Mimisan karena kelelahan sering dialami oleh orang yang beraktivitas terlalu berat atau kurang istirahat. Kondisi ini biasanya tidak berbahaya, tetapi penting untuk memahami penyebab dan cara menanganinya agar tidak terjadi berulang.
Secara medis, mimisan atau epistaksis adalah perdarahan dari pembuluh darah di dalam hidung. Mimisan karena kelelahan bisa muncul akibat daya tahan tubuh menurun, pembuluh darah hidung yang rentan pecah, atau perubahan suhu dan kelembapan setelah aktivitas berat.

Meski tergolong ringan, mimisan yang sering muncul tetap perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan lain.
Penyebab Mimisan karena Kelelahan
Beberapa faktor yang dapat memicu mimisan karena kelelahan, antara lain:
1. Daya tahan tubuh menurun
Saat tubuh kelelahan, sistem kekebalan melemah sehingga jaringan di dalam hidung menjadi lebih sensitif terhadap iritasi, infeksi, atau udara kering. Kondisi ini membuat pembuluh darah di rongga hidung lebih mudah pecah. Oleh karena itu, istirahat yang cukup berperan penting dalam mencegah mimisan karena kelelahan.
2. Pembuluh darah hidung rentan pecah
Kelelahan dapat menyebabkan sirkulasi darah tidak optimal, sehingga tekanan di pembuluh darah hidung menjadi tidak stabil. Akibatnya, pembuluh darah mudah pecah, meskipun hanya karena bersin atau mengusap hidung terlalu keras. Kondisi ini sering menjadi salah satu pemicu utama mimisan karena kelelahan, terutama pada orang yang kurang tidur.
3. Udara kering
Paparan udara kering dari AC, kipas angin, atau cuaca panas dapat membuat selaput lendir di hidung kehilangan kelembapannya. Setelah beraktivitas berat, perubahan suhu yang mendadak memperburuk kondisi ini dan membuat dinding pembuluh darah mudah pecah. Nah, kombinasi kelelahan dan udara kering sering menjadi penyebab mimisan karena kelelahan yang berulang.
4. Dehidrasi
Kekurangan cairan (dehidrasi) membuat tubuh tidak mampu menjaga kelembapan alami pada selaput lendir, termasuk di hidung. Akibatnya, lapisan hidung menjadi kering, pecah-pecah, dan mudah berdarah. Hal ini sering memperparah risiko mimisan karena kelelahan, terutama setelah berolahraga berat di bawah sinar matahari.
5. Kebiasaan buruk saat lelah
Ketika lelah atau stres, seseorang cenderung mengusap atau mengorek hidung tanpa sadar. Kebiasaan ini dapat melukai permukaan bagian dalam hidung dan memicu perdarahan. Jika dilakukan berulang, luka kecil tersebut dapat memperbesar kemungkinan terjadinya mimisan karena kelelahan.
Cara Mengatasi Mimisan karena Kelelahan
Jika mengalami mimisan karena kelelahan, lakukan langkah-langkah berikut untuk menghentikan perdarahan dan membantu pemulihan:
1. Posisikan duduk tegak
Segera duduk tegak dan condongkan tubuh sedikit ke depan agar darah tidak mengalir ke tenggorokan. Hindari posisi berbaring karena dapat memperburuk perdarahan. Cara sederhana ini efektif untuk mempercepat berhentinya mimisan karena kelelahan.
2. Tekan hidung
Jepit bagian lunak hidung menggunakan ibu jari dan telunjuk selama 10–15 menit tanpa melepas tekanan. Langkah ini membantu menekan sumber perdarahan dan memberi waktu pembuluh darah untuk menutup kembali. Namun, jika darah masih keluar setelah 15 menit, ulangi langkah ini atau segera konsultasikan ke dokter.
3. Kompres dingin
Tempelkan kain bersih yang dibasahi air dingin atau balutan es di pangkal hidung selama beberapa menit. Suhu dingin membantu menyempitkan pembuluh darah dan memperlambat aliran darah keluar. Kompres dingin juga dapat mengurangi pembengkakan setelah mimisan.
4. Istirahat cukup
Setelah perdarahan berhenti, usahakan untuk beristirahat dan hindari melakukan aktivitas berat selama beberapa jam. Kurang tidur membuat daya tahan tubuh menurun dan meningkatkan risiko mimisan berulang. Tidur cukup membantu memperbaiki sirkulasi darah dan menjaga kekuatan pembuluh di hidung.
5. Cukupi asupan cairan
Minum cukup air setiap hari penting untuk menjaga kelembapan selaput lendir di hidung. Selain itu, hindari lingkungan yang terlalu kering, dan bila perlu gunakan humidifier atau semprotkan larutan saline agar hidung tidak kering. Kebiasaan ini sederhana, tetapi efektif dalam mencegah mimisan karena kelelahan kambuh kembali.
Mimisan karena kelelahan yang terjadi sesekali dan berhenti dalam beberapa menit umumnya tidak berbahaya. Namun, segera konsultasikan ke dokter apabila Anda mengalami:
- Mimisan berulang tanpa sebab yang jelas
- Mimisan sulit berhenti atau berlangsung lebih dari 20 menit
- Disertai gejala lain, seperti pusing berat, lemas, atau perdarahan banyak
Konsultasi dengan dokter penting untuk memastikan tidak ada masalah lain, seperti gangguan pembekuan darah, infeksi, atau tekanan darah tinggi.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi, cukup tidur, dan menghindari aktivitas fisik berlebihan merupakan cara sederhana tetapi efektif untuk mencegah mimisan karena kelelahan. Hindari juga kebiasaan mengorek hidung, terutama ketika sedang lelah atau stres.
Apabila Anda sering mengalami mimisan karena kelelahan atau muncul keluhan lain yang mengganggu, manfaatkan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan saran medis yang sesuai. Bila mimisan berlangsung lama atau disertai perdarahan banyak, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat agar mendapat penanganan yang tepat.