Mulut terasa asam wajar terjadi jika Anda baru saja mengonsumsi buah atau minuman yang asam. Akan tetapi, jika rasa asam di mulut ini menetap meski Anda tidak mengonsumsi sesuatu yang asam, maka hal ini bisa jadi menandakan adanya suatu penyakit.

Mulut yang terasa tidak enak erat dikaitkan dengan gangguan indra perasa atau disebut juga dysgeusia. Gangguan ini tak hanya membuat mulut terasa asam, tapi juga pahit dan asin. Jika sudah parah, keluhan mulut terasa asam dapat menyebabkan kehilangan nafsu makan yang berujung pada penurunan berat badan secara drastis.

Mulut Terasa Asam Bisa Jadi Pertanda Penyakit - Alodokter

Apa yang Menyebabkan Mulut Terasa Asam?

Mulut terasa asam tidak terjadi tanpa alasan. Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan Anda mengalami keluhan mulut asam:

1. Kebiasaan merokok

Berbagai jenis racun yang terkandung di dalam rokok dapat mengurangi kepekaan indra perasa dan menimbulkan rasa asam yang tidak enak pada mulut Anda. Cara terbaik untuk mengatasi keluhan ini adalah dengan menghentikan kebiasaan merokok.

2. Tidak menjaga kebersihan mulut

Kebersihan mulut yang tidak terjaga dapat membuat bakteri jahat mudah berkembang biak sehingga menimbulkan rasa tidak enak di dalam mulut, termasuk rasa asam. Solusinya, gosok gigi Anda secara rutin sebanyak 2 kali sehari menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Bersihkan juga sela-sela gigi dengan benang gigi, setidaknya 1 kali sehari.

3. Refluks asam lambung (GERD)

Mulut terasa asam bisa menjadi tanda bahwa Anda menderita penyakit refluks asam lambung (gastroesophageal reflux disease/GERD). Kondisi ini biasanya juga disertai gejala lain, seperti nyeri atau perih di ulu hati, nyeri dada, suara serak, sulit menelan, banyak mengeluarkan air liur, batuk, hingga mual dan muntah.

Jika tidak segera ditangani, penyakit GERD dapat menyebabkan sejumlah komplikasi serius, seperti penyempitan kerongkongan (esofagus), kerusakan gigi, dan kanker esofagus.

4. Efek samping penggunaan obat

Terdapat lebih dari 250 jenis obat yang dapat menimbulkan efek samping berupa mulut terasa asam. Beberapa di antaranya adalah obat antibiotik, tablet zat besi, diuretik, antihistamin, antijamur, dan obat-obatan kemoterapi, seperti cisplatin dan etoposide.

Jika Anda sedang menjalani suatu pengobatan dan mulut terasa asam tiap kali menggunakan obat tersebut, sebaiknya tanyakan ke dokter. Dokter akan menyesuaikan dosis yang diberikan atau meresepkan obat jenis lain.

5. Kandidiasis

Selain GERD, mulut terasa asam juga bisa menjadi tanda Anda menderita kandidiasis. Kandidiasis adalah infeksi yang disebabkan oleh jamur candida dan dapat terjadi di berbagai organ tubuh, termasuk mulut. Selain mulut terasa asam, kondisi ini juga dapat menimbulkan sejumlah gejala lain, seperti:

  • Bercak putih di lidah atau langit-langit mulut.
  • Sulit dan sakit saat mengunyah atau menelan makanan.
  • Kulit di bagian sudut mulut pecah-pecah dan memerah.
  • Muncul sensasi seperti ada kapas di dalam mulut.

Penyakit ini bisa dicegah dengan rutin menyikat gigi dan berkumur untuk membersihkan rongga mulut dari sisa makanan. Selain itu, pemberian obat antijamur juga diperlukan untuk mengobati infeksi jamur pada mulut.

6. Dehidrasi

Dehidrasi dapat membuat mulut Anda kering dan mengacaukan indra perasa. Untuk mencegah dehidrasi, Anda dianjurkan untuk minum air putih sebanyak 8 gelas per hari dan makan secara teratur.

Jika mulut terasa asam yang Anda alami disertai dengan gejala tubuh terasa lemas, pusing, dan diare yang berlangsung selama lebih dari 24 jam, maka Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Selain beberapa penyakit dan kondisi medis di atas, masih banyak hal lain yang dapat menyebabkan mulut terasa asam, di antaranya:

  • Mulut kering.
  • Keracunan.
  • Gangguan saraf dan otak, seperti epilepsi, tumor otak, dan demensia.
  • Kehamilan.
  • Menopause.
  • Penuaan.
  • Stres.

Mengingat banyaknya faktor yang dapat menyebabkan mulut terasa asam, maka kondisi ini perlu diperiksakan ke dokter. Tanpa penanganan yang sesuai dengan penyebabnya, dikhawatirkan kondisi yang diderita justru semakin memburuk.