Tidak hanya perubahan bentuk tubuh dan hormon, ibu hamil (bumil) mungkin juga sering merasakan kesemutan atau mati rasa. Kesemutan sering terjadi pada tangan, lengan, dan kaki. Meski cukup umum terjadi, tapi kerap membuat para bumil bertanya-tanya, apakah kondisi ini normal atau tidak?

Kesemutan atau mati rasa adalah keluhan yang cukup sering dialami bumil. Gejala ini paling sering muncul saat bangun pagi atau di malam hari, dan dapat dipengaruhi oleh perubahan fisik yang terjadi selama kehamilan.

Normalkah Bumil Sering Kesemutan atau Mati Rasa? - Alodokter

Berbagai Kemungkinan Penyebab

Kesemutan atau mati rasa ini bisa jadi disebabkan pembengkakan yang menekan saraf pada pergelangan kaki dan tangan, menandakan bahwa ada saraf yang tidak mendapat cukup aliran darah.

Selain itu, kesemutan atau mati rasa juga dapat disebabkan pergerakan janin dalam kandungan. Si Kecil dalam perut Bumil mungkin lebih sering berada dalam satu posisi yang sama, posisi tersebut membuat aliran darah tidak lancar karena menekan pembuluh darah dalam rahim.

Kesemutan atau mati rasa yang dirasakan saat hamil, umumnya bukan kondisi yang perlu dikhawatirkan. Tapi kadang, kondisi ini juga mungkin disebabkan oleh suatu penyakit.

Berikut ini adalah beberapa penyakit yang dapat ditandai dengan kesemutan atau mati rasa:

  • Diabetes yang menyebabkan kerusakan saraf (neuropati diabetik), biasanya menyerang saraf kaki dan tangan dialami sekitar 50% pasien diabetes yang tidak menjalani pengobatan dengan baik.
  • Kelenjar tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme), sehingga terjadi penumpukan cairan yang menekan saraf dan memicu mati rasa.
  • Kekurangan vitamin B (B1, B6, B12) dan vitamin E.
  • Kekurangan zat magnesium, zinc, atau kalium.
  • Penggunaan sepatu yang terlalu ketat dapat menyebabkan jari kaki mati rasa.
  • Saraf kejepit pada area tulang belakang, punggung bawah, maupun lengan.

Tips Meredakan Kesemutan atau Mati Rasa

Untuk membantu meringankan gejala selama masa kehamilan ini, Bumil dapat mencoba cara berikut:

  • Memperbanyak minum air putih.
  • Mengubah posisi tubuh, misalnya dari posisi duduk atau berbaring ke berdiri perlahan atau berjalan.
  • Menggoyang-goyangkan tangan atau kaki, sambil mengarahkan jari ke bawah untuk membantu memperlancar sirkulasi darah.
  • Saat udara dingin, aliran darah ke tangan dan kaki akan melambat. Menghangatkan tubuh, terutama tangan dan kaki, dapat dilakukan dengan berendam dalam air hangat atau menggunakan botol isi air hangat.
  • Mengenakan alat bantu hand splint untuk menjaga agar pergelangan tangan tidak bergerak saat tidur. Alat ini membantu kelancaran aliran darah, karena tangan tidak akan menekuk.
  • Berolahraga ringan dengan teratur, seperti berjalan kaki, berenang, ataupun menggunakan sepeda statis agar sirkulasi darah berjalan lancar.

Dengan menerapkan cara-cara di atas, semoga Bumil tidak lagi terlalu terganggu kesemutan atau mati rasa di masa hamil, yah.

Meski pada umumnya, kesemutan atau mati rasa tergolong normal, Bumil sebaiknya memeriksakan diri ke dokter jika kesemutan ataupun mati rasa dirasa sangat mengganggu atau sering datang tiba-tiba.