Panduan Membuat Sarapan Sehat Nan Praktis Untuk Anak

Dengan kesibukan anak di pagi hari dan jam sekolah yang menuntut mereka harus bergegas berangkat, terkadang sulit bagi Bunda untuk menyajikan dan membiasakan anak untuk sarapan pagi. Padahal sarapan pagi yang sehat dapat menjadi bekal energi dan menunjang performa anak di setiap aktivitasnya. Masih bingung ingin menyajikan apa untuk sarapan pagi Si Kecil? Yuk, simak panduan membuat sarapan sehat nan praktis untuk Si Kecil berikut ini!

Sarapan pagi yang sehat merupakan cara terbaik untuk memberikan tubuh asupan energi yang dibutuhkan anak untuk beraktivitas seharian penuh setelah semalaman tanpa makan saat tidur. Sarapan pagi juga bisa menjadi sumber kekuatan otak dan meningkatkan kemampuan daya ingat, kemampuan memecahkan masalah, menganalisis sesuatu, dan berkonsentrasi dalam belajar di sekolah. Selain itu, sarapan pagi adalah cara terbaik untuk membantu menjaga berat badan yang sehat. Anak yang secara teratur makan sarapan memiliki risiko lebih kecil untuk mengalami kegemukan. Pasalnya, anak yang tidak sarapan pagi cenderung merasa lapar sebelum waktu makan siang dan mengonsumsi lebih banyak kalori dari camilan yang dapat menyebabkan kelebihan berat badan atau bahkan obesitas. Melewatkan sarapan bahkan dapat membuat anak menjadi mudah lelah dan rewel.

Nestle Breakfast Cereal - Milo Cereal - Tips Membiasakan Anak Sarapan Pagi untuk Menunjang Aktivitasnya

Panduan Menyiapkan Sarapan Pagi Untuk Si Kecil

Menyajikan sarapan pagi yang sehat untuk anak bisa menjadi sulit ketika Bunda diburu waktu dalam kesibukan menyiapkan keperluan sekolah anak atau keperluan suami sebelum berangkat kerja di rumah. Untuk itu, berikut ada beberapa panduan menyiapkan sarapan pagi yang bisa Bunda praktikkan di rumah.

  • Isi lemari dapur Bunda dengan bahan-bahan menu sarapan sehat.
  • Siapkan bahan-bahan yang ingin disajikan sebagai sarapan pagi pada malam sebelumnya, misalnya menyiapkan piring dan peralatan di dapur atau dengan memotong buah-buahan dan menyimpannya di wadah yang akan disajikan untuk sarapan keesokan harinya.
  • Usahakan anak-anak bangun 10 menit lebih awal dan sertakan mereka dalam merencanakan dan membuat sarapan paginya.
  • Jika anak tidak lapar pada pagi hari, pastikan Bunda tetap mengemas sarapan pagi untuk mereka agar bisa dimakan nanti saat di bus sekolah atau di ruang kelas ketika menunggu bel masuk sekolah. Buah segar, sereal, dan roti isi atau sandwich adalah menu praktis yang bisa Bunda buat saat anak-anak tidak ada waktu untuk sarapan.
  • Jika sekolah menawarkan atau menyediakan paket sarapan pagi, ada baiknya Bunda pastikan bahwa menu sarapan pagi tersebut adalah sarapan yang sehat.

Tak kalah penting, sajikan sarapan sehat dengan makanan dan minuman bergizi seimbang yang mencakup karbohidrat, protein, dan serat. Karbohidrat merupakan sumber energi yang baik terutama untuk kinerja otak, juga untuk tubuh secara keseluruhan. Begitu pula dengan protein, yang baik untuk tumbuh kembang dan sumber energi. Serat dapat membantu perasaan kenyang lebih lama, membantu memperlancar sistem pencernaan, dan mencegah sembelit. Karbohidrat bisa Bunda temui pada sereal gandum utuh, beras merah, roti gandum, buah-buahan, dan sayuran. Sedangkan sumber protein terdapat pada produk susu rendah lemak, daging tanpa lemak, telur, dan kacang-kacangan. Adapun sumber serat terdapat pada roti gandum utuh, wafel, sereal, beras merah, buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan.

Sarapan Praktis dan Sehat Untuk Anak

Kebutuhan gizi pada setiap anak berbeda tergantung usianya. Berikut adalah panduan porsi makan pagi yang dibutuhkan anak menurut para ahli gizi, berikut contoh menunya.

  • Usia 4–6 tahun
    Kebutuhan kalori hariannya antara 1.500–1.750 kalori Untuk menu sarapan paginya Bunda bisa menyiapkan setengah cangkir salad buah dan satu bagel atau dua roti gandum dengan selai kacang atau mentega. Sajikan pula ¾ cangkir susu rendah lemak.
  • Usia 7–9 tahun
    Kebutuhan kalori hariannya antara 1.700–1.950 kalori Untuk menu sarapan paginya Bunda bisa menyiapkan roti gandum dengan tambahan telur orak arik. Sajikan dengan buah jeruk serta satu cangkir susu rendah lemak.

Untuk sarapan pagi yang praktis dan tidak membutuhkan waktu lama Si Kecil, Bunda bisa menyajikan sereal, oatmeal dan susu. Jenis makanan ini mengandung nutrisi yang menyehatkan dan juga membantu tumbuh kembang Si Kecil.

  • Sereal
    Sereal umumnya terbuat dari olahan biji-bijian. Umumnya sereal disajikan dengan susu, buah atau kacang-kacangan. Sereal kaya dengan vitamin dan mineral. Susu juga mengandung banyak protein, vitamin dan mineral. Selain menyehatkan, kandungan kalsium, kalium, dan magnesium pada susu dapat menurunkan risiko hipertensi.Untuk sarapan pagi yang sehat, Bunda bisa memilih produk sarapan sereal yang mengandung serat tinggi dan kandungan gula rendah. Jangan lupa perhatikan pula saran porsi dan penyajiannya.
  • Sereal bar
    Sereal bar atau camilan berbentuk batangan bisa juga diberikan apabila Bunda sedang terburu-buru dan tidak bisa menyiapkan makanan. Pastikan memilih camilan batangan yang memiliki kandungan protein dan serat yang tinggi, serta terbuat dari biji-bijian atau gandum utuh. Selain itu, pilih yang kandungan gulanya cukup rendah. Untuk menambah asupan nutrisi yang dibutuhkan anak, Anda bisa membekalinya yoghurt atau susu sebagai pelengkap untuk mengonsumsi sereal bar tersebut.

Sarapan pagi yang sehat tidak terbatas hanya menu seperti itu saja. Perlu dipikirkan pengaruh kebiasaan, sosial budaya dan ketersediaan bahan di sekitar kita. Dan dalam hal ini, kreativitas orang tua berperan penting dalam mengombinasikan menu dan menanamkan kebiasaan sarapan yang baik demi menunjang kesehatan serta prestasi Si Kecil.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi