Lapifed Tablet adalah obat yang digunakan untuk meredakan gejala pilek, alergi, atau sinusitis, seperti bersin-bersin, hidung meler, hidung tersumbat, serta mata berair. Obat ini mengandung kombinasi triprolidine HCl dan pseudoephedrine HCl.
Setiap tablet Lapifed mengandung triprolidine HCl 2,5 mg dan pseudoephedrine HCl 60 mg. Triprolidine merupakan antihistamin yang bekerja dengan menghambat efek histamin, yaitu zat yang berperan dalam munculnya gejala alergi, seperti bersin, pilek, dan mata berair.

Sementara itu, pseudoephedrine merupakan dekongestan yang bekerja dengan menyempitkan pembuluh darah di rongga hidung. Dengan begitu, pembengkakan pada jaringan hidung dapat berkurang dan hidung menjadi lebih lega.
Perpaduan triprolidine dan pseudoephedrine dalam Lapifed Tablet dapat membantu meredakan berbagai gejala pilek dan alergi, termasuk bersin-bersin, hidung dan mata berair, serta hidung tersumbat.
Beli Lapifed Tablet di Aloshop
Apa itu Lapifed Tablet
| Bahan aktif | Triprolidine HCl 2,5 mg dan Pseudoephedrine HCl 60 mg |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Kombinasi antihistamin dan dekongestan |
| Manfaat | Meredakan gejala pilek, sinusitis, dan rhinitis alergi |
| Digunakan oleh | Dewasa dan anak sesuai petunjuk dokter |
| Lapifed Tablet untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Kandungan pseudoephedrine dalam obat ini berisiko menyebabkan kelainan kongenital pada janin dan gangguan pada aliran darah ke plasenta. Jangan menggunakan Lapifed tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. | |
| Lapifed Tablet untuk ibu menyusui | Lapifed umumnya aman dikonsumsi selama mengikuti aturan pakai dan anjuran dokter. Namun, konsumsi triprolidine dan pseudoephedrine jangka panjang dapat menurunkan produksi ASI dan berisiko menyebabkan bayi yang menyusu jadi gelisah. |
| Bentuk obat | Tablet |
Peringatan sebelum Menggunakan Lapifed Tablet
Lapifed Tablet harus digunakan sesuai resep atau aturan pakai yang diberikan. Perhatikan beberapa hal berikut sebelum menggunakan obat ini:
- Jangan mengonsumsi Lapifed Tablet jika Anda alergi terhadap triprolidine, pseudoephedrine, atau obat lain yang memiliki kandungan serupa.
- Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, hipertiroidisme, glaukoma, pembesaran prostat, atau kesulitan buang air kecil.
- Beri tahu dokter jika Anda memiliki gangguan fungsi ginjal atau hati.
- Jangan menggunakan Lapifed Tablet jika Anda sedang atau baru berhenti menggunakan obat antidepresan golongan penghambat monoamine oxidase (MAOI) dalam 14 hari terakhir. Kombinasi ini dapat meningkatkan risiko efek samping yang serius dari pseudoephedrine.
- Beri tahu dokter atau dokter gigi bahwa Anda sedang menggunakan Lapifed Tablet jika akan menjalani operasi atau tindakan medis tertentu.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, merencanakan kehamilan, atau mungkin sedang hamil.
- Beri tahu dokter mengenai semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda gunakan untuk mencegah interaksi obat.
- Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan setelah mengonsumsi Lapifed Tablet. Kandungan triprolidine dapat menyebabkan kantuk atau menurunkan kewaspadaan.
- Jangan mengonsumsi minuman beralkohol selama menggunakan Lapifed Tablet karena dapat meningkatkan efek kantuk dan efek samping lainnya.
- Hentikan penggunaan dan segera cari pertolongan medis jika muncul tanda reaksi alergi obat atau efek samping serius.
Dosis dan Aturan Pakai Lapifed Tablet
Dosis Lapifed Tablet ditentukan berdasarkan usia, kondisi kesehatan, dan tujuan penggunaannya. Secara umum, dosis Lapifed Tablet adalah:
- Dewasa dan anak usia ≥12 tahun: 1 tablet, 3 kali sehari.
Gunakan Lapifed Tablet sesuai resep atau aturan pakai pada kemasan. Jangan menambah dosis meskipun hidung masih terasa tersumbat karena penggunaan pseudoephedrine secara berlebihan dapat meningkatkan risiko jantung berdebar, gelisah, sulit tidur, dan peningkatan tekanan darah.
Cara Menggunakan Lapifed Tablet dengan Benar
Bacalah aturan pakai yang tertera pada kemasan obat dan ikuti petunjuk penggunaan yang diberikan sebelum mengonsumsi Lapifed Tablet. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa arahan.
Agar manfaat obat maksimal, ikuti cara menggunakan Lapifed Tablet yang benar berikut ini:
- Lapifed Tablet dapat dikonsumsi sesudah makan.
- Telan tablet dengan air putih. Jangan menghancurkan atau mengunyah tablet, kecuali terdapat petunjuk khusus pada kemasan.
- Jika lupa mengonsumsi Lapifed Tablet, segera minum begitu teringat. Namun, bila waktu konsumsi berikutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlupa dan lanjutkan jadwal berikutnya. Jangan menggandakan dosis.
- Hentikan penggunaan Lapifed Tablet setelah keluhan membaik. Jika gejala tidak membaik atau justru memburuk setelah beberapa hari penggunaan, lakukan evaluasi lebih lanjut.
- Simpan Lapifed Tablet di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
- Jangan mengonsumsi Lapifed Tablet yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
Interaksi Lapifed Tablet dengan Obat Lain
Kandungan triprolidine dan pseudoephedrine dalam Lapifed Tablet dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu. Interaksi yang dapat terjadi, antara lain:
- Peningkatan risiko tekanan darah tinggi dan gangguan irama jantung jika pseudoephedrine digunakan bersama obat atau zat lain yang meningkatkan tekanan darah atau merangsang sistem saraf.
- Penurunan efektivitas beberapa obat untuk menurunkan tekanan darah jika digunakan bersama pseudoephedrine.
- Peningkatan risiko efek samping serius jika digunakan bersama obat antidepresan golongan MAOI.
- Peningkatan rasa kantuk dan penurunan kewaspadaan jika triprolidine digunakan bersama obat penenang, obat tidur, obat anticemas, atau alkohol.
- Peningkatan risiko efek samping pada jantung jika pseudoephedrine digunakan bersama obat tertentu yang memengaruhi irama jantung.
Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter bila ingin mengonsumsi Lapifed Tablet tetapi sedang mengonsumsi obat atau suplemen vitamin lain. Sebagai langkah praktis, Anda dapat langsung berkonsultasi dengan dokter melalui fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.
Efek Samping dan Bahaya Lapifed Tablet
Efek samping yang dapat muncul setelah mengonsumsi Lapifed Tablet, antara lain:
- Kantuk
- Pusing
- Sakit kepala
- Mulut, hidung, atau tenggorokan kering
- Mual atau tidak nyaman di perut
- Gelisah atau mudah gugup
- Sulit tidur
- Jantung berdebar
Bila efek samping yang ditimbulkan tidak kunjung membaik atau justru bertambah parah, segera buat janji temu dengan dokter melalui fitur booking di aplikasi ALODOKTER.
Namun, segera hentikan penggunaan dan pergi ke IGD rumah sakit terdekat jika muncul reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti:
- Detak jantung sangat cepat atau tidak teratur
- Nyeri dada
- Sesak napas
- Pingsan
- Kejang
- Kebingungan atau perubahan kesadaran
- Sulit atau tidak bisa buang air kecil
- Gangguan penglihatan mendadak
- Pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan