Terdapat berbagai macam obat batuk berdahak yang bisa Anda dapatkan, baik dari bahan alami maupun yang berasal dari resep dokter. Apa saja obat untuk meredakan batuk berdahak? Simak penjelasannya berikut ini.

Batuk adalah mekanisme alami tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan. Batuk berdahak terjadi bila batuk disertai dengan keluarnya lendir atau mukus. Terdapat banyak faktor yang bisa menyebabkan munculnya batuk berdahak, mulai dari infeksi virus atau bakteri pada saluran pernapasan atas, paparan polusi, asap rokok, hingga gangguan medis yang lebih serius, seperti asma, tuberkulosis, pneumonia, dan bronkitis. Oleh karenanya, Anda harus segera mengatasi batuk berdahak agar kondisi tersebut tidak semakin memburuk.

Obat Batuk Berdahak Alami dan Medis - Alodokter

Obat Batuk Berdahak Alami

Berikut adalah beberapa obat batuk berdahak alami yang bisa digunakan untuk meredakan kondisi yang Anda alami, yaitu:

  • Air putih
    Salah satu obat batuk berdahak alami yang paling mudah didapat dan efektif adalah air putih. Ketika minum air putih, dahak di dalam saluran pernapasan akan menjadi lebih encer sehingga lebih mudah dikeluarkan. Selain itu, air putih juga berperan dalam menjaga kebutuhan cairan untuk mencegah dehidrasi dan mencegah iritasi di saluran pernapasan dengan menjaga kelembapannya. Disarankan untuk minum air putih minimal 8 gelas per hari.
  • Nanas
    Kandungan bromelain di dalam nanas berkhasiat untuk mengatasi batuk, termasuk batuk berdahak. Sebuah penelitian bahkan menunjukkan zat bromelain yang terkandung pada nanas mampu menekan batuk dan mengurangi timbunan dahak di tenggorokan. Selain itu, zat tersebut diduga bisa meringankan peradangan dan mengatasi sinusitis yang disebabkan oleh alergi.

    Namun, masih belum ada cukup bukti secara klinis yang membenarkan dugaan tersebut. Jika ingin mengonsumsi suplemen nanas yang mengandung bromelain, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu karena zat ini dapat memengaruhi kerja obat-obatan lain, misalnya antibiotik.

  • Madu
    Madu adalah salah satu obat batuk berdahak alami yang cukup efektif. Madu bekerja dengan cara mengencerkan dahak. Selain itu, madu memiliki sifat antiradang dan antioksidan yang dapat mengurangi iritasi pada saluran pernapasan, sehingga dapat meringankan gejala batuk.

    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi madu yang dicampur dengan air hangat dapat meringankan batuk kering maupun batuk berdahak secara efektif pada anak-anak. Namun, madu tidak dapat diberikan pada anak di bawah usia 1 tahun karena dapat berisiko menimbulkan keracunan.
  • Daun mint
    Bahan alami lain yang mungkin membantu sebagai obat batuk berdahak alami adalah daun mint. Kandungan mentol yang terdapat di daun mint dapat membantu memecah lendir di dalam tenggorokan. Selain itu, mentol juga berperan sebagai pereda sakit tenggorokan. Untuk mendapatkan manfaat dari daun mint, Anda bisa menggunakan daun tersebut sebagai bahan pembuatan teh ataupun bahan mandi uap. Untuk keperluan mandi uap, bisa digunakan minyak daun mint. Teteskan 3-4 minyak daun mint ke dalam 150 ml air panas. Uap yang muncul kemudian dihirup guna melegakan tenggorokan yang tersumbat dahak.
  • Air garam
    Obat batuk berdahak alami lain yang bisa Anda pakai adalah air garam. Berkumur dengan air garam dipercaya mampu menghilangkan dahak di tenggorokan dan mengurangi iritasi. Cara membuatnya pun cukup sederhana, Anda hanya perlu mencampurkan ¼ atau ½ sendok teh garam ke dalam 1 cangkir air hangat. Namun, cara ini tidak disarankan diberikan pada anak-anak di bawah usia 6 tahun, karena kemungkinan belum bisa berkumur dengan baik.

Obat Batuk Berdahak dari Sisi Medis

Jika obat alami tidak mampu untuk meredakan batuk berdahak, Anda bisa beralih menggunakan obat medis yang telah diresepkan oleh dokter. Berikut adalah obat medis yang bisa digunakan untuk meredakan batuk berdahak:

  • Mukolitik dan ekspektoran
    Obat golongan mukolitik dan ekspektoran adalah obat batuk berdahak yang bekerja dengan cara mengencerkan dahak kental yang berada di saluran pernapasan. Obat golongan ini membuat dahak lebih mudah dikeluarkan sehingga membuat saluran pernapasan terasa lebih lega.
  • Antihistamin
    Obat batuk berdahak kelompok antihistamin bekerja dengan cara menghambat kerja histamin dalam tubuh. Histamin biasanya muncul ketika reaksi alergi menyebabkan jaringan di hidung mengalami pembengkakan dan melepaskan lendir berlebih. Namun, obat ini bisa menimbulkan efek samping berupa rasa kantuk, pusing, mulut kering dan sakit kepala. Antihistamin akan diberikan jika batuk disebabkan oleh reaksi alergi.
  • Antibiotik
    Obat ini hanya efektif jika batuk berdahak disebabkan oleh infeksi bakteri. Tandanya adalah jika batuk berdahak mengeluarkan dahak berwarna hijau atau kekuningan. Batuk berdahak dengan lendir bening yang disebabkan oleh infeksi virus atau alergi, tidak efektif jika diobati dengan antibiotik. Untuk menentukan jenis antibiotik yang tepat, harus dengan pertimbangan dan rekomendasi dokter.

Obat batuk berdahak alami dan juga obat medis yang dijual bebas bisa membantu meredakan batuk yang Anda alami. Namun, Anda harus waspada jika batuk tidak hilang lebih dari tiga minggu, terasa nyeri di bagian dada, atau mengalami kesulitan bernapas. Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala-gejala tersebut. Dokter akan memberikan pengobatan yang tepat sesuai kondisi batuk yang dialami.