Penting bagi Anda untuk mengetahui gejala dan penanganan kanker otak, terutama yang sudah memasuki stadium 4. Kanker otak stadium 4 yang tidak segera ditangani dapat mengancam nyawa penderitanya.

Stadium atau tingkat keparahan kanker menjadi gambaran tentang pertumbuhan sel kanker dan sejauh mana penyebarannya. Pada kanker otak stadium 4, sel kanker tumbuh secara agresif dan masif, hampir semua sel nya sudah berbentuk abnormal, dan penyebarannya umumnya sudah cukup luas bahkan menyebar ke bagian di luar otak, seperti tulang belakang.

Gejala dan Penanganan Kanker Otak Stadium 4 - Alodokter

Gejala yang Menyertai Kanker Otak Stadium 4

Gejala yang bisa ditemukan pada kanker otak stadium 4 adalah sakit kepala hebat yang terjadi secara menetap atau berulang. Contohnya, penderita bisa mengalami sakit kepala yang begitu menyakitkan selama berminggu-minggu dan sulit hilang meski sudah mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti parasetamol, aspirin, atau ibuprofen.

Selain sakit kepala parah, kanker otak stadium 4 juga bisa disertai dengan gejala berupa:

  • Mual dan muntah
  • Otot melemah, sehingga gerak tubuh menjadi terbatas
  • Hilang keseimbangan
  • Kejang
  • Penglihatan kabur
  • Sulit berbicara
  • Penurunan daya ingat
  • Halusinasi
  • Hilang kesadaran

Penanganan Kanker Otak Stadium 4

Kanker otak stadium 4 umumnya akan sulit disembuhkan. Meski demikian, penanganan yang cepat dan tepat dapat mengurangi keluhan dan memperlambat pertumbuhan sel kanker.

Beberapa jenis penanganan medis yang bisa dilakukan untuk mengatasi kanker otak stadium 4 adalah:

1. Operasi

Pada beberapa kasus, tindakan operasi bisa dilakukan untuk menangani kanker otak stadium 4. Prosedur pembedahan dilakukan dengan cara membuka tengkorak kepala (kraniotomi) dan dilakukan pengangkatan tumor ganas yang bersarang di otak.

2. Radioterapi

Radioterapi biasanya dilakukan setelah pasien kanker otak stadium 4 menjalani operasi. Radioterapi bertujuan untuk membunuh sel-sel kanker yang mungkin masih tersisa, serta memperlambat pertumbuhan sel kanker yang tidak bisa diangkat dalam tindakan bedah.

3. Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan dengan pemberian obat-obatan antikanker kepada pasien, baik dalam bentuk tablet atau suntikan. Tujuannya untuk membunuh dan menghancurkan sel kanker yang bersarang di otak. Agar hasil kemoterapi efektif, pemberian obat harus dilakukan secara berkala.

4. Terapi target

Hampir sama seperti kemoterapi, terapi target juga menggunakan obat untuk menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel kanker. Namun bedanya adalah terapi ini langsung menargetkan ke sel abnormal yang bersarang di otak, tanpa merusak jaringan sel sehat di sekitarnya. Selain itu, terapi target umumnya bertujuan untuk menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker, dan bukan membunuhnya.

Itulah informasi seputar gejala kanker otak stadium 4 dan beberapa penanganan yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Perlu Anda ingat, kanker otak yang diketahui sejak dini akan meningkatkan peluang penyembuhannya.

Oleh sebab itu, apabila Anda merasa mengalami gejala kanker otak, terutama jika Anda mengalami sakit kepala yang terus menerus dan semakin memberat, jangan ragu untuk segera   memeriksakan diri ke dokter.