Penyebab Muntah Darah saat Hamil yang Harus Diwaspadai

Muntah darah merupakan kondisi kesehatan serius akibat terjadinya pendarahan pada kerongkongan, lambung, atau usus 12 jari. Lalu, bahayakah muntah darah saat hamil? Dan apa penyebabnya? Simak penjelasannya di bawah ini.

Bagi wanita yang sedang hamil muda, mengalami mual dan muntah merupakan kondisi normal yang terjadi karena perubahan hormon selama periode kehamilan. Kondisi yang lebih dikenal dengan morning sickness ini merupakan hal yang wajar dan hanya akan terjadi dalam 16 atau 18 minggu pertama kehamilan.

Penyebab Muntah Darah saat Hamil yang Harus Diwaspadai

Kondisi morning sickness yang parah akan semakin tidak normal apabila disertai dengan mual parah setiap pagi hari, muntah beberapa kali dalam sehari, berat badan berkurang, muntah darah, atau dehidrasi. Istilah medis untuk morning sickness yang parah adalah hiperemesis gravidarum.

Penyebab Muntah Darah saat Hamil

Gejala muntah darah saat hamil bisa disebabkan oleh beberapa hal, namun pada umumnya, muntah darah disebabkan oleh luka pada saluran cerna bagian atas, baik lambung atau pun kerongkongan. Muntah darah saat hamil juga dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, antara lain:

  • Sindrom Mallory-Weiss
    Kondisi ini merupakan pendarahan pada kerongkongan yang terjadi akibat luka di dinding kerongkongan. Kondisi ini dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Pada wanita hamil, muntah berlebihan dapat melukai dinding kerongkongan dan menyebabkan muntah darah.

  • Pecahnya varises kerongkongan (varises esofagus)
    Muntah darah saat hamil juga bisa disebabkan karena ibu hamil mengalami varises pada kerongkongan, yaitu kondisi melebarnya pembuluh darah di kerongkongan (esofagus). Kondisi ini dapat muncul apabila aliran darah menuju hati terhalang oleh massa atau jaringan parut pada hati, sehingga menyebabkan peningkatan tekanan di dalam pembuluh darah di sekitar hati. Hal inilah yang memicu pembuluh darah kecil pada kerongkongan menjadi melebar serta rentan pecah, dan akan mengakibatkan perdarahan pada kerongkongan.
  • Penyakit asam lambung
    Selanjutnya, muntah darah selama kehamilan dapat diakibatkan oleh penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD). Kondisi ini umumnya ditandai dengan nyeri ulu hati, atau sensasi perih di dada akibat naiknya asam lambung menuju kerongkongan. Jika ibu hamil mengalami GERD yang kronis, maka terjadi peradangan pada bagian kerongkongan, dan akan mengakibatkan muntah darah saat hamil.

  • Radang lambung (gastritis)
    Penyebab terjadinya muntah darah di masa kehamilan bisa juga disebabkan karena peradangan pada lapisan lambung (gastritis). Kondisi ini dapat terjadi dalam jangka waktu panjang apabila tidak segera diobati. Gastritis umumnya terjadi karena infeksi bakteri Helicobacter pylori, stres, merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, atau pun karena konsumsi obat-obatan penghilang rasa sakit jenis antiinflamasi non-steroid (OAINS), seperti aspirin dan ibuprofen, dalam jangka panjang. Pendarahan pada lambung dapat terjadi ketika peradangan sudah mulai merusak pembuluh darah. Kondisi ini biasanya ditandai dengan adanya nyeri perut di bagian atas, gangguan pencernaan, kembung, mual, muntah, dan kehilangan selera makan.
  • Efek samping morning sickness
    Ibu hamil yang mengalami muntah darah selama kehamilan dapat diakibatkan morning sickness atau rasa mual dan muntah yang berkepanjangan. Muntah yang terjadi secara terus–menerus dapat menyebabkan luka pada lapisan kerongkongan yang dapat menyebabkan pendarahan. Kondisi ini harus segera diperiksakan ke dokter untuk membantu meredakan dan menghentikan pendarahan di lapisan kerongkongan.
  • Tukak lambung
    Kondisi lain yang dapat menyebabkan muntah darah selama kehamilan adalah tukak lambung. Tukak lambung merupakan luka yang muncul pada dinding lambung akibat terkikisnya lapisan dinding lambung. Luka ini juga berpotensi muncul pada dinding usus 12 jari (duodenum) serta kerongkongan. Gejala utama yang akan dirasakan jika Bunda mengalami tukak lambung adalah nyeri atau perih pada perut.

    Penyebab utama tukak lambung umumnya sama seperti gastritis, yaitu infeksi bakteri Helicobacter pylori, stres, merokok, kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol, dan konsumsi obat antiinflamasi non-steroid dalam jangka panjang. Jika Bunda mengalami kondisi tersebut, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, muntah darah pada ibu hamil juga dapat disebabkan oleh beberapa kondisi lain, seperti darah mimisan yang tertelan, kanker kerongkongan, dan kelainan darah, misalnya leukemia, hemofilia, anemia, dan trombositopenia.

Muntah darah adalah kondisi yang berbahaya, terlebih jika mempertimbangkan kondisi Bunda yang sedang hamil. Oleh karena itu, ketika Bunda mengalami muntah darah, konsultasi ke dokter sangat diperlukan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan mencegah berbagai risiko komplikasi selama kehamilan.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi