Tipes merupakan penyakit yang umum dialami oleh anak-anak. Gejala tipes pada anak bisa datang secara tiba-tiba atau bertahap dalam kurun waktu beberapa minggu. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang tua untuk mengenali gejala penyakit ini pada anak agar penanganan dapat segera dilakukan.

Tipes atau dikenal juga dengan sebutan demam tifoid merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini umumnya dapat berkembang di dalam minuman atau makanan yang diolah secara tidak higienis atau kurang matang.

Pahami Gejala Tipes pada Anak dan Cara Menanganinya - Alodokter

Anak-anak dianggap paling berisiko terkena tipes karena sistem kekebalan tubuh mereka belum kuat dan masih berkembang.

Gejala Tipes pada Anak Secara Umum

Gejala tipes pada anak dapat muncul sekitar 1–2 minggu setelah seorang anak terinfeksi bakteri penyebab tipes. Saat terserang tipes, anak bisa mengalami gejala yang ringan hingga cukup berat. Gejala-gejala tersebut bisa menetap hingga 4 minggu atau bahkan lebih.

Berikut ini adalah beberapa gejala yang umumnya muncul saat anak menderita tipes:

  • Demam tak kunjung reda hingga lebih dari 1 minggu
  • Mual dan muntah
  • Sakit perut
  • Gangguan pencernaan, misalnya diare atau susah buang air besar
  • Lemas dan pegal-pegal
  • Sakit kepala
  • Nyeri tenggorokan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Munculnya lapisan berwarna keputihan di lidah

Saat terkena tipes, anak-anak juga dapat mengalami pembesaran hati dan limpa, penurunan berat badan, dan dehidrasi karena kurang mau minum. Jika segera diobati, gejala tipes pada anak biasanya dapat menghilang setelah 3 atau 4 minggu.

Sebaliknya, apabila tidak mendapatkan pengobatan yang tepat, gejala tipes pada anak bisa menetap hingga lebih dari 1 bulan dan berisiko menyebabkan berbagai komplikasi, seperti:

  • Pendarahan pada saluran cerna, seperti lambung dan usus
  • Luka pada usus (perforasi usus)
  • Syok
  • Penurunan kesadaran atau koma
  • Bronkitis
  • Keracunan darah atau sepsis
  • Peritonitis
  • Meningitis

Komplikasi tersebut bisa berbahaya dan berpotensi mengancam nyawa anak. Oleh karena itu, anak perlu segera mendapatkan penanganan dokter ketika ia mengalami gejala tipes.

Penanganan Tipes pada Anak yang Tepat

Saat anak mengalami gejala tipes yang telah disebutkan di atas, segera bawa anak ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Untuk mendiagnosis gejala tipes pada anak, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang seperti tes darah dan urine, pemeriksaan Widal, serta kultur feses atau darah.

Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa anak menderita tipes, dokter dapat memberikan beberapa penanganan berupa:

Pemberian obat-obatan

Untuk mengatasi infeksi bakteri penyebab tipes pada anak, dokter dapat memberikan antibiotik dalam bentuk suntikan melalui infus atau obat minum, seperti tablet, kapsul, atau sirop.

Antibiotik untuk tipes biasanya akan diberikan selama 1–2 minggu. Jika sudah muncul komplikasi, dokter mungkin akan memberikan antibiotik dalam jangka waktu lebih lama hingga lebih dari 4 minggu.

Saat diresepkan obat antibiotik, anak harus menghabiskan obat tersebut meski gejala tipes yang ia rasakan sudah membaik. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan bakteri penyebab tipes telah hilang sepenuhnya.

Selain memberikan antibiotik, dokter juga dapat meresepkan obat pereda demam, seperti paracetamol, untuk mengatasi gejala tipes pada anak.

Terapi cairan

Gejala tipes pada anak, seperti demam tinggi, diare, mual, muntah, dan penurunan nafsu makan, dapat membuat anak rentan mengalami dehidrasi. Untuk mengganti cairan tubuh yang hilang, dokter dapat memberikan asupan cairan melalui infus. Pada kondisi ini, anak sebaiknya menjalani perawatan di rumah sakit.

Beberapa langkah penanganan medis di atas juga perlu disertai dengan berbagai upaya yang perlu dilakukan orang tua untuk mempercepat proses penyembuhan anak. Upaya yang dapat dilakukan, yaitu:

Memberikan makanan bernutrisi secara rutin

Berkurangnya nafsu makan merupakan salah satu gejala tipes yang umum dialami oleh anak. Meski demikian, anak tetap perlu diberikan asupan makanan bergizi selama sakit agar kebutuhan nutrisi dan energinya terpenuhi. Dengan tercukupinya kebutuhan nutrisi, anak pun bisa lekas pulih.

Berikan anak makanan bertekstur lembut dan bergizi tinggi, seperti bubur, telur matang, sup ayam, ikan, serta buah dan sayuran seperti pisang dan kentang rebus.

Jika ia tidak bisa makan dalam porsi banyak, berikanlah dalam porsi lebih sedikit namun sering. Jangan lupa pula untuk mengolah makanan dengan higienis dan matang sepenuhnya.

Memastikan anak cukup istirahat

Selama menderita tipes, anak perlu istirahat total selama seminggu setelah demam dan gejala tipes lainnya reda. Istirahat yang cukup berperan penting untuk memulihkan energinya dan mendukung proses penyembuhannya.

Meski gejala tipes pada anak sudah hilang, penyakit ini bisa datang lagi kapan saja. Bahkan, gejala tipes yang dialami anak bisa kambuh kembali apabila ia tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Oleh karena itu, berikan anak makanan dan minuman yang higienis dan ajarkan ia untuk rutin mencuci tangan agar terhindar dari penyakit tipes. Jika muncul gejala tipes pada anak, segera bawa anak ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.