Medi-Klin adalah obat jerawat dengan bahan aktif utama clindamycin. Medi-Klin bermanfaat untuk mengobati jerawat yang ringan hingga jerawat yang parah. Varian Medi-Klin ada yang mengandung obat tunggal atau kombinasi dengan obat jerawat lain, yaitu tretinoin.

Clindamycin di dalam Medi-Klin termasuk dalam kelompok obat antibiotik. Clindamycin mampu mengurangi bakteri Propionibacterium acnes yang menyumbat pori-pori kulit dan menimbulkan peradangan berupa jerawat. Clindamycin juga memiliki efek antiradang sehingga bisa mengempiskan jerawat yang meradang.

 

Medi-Klin - Alodokter

Kandungan tretinoin topikal dalam salah satu varian Medi-Klin berguna untuk mempercepat pengelupasan kulit. Dengan begitu, pori-pori kulit yang tersumbat akan terbuka sehingga lebih mudah dibersihkan. Hasilnya, jerawat mengecil dan jumlahnya juga berkurang.

Produk Medi-Klin

Medi-Klin tersedia dalam tiga varian, yaitu

1. Medi-Klin Gel
Tiap gram Medi-Klin Gel mengandung clindamycin phosphate yang setara dengan 10 mg clindamycin. Medi-Klin gel dikemas dalam tube isi 15 gram.

2. Medi-Klin Solution
Tiap ml Medi-Klin cair mengandung 10 mg clindamycin. Obat jerawat ini hadir dalam kemasan botol mini 30 ml.

3. Medi-Klin TR
Tiap gram gel mengandung 12 mg clindamycin dan 0,25 mg tretinoin. Medi-Klin TR dapat digunakan untuk mengatasi jerawat yang meradang, komedo putih, maupun komedo hitam.

Apa Itu Medi-Klin

Bahan aktif Clindamycin untuk Medi-Klin Gel dan Medi-Klin Solution
Clindamycin topikal dan tretinoin topikal untuk Medi-Klin TR
Golongan Antibiotik topikal
Kategori Obat resep
Manfaat Mengatasi jerawat
Digunakan oleh Dewasa dan anak usia 12 tahun ke atas
Medi-Klin untuk ibu hamil Medi-Klin Gel dan Medi-Klin Solution
Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko clindamycin topikal terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Jika Anda sedang hamil, konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan obat jerawat ini.
Medi-Klin TR
Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping tretinoin topikal terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Medi-Klin TR tidak direkomendasikan untuk ibu hamil.
Medi-Klin untuk ibu menyusui Medi-Klin Gel dan Medi-Klin Solution dapat digunakan oleh ibu menyusui dengan arahan dari dokter. Hati-hati saat menggunakan obat jerawat ini. Jangan sampai gel atau cairan obat mengenai payudara atau puting karena bisa tertelan bayi saat menyusu.Jika Anda memakainya pada payudara, lakukan setelah menyusui dan pastikan area payudara sudah dibersihkan sebelum waktu menyusui berikutnya.
Medi-Klin TR tidak direkomendasikan untuk ibu menyusui.
Bentuk obat Gel dan cairan obat luar

Peringatan sebelum Menggunakan Medi-Klin

Medi-Klin tidak boleh digunakan secara sembarangan. Hal penting yang perlu diperhatikan sebelum mengobati jerawat dengan Medi-Klin antara lain:

  • Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Medi-Klin tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap kandungan di dalam produk ini.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang mengalami seboroik dermatitis, eksim, iritasi, luka terbuka, luka bakar, atau sunburn. Medi-Klin TR tidak boleh dipakai oleh orang yang mengalami kondisi tersebut.
  • Tanyakan kepada dokter mengenai manfaat dan risiko penggunaan Medi-Klin jika Anda sedang hamil atau menyusui.
  • Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan Medi-Klin jika Anda sedang memakai obat lain, terutama jika dioleskan pada area yang sama.
  • Jangan menggunakan obat oles lain pada area kulit yang sedang diobati dengan Medi-Klin kecuali jika disarankan oleh dokter.
  • Beri tahu dokter bahwa Anda sedang menggunakan Medi-Klin jika direncanakan untuk menjalani operasi. Penggunaan obat jerawat berisi clindamycin mungkin perlu dihentikan sementara waktu sebelum operasi.
  • Hindari pemakaian produk skincare yang bisa memberikan efek kulit kering, atau yang mengandung alkohol maupun astringent, selama menggunakan Medi-Klin. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya iritasi.
  • Hindari paparan sinar matahari yang terlalu lama selama mengobati jerawat dengan Medi-Klin TR. Gunakan tabir surya dan pakaian tertutup jika hendak beraktivitas di luar ruangan pada siang hari. Tretinoin dalam obat ini bisa menyebabkan kulit lebih mudah mengalami sunburn.
  • Jangan merokok saat menggunakan Medi-Klin Gel atau Medi-Klin Solution, serta jangan memakai obat ini di dekat nyala api. Produk ini mudah terbakar.
  • Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang serius setelah mengoleskan Medi-Klin pada kulit yang berjerawat.

Dosis dan Aturan Pakai Medi-Klin

Medi-Klin Gel atau Medi-Klin Solution digunakan dengan cara dioleskan tipis-tipis pada area yang berjerawat sebanyak 1–2 kali sehari atau sesuai petunjuk dokter. Sementara itu, Medi-Klin TR digunakan hanya 1 kali sehari pada malam hari menjelang tidur.

Cara Menggunakan Medi-Klin dengan Benar

Gunakan Medi-Klin sesuai anjuran dokter dan petunjuk pada kemasan produk ini. Jangan mengoleskan obat jerawat ini terlalu banyak atau terlalu sering, tetapi secukupnya saja sesuai aturan pakai dan arahan dari dokter.

Berikut adalah cara tepat menggunakan Medi-Klin:

  • Gunakan Medi-Klin TR pada malam hari sebelum tidur. Untuk Medi-Klin Gel atau Medi-Klin Solution yang digunakan 1–2 kali sehari, Anda bisa memakainya pada pagi dan malam hari.
  • Cuci tangan dan bersihkan area kulit yang akan diobati dengan sabun sebelum menggunakan Medi-Klin. Selanjutnya, keringkan bagian kulit yang akan diolesi obat jerawat sampai kulit benar-benar kering.
  • Oleskan Medi-Klin secara merata pada area kulit berjerawat yang perlu diobati.
  • Jika Anda memakai Medi-Klin Solution, kocok botol kemasan sebelum obat dipakai. Gunakan kapas wajah untuk mengoleskan cairan obat ke area wajah yang berjerawat, lalu buang kapas tersebut setelah digunakan.
  • Hati-hati saat mengoleskan Medi-Klin pada jerawat. Jangan sampai gel atau cairan obat ini mengenai mata, mulut, atau bagian dalam hidung. Segera basuh area tersebut dengan air jika terkena obat.
  • Cuci tangan sampai bersih setelah memakai Medi-Klin.
  • Gunakan Medi-Klin secara rutin sesuai instruksi dokter. Jika Anda lupa, tidak perlu mengoleskan lebih banyak obat pada waktu pemakaian berikutnya.
  • Gunakanlah pelembap pada area yang diobati dengan Medi-Klin TR untuk mengurangi timbulnya iritasi dan kulit kering. Obat oles berisi clindamycin dan tretinoin dapat membuat jerawat bertambah parah pada 1–2 minggu pertama pemakaian. Efek ini akan berkurang lalu hilang pada minggu-minggu berikutnya.
  • Temui dokter jika jerawat tidak kunjung membaik meski sudah menggunakan Medi-Klin sesuai petunjuk dokter. Hasil pemakaian Medi-Klin untuk mengatasi jerawat biasanya terlihat setelah 4–12 minggu. Namun, bila jerawat makin parah, periksakanlah ke dokter meski belum 12 minggu.
  • Simpan Medi-Klin di tempat bersuhu ruangan. Jangan menyimpannya di tempat yang panas dan lembap. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Medi-Klin dengan Obat Lain

Jika digunakan bersama erythromycin, efektivitas clindamycin dalam Medi-Klin bisa berkurang. Oleh sebab itu, hindari penggunaan kedua obat tersebut dalam waktu yang berdekatan atau bersamaan. Selain itu, jangan mengoleskan Medi-Klin bersama produk perawatan kulit atau obat oles lain, kecuali jika diperbolehkan dokter.

Efek Samping dan Bahaya Medi-Klin

Berdasarkan kandungan di dalamnya, efek samping yang bisa timbul pada kulit setelah diolesi Medi-Klin adalah:

  • Rasa panas atau perih
  • Kulit kering atau malah berminyak
  • Gatal dan kemerahan
  • Kulit mengelupas

Hentikan pemakaian Medi-Klin dan periksakan diri ke dokter jika efek samping yang timbul tidak mereda atau malah memburuk.

Segera ke dokter bila Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius, seperti sakit perut yang parah, diare, atau BAB berdarah, setelah menggunakan Medi-Klin.