena jumlah lendir sangat sedikit atau bercampur dengan cairan vagina biasa. Baik kontraksi maupun flek, keduanya merupakan sinyal penting bahwa proses persalinan akan segera dimulai.
Hal yang tidak kalah penting, Bumil juga tetap perlu mewaspadai jika flek muncul sebelum kehamilan 37 minggu, jumlah darah sangat banyak seperti menstruasi, muncul nyeri hebat, atau flek disertai demam. Kondisi tersebut memerlukan penanganan dokter secepatnya, karena bisa menjadi tanda masalah serius pada kehamilan.
Tanda Persalinan Lain yang Perlu Diperhatikan
Selain kontraksi dulu atau flek dulu, berikut ini adalah beberapa tanda lain bahwa persalinan sudah dekat:
- Air ketuban pecah, baik menetes perlahan maupun keluar tiba-tiba
- Perut terasa lebih ringan karena bayi turun ke panggul
- Sering ingin buang air kecil atau besar
- Nyeri di pinggang, perut bawah, atau punggung yang makin sering dan kuat
Memahami kontraksi dulu atau flek dulu beserta tanda-tanda persalinan lainnya bisa membuat Bumil lebih tenang serta lebih siap menghadapi persalinan. Oleh karena itu, Bumil perlu memantau setiap perubahan pada tubuh dan segera ambil tindakan jika ada gejala yang tidak biasa atau membuat khawatir.
Apabila Bumil masih bingung soal kontraksi dulu atau flek dulu, atau merasakan gejala yang berbeda dari penjelasan di atas, segera Chat Bersama Dokter melalui aplikasi ALODOKTER, untuk mendapatkan arahan langsung. Bila mengalami gejala berat atau tanda persalinan muncul sebelum waktunya, sebaiknya langsung pergi ke rumah sakit agar keselamatan Bumil dan Si Kecil tetap terjaga.