Perlengkapan bayi yang lucu-lucu memang bisa membuat Bumil lapar mata. Namun, ingat bahwa ada perlengkapan bayi yang tidak perlu dibeli, lho, Bumil. Yuk, periksa lagi daftar belanjaan Bumil dan berhemat!

Orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik dan ternyaman untuk anak mereka yang akan lahir. Namun, bukan berarti semua perlengkapan bayi perlu dibeli sejak awal. Sebagian dari barang-barang tersebut sebenarnya bisa ditunda, diganti dengan benda yang sudah tersedia, atau bahkan sama sekali tidak perlu dibeli.

Inilah 9 Perlengkapan Bayi yang Tidak Perlu Dibeli - Alodokter

Daftar Perlengkapan Bayi yang Tidak Perlu Dibeli

Berikut ini adalah daftar perlengkapan bayi yang bisa ditunda atau tidak perlu dibeli, terutama jika anggaran Bumil terbatas:

1. Perlengkapan tidur dan bantal pembatas boks bayi

Memilih perlengkapan tidur boks bayi yang beraneka motif memang menyenangkan. Akan tetapi, sebenarnya benda-benda ini tidak benar-benar diperlukan, lho. Bahkan, bantal bayi justru dapat meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak (sudden infant death syndrome/SIDS).

Saat tidur siang atau tidur malam, satu-satunya hal yang harus ada di boks bayi adalah seprai.

2. Bantal menyusui

Memang banyak bantal menyusui ditawarkan dengan berbagai warna dan motif, sekaligus dengan informasi manfaatnya. Padahal, sebenarnya Bumil bisa mendapatkan manfaat serupa dengan menggunakan bantal tidur, guling, atau bantal sofa biasa yang sudah ada di rumah.

3. Celemek menyusui

Celemek menyusui dapat membuat Bumil merasa lebih nyaman saat menyusui di tempat umum. Namun tanpa celemek menyusui, selendang untuk menggendong atau selimut bayi pun juga bisa digunakan. Dengan begitu, Bumil tidak perlu membawa banyak kain saat bepergian.

4. Alat sterilisasi botol susu

Alat sterilisasi memang alternatif yang praktis untuk membebaskan botol susu Si Kecil dari bakteri, virus, dan jamur. Namun, alat ini relatif mahal harganya. Selain itu, mensterilkan botol bayi dengan rebusan air panas sebenarnya juga bekerja sama baiknya dengan alat steril botol susu.

5. Penghangat ASI

Penghangat botol memang dapat mempermudah Bumil dalam menghangatkan simpanan ASI perah yang dingin. Namun, sebenarnya menghangatkan ASI bisa dilakukan cukup dengan merendam botol dalam air hangat saja..

6. Popok kain mahal

Berapa pun harganya, semua popok kain memilki fungsi yang sama, yaitu menampung kotoran Si Kecil. Jadi, Bumil tidak perlu memburu popok kain dengan merek dan desain tertentu, terutama jika produk lain yang harganya lebih terjangkau dapat memberikan manfaat sama.

7. Meja untuk bayi berganti popok

Untuk mengganti popok, matras saja sebenarnya sudah cukup, kok. Daripada membeli meja ganti popok yang penggunaannya terbatas, lebih baik Bumil membeli lemari pakaian yang dapat digunakan dalam jangka panjang.

8. Buaian bayi

Kursi atau ayunan untuk menidurkan Si Kecil memang dapat berguna. Akan tetapi, umumnya alat ini hanya dapat bermanfaat untuk beberapa bulan. Lagipula, mengayun-ayunkan Si Kecil dalam buaian Bumil dapat memberi nilai tambah dalam kedekatan Bumil dengan Si Kecil.

9. Baby walker

Baby walker tidak disarankan untuk dibeli. Menurut beberapa penelitian penggunaan baby walker justru tidak aman dan dapat meningkatkan risiko gangguan pada perkembangan dan pertumbuhan bayi.

Tips Belanja Perlengkapan Bayi

Sebelum berbelanja, pertimbangkan lagi bahwa bayi tumbuh dengan cepat, sehingga tidak sedikit perlengkapan yang hanya akan dipakai sebentar. Berikut ini adalah beberapa tips untuk membantu Bumil berhemat dalam belanja perlengkapan bayi:

  • Fokus membeli barang yang dapat digunakan dalam jangka panjang agar bisa digunakan kembali oleh anak kedua nanti.
  • Pilihlah warna-warna yang netral agar bisa dipakai oleh anak perempuan dan laki-laki.
  • Belilah perlengkapan bayi dengan ukuran yang sedikit lebih besar agar dapat dikenakan hingga beberapa bulan.
  • Tunda dulu beli sepatu bayi, karena sebenarnya sepatu belum benar-benar berguna, hingga ia dapat berjalan di luar rumah.
  • Belilah car seat dan boks bayi dalam kondisi baru untuk memastikan barang kokoh dan aman.
  • Tidak perlu malu untuk memanfaatkan pakaian dan tas bayi bekas dari keluarga atau sahabat.

Agar tidak terburu-buru dan kerepotan dalam mempersiapkan perlengkapan bayi, Bumil bisa mulai membeli peralatan dan perlengkapan bayi sejak kehamilan memasuki trimester ketiga atau sekitar minggu ke-28.

Nah, sekarang tidak perlu bingung lagi menyortir daftar perlengkapan kebutuhan bayi ya, Bumil. Jika Si Kecil diketahui berkebutuhan khusus, sebaiknya Bumil berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu mengenai barang apa saja yang perlu dibeli. Selamat berbelanja!