Gangguan yang menimpa kelopak mata ada bermacam-macam, mulai dari mata tampak bengkak, muncul kantong mata, hingga muncul lingkaran hitam di sekitar mata. Beruntung, beberapa bahan yang ada di sekitar Anda ternyata dapat dijadikan sebagai masker mata untuk mengurangi gangguan-gangguan semacam itu.

Mata tampak bengkak, kantung mata, dan lingkaran hitam di sekitar mata dapat disebabkan oleh berbagai hal. Penyebab paling sederhana dari masalah tersebut adalah kurang tidur atau kelelahan. Terlalu banyak mengonsumsi kafein juga bisa mengakibatkan lingkaran hitam atau kantong mata, karena minuman berkafein dapat mengakibatkan sulit tidur.

Membuat Masker Mata dari Barang-barang di Sekitar Kita - Alodokter

Selain itu, rusaknya pembuluh darah di kelopak mata, dan peningkatan melanin atau hiperpigmentasi, juga bisa mengakibatkan mata menghitam atau muncul kantong mata. Penyebab lainnya adalah paparan sinar matahari dalam jangka panjang, serta hilangnya lemak di bawah mata sehingga terdapat semacam bayangan di kantong mata akibat tekstur kulit yang sudah tidak kenyal lagi.

Untuk mengatasi masalah pada kantong mata, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah dengan menggunakan masker mata.

Beberapa bahan di bawah ini bisa digunakan sebagai masker mata, terutama untuk mengatasi masalah kantong mata.

  • Mentimun

Selain enak dibuat acar, mentimun juga dapat dimanfaatkan untuk meredakan bengkak pada mata. Hal ini dikarenakan mentimun mengandung antioksidan yang dapat membantu meredakan peradangan.

Untuk memaksimalkan efeknya, sebelum digunakan sebagai masker, irisan mentimun sebaiknya disimpan di dalam kulkas. Tempelkan irisan mentimun pada mata selama 10 menit, lalu bersihkan area mata dengan air. Ulangi perawatan ini sebanyak 2 kali sehari.

  • Es batu

Es batu memang sudah lama diandalkan untuk meredakan nyeri dan pembengkakan. Ternyata, efek tersebut bisa juga digunakan untuk meredakan bengkak pada kelopak mata. Untuk mengaplikasikan es batu sebagai masker mata, pastikan tidak menempelkan es batu langsung ke kelopak mata Anda, karena bisa menyebabkan kerusakan pada kulit kelopak mata. Gunakan handuk bersih untuk membungkus es dan tempelkan pada kelopak mata. Cara lainnya adalah merendam handuk atau kain dengan air dingin, kemudian tempelkan handuk tersebut pada mata selama 20 menit.

  • Kantong teh

Bekas teh celup biasa langsung Anda buang? Tunggu dulu, ternyata kantong teh bisa digunakan sebagai masker mata untuk mengatasi mata bengkak dan lingkaran hitam. Teh hijau dapat dipilih untuk meredakan pembengkakan pada kelopak mata karena mengandung zat antiradang. Bila tidak ada, dapat memakai teh hitam biasa.

Selain teh hijau dan teh hitam, beberapa teh herbal seperti teh chamomile, teh roiboos, lavender, calendula, fenugreek dan fennel juga bisa digunakan. Cara pemakaian pun mudah saja. Cukup mengangkat kantong teh yang sudah digunakan dan dimasukkan ke plastik, lalu simpan di dalam kulkas. Setelah dingin, Anda bisa memakainya sebagai masker mata.

  • Minyak almond dan vitamin E

Bahan lain yang dapat digunakan sebagai masker mata adalah campuran minyak almond dan vitamin E. Minyak almond yang dicampur madu memiliki sifat antiradang dan antioksidan, serta mengandung retinol, vitamin E, dan vitamin K yang berguna menghaluskan kulit di sekitar mata. Selain itu, minyak almond juga bisa mengatasi pelebaran pembuluh darah penyebab berubahnya warna pada kulit di sekitar mata. Selain madu, Anda bisa mencampurkan minyak almond dengan bahan lain, seperti minyak alpukat atau vitamin E, sebagai masker mata.

Gunakan masker ini sebelum tidur, pada area di sekitar mata yang menghitam, lalu pijat area tersebut dengan lembut. Diamkan hingga pagi, lalu bersihkan area mata dengan air dingin. Untuk mengatasi kantung mata atau lingkaran hitam di bawah mata, Anda bisa mengulangi perawatan ini setiap malam sampai kantung mata menghilang.

Memperbaiki masalah kelopak mata dengan masker mata terlihat mudah. Namun, tentu saja sebaiknya diiringi perubahan gaya hidup, agar kondisi ini tidak terjadi secara berulang dan berkelanjutan.

Sebagai langkah pencegahan, cukupi kebutuhan tidur dan konsumsi air putih, serta batasi konsumsi garam. Perbanyak juga asupan kalium yang terdapat pada makanan tertentu, seperti pisang, kacang, yoghurt, dan sayuran hijau. Selain itu, Anda juga disarankan untuk mengurangi konsumsi minuman beralkohol dan berkafein.