Emfisema subkutis adalah kondisi ketika terdapat udara atau gas di bawah jaringan kulit. Emfisema subkutis paling sering ditemukan pada jaringan leher atau dinding dada, meski tidak menutup kemungkinan untuk terjadi di bagian tubuh lainnya.

Emfisema subkutis seringkali ditandai dengan penonjolan halus di permukaan kulit. Ketika dokter melakukan pemeriksaan melalui perabaan permukaan kulit, akan terasa sensasi berderak (seperti menyentuh kantong plastik) yang muncul ketika udara terdorong melalui jaringan kulit.

Memahami Penyebab Emfisema Subkutis dan Cara Penanganan yang Tepat - Alodokter

Memahami Penyebab Emfisema Subkutis

Emfisema subkutis dapat dikategorikan sebagai salah satu kondisi kesehatan yang jarang terjadi. Berbeda dengan emfisema paru, emfisema subkutis biasanya tidak berkaitan dengan kebiasaan merokok. Meski begitu, ada beberapa hal yang dapat berkontribusi terhadap emfisema subkutis, yaitu:

  • Kondisi paru-paru yang kolaps atau pneumothorax (biasanya disertai patah tulang iga).
  • Patah tulang wajah.
  • Robekan pada saluran napas bronkus, atau kerongkongan (esofagus).

Kondisi-kondisi di atas, mungkin dapat terjadi akibat faktor-faktor risiko berikut ini:

  • Cedera benda tumpul.
  • Luka tembak.
  • Luka tusuk.
  • Cedera saat menyelam, atau yang berkaitan dengan perubahan tekanan udara (barotrauma).
  • Penggunaan NAPZA, seperti menghirup kokain.
  • Muntah-muntah yang berlebihan atau dipaksakan.
  • Batuk rejan.
  • Kerusakan jaringan kerongkongan, akibat zat korosif atau luka bakar dari bahan kimia.

Ada pula faktor risiko terkait prosedur medis, seperti:

  • Endoskopi, yaitu prosedur pemeriksaan menggunakan selang berkamera yang dimasukkan melalui kerongkongan menuju lambung, hingga usus.
  • Bronkoskopi, yaitu prosedur pemeriksaan menggunakan selang berkamera untuk menilai kondisi saluran pernapasan.
  • Intubasi endotrakeal, yaitu salah satu prosedur darurat, memasukkan selang bantu pernapasan melalui tenggorokan.

Cara Penanganan Emfisema Subkutis

Dalam menangani emfisema subkutis tergantung dari apa yang menjadi penyebabnya.  Penyebab emfisema subkutis umumnya merupakan kondisi yang cukup berat untuk ditangani. Sebelumnya, dokter atau perawat akan mengukur dan memantau tanda-tanda vital seseorang terlebih dahulu. Mulai dari mengukur suhu dengan temperatur, mengukur denyut nadi, tingkat pernapasan dan tekanan darah.

Dalam pemeriksaan lebih lanjut, dokter mungkin juga merekomendasikan Anda agar melakukan Rontgen dada dan perut, untuk mendeteksi adanya gelembung udara sekaligus menilai fungsi paru-paru.

Jika terdapat udara yang terperangkap di jaringan bawah kulit yang memengaruhi jaringan lunak di sekitarnya, dapat menyebabkan sindrom kompartemen. Untuk kondisi tersebut, dibutuhkan penanganan khusus untuk mengeluarkan udara. Dapat dilakukan  dengan pembedahan di jaringan lunak dan memasukkan pipa atau tabung plastik kecil ke dalam tubuh sebagai drain atau jalur untuk mengeluarkan udara dari dalam jaringan lunak.

Emfisema subkutis tergolong kondisi yang jarang terjadi. Konsultasi ke dokter untuk memastikan kondisi Anda disebabkan emfisema subkutis, terutama bila Anda memiliki faktor risiko terhadap emfisema subkutis. Kemudian, dokter akan memberikan penanganan yang tepat untuk mengatasi kondisi tersebut.