Bagi kamu yang baru saja menikah dan merasakan nikmatnya hubungan yang sudah sah ini, mungkin akan ada saja alasan untuk melakukan hubungan seksual sesering mungkin, kan? Akan tetapi, apakah berhubungan seks setiap hari memang dianjurkan?

Sebagai pasangan suami istri, berhubungan seksual menjadi suatu hal yang wajib dilakukan. Tidak hanya bisa membuat kamu lebih mesra dengan pasangan, seks juga bermanfaat bagi kesehatan.

Pasutri Baru, Amankah Berhubungan Seksual Setiap Hari? - Alodokter

Haruskah Melakukan Seks Setiap Hari?

Sebenarnya tidak ada acuan pasti seberapa sering kamu dan suami harus melakukan hubungan seksual, karena setiap pasangan akan berbeda-beda kebutuhannya. Hal ini bergantung pada usia, kondisi kesehatan, juga suasana hati.

Selama kamu dan pasangan sedang dalam kondisi yang fit dan mood yang baik, melakukan seks setiap hari boleh-boleh saja kok dilakukan. Yang terpenting, saat melakukan hubungan seksual, kamu dan pasangan harus melakukannya tanpa paksaan, ya. Pasalnya, keterpaksaan saat berhubungan intim bisa merusak suasana dan momen bercinta.

Selain itu, jika melakukannya dengan terpaksa, kamu atau pasangan biasanya juga jadi malas-malasan dan ingin cepat selesai. Padahal, kegiatan ini bisa menjadi kunci keharmonisan rumah tanggamu, lho. Tanpa hubungan seks yang baik, kamu dan pasangan akan lebih rentan bertengkar dan berselingkuh. Hal ini bisa meningkatkan risiko terjadinya perceraian.

Jadi, yang penting adalah kualitas dari seks itu sendiri, bukan kuantitas atau seberapa sering kamu dan pasangan berhubungan badan. Pada wanita, kualitas hubungan seksual yang baik akan membuat kebutuhan emosionalnya terpenuhi dan akhirnya lebih bahagia.

Berhubungan Seks Setiap Hari agar Cepat Hamil

Pasangan yang baru saja menikah mungkin akan mengira bahwa melakukan hubungan seksual setiap hari bisa meningkatkan peluang untuk lebih cepat hamil. Padahal, anggapan ini tidak sepenuhnya benar, lho.

Produksi dan proses pematangan sperma membutuhkan waktu. Terlalu sering melakukan hubungan seksual diyakini bisa menurunkan kemampuan sperma untuk membuahi sel telur. Akhirnya, kehamilan yang diinginkan tidak kunjung tiba. Selain itu, wanita memiliki masa subur. Untuk meningkatkan peluang kehamilan, seks perlu dilakukan pada masa ini.

Agar seks tidak menjadi momok dalam rumah tangga, usahakan untuk selalu mengomunikasikannya dengan pasangan. Ungkapkan apa yang ingin dan tidak ingin kamu lakukan. Sebaliknya, dengarkan pula keluhan dan masukan dari pasangan. Komunikasi yang baik akan membuat hubunganmu lebih harmonis dan bisa mengurangi kesalahpahaman.

Berhubungan seksual setiap hari mungkin bisa membuatmu atau pasangan bosan. Bila merasakan hal ini, cobalah variasi posisi bercinta yang berbeda untuk meningkatkan kembali gairah dalam hubungan seks.