Sakit kepala bisa dialami oleh siapa saja. Untuk membantu meredakannya, ada sejumlah obat sakit kepala yang bisa Anda coba, baik yang secara alami maupun obat-obatan medis. Simak selengkapnya di sini.

Tingkat keparahan sakit kepala bisa berbeda-beda. Ada orang yang hanya merasa tidak nyaman pada kepala, ada juga yang merasakan sakit yang tak tertahankan hingga sulit beraktivitas.

Pilihan Obat Sakit Kepala yang Ampuh - Alodokter

Oleh karena itu, berbagai pilihan obat sakit kepala yang ampuh sangat dibutuhkan untuk membantu mengatasinya.

Obat Sakit Kepala Alami

Ada berbagai macam obat sakit kepala alami yang bisa Anda coba untuk mengatasi sakit kepala sebelum mengonsumsi obat-obatan medis, di antaranya:

1. Air putih

Faktanya, dehidrasi atau kekuragan cairan adalah salah satu penyebab umum sakit kepala tegang dan migrain. Terkadang dehidrasi juga bisa mengganggu konsentrasi dan menyebabkan gejala sakit kepala tambah buruk.

Oleh karena itu, Anda bisa mencoba menggunakan air putih sebagai obat sakit kepala. Caranya, cukupi kebutuhan minum air putih Anda sepanjang hari. Selain minum air putih, Anda juga bisa mencegah dehidrasi dengan mengonsumsi makanan yang tinggi kadar air, seperti sup serta beberapa jenis buah dan sayuran.

2. Wedang jahe

Minum wedang jahe diketahui cukup efektif dalam meredakan sakit kepala. Jahe mengandung antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat membawa banyak manfaat, termasuk mengatasi sakit kepala migrain. Ditambah lagi, jahe juga membantu mengurangi beberapa gejala yang mengikuti sakit kepala, seperti mual dan muntah.

Bahkan, beberapa penelitian telah membuktikan bahwa bubuk jahe memiliki khasiat yang sebanding dengan sumatriptan, jenis obat sakit kepala yang sering digunakan untuk mengurangi nyeri migrain.

3. Kompres air dingin

Anda juga bisa menggunakan kompres air dingin sebagai obat sakit kepala alami. Kompres air dingin dapat mengurangi peradangan yang menyebabkan nyeri dan “nyut-nyutan” yang disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah.

Untuk menerapkan cara ini, Anda cukup membungkus beberapa buah es batu dalam handuk yang bersih dan lembut, lalu menempelkannya ke bagian belakang leher atau pelipis.

4. Tidur

Kurang tidur dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk sakit kepala. Faktanya, orang yang tidur kurang dari 6 jam cenderung lebih sering mengalami sakit kepala yang parah. Artinya, tidur yang cukup bisa menjadi obat sakit kepala yang alami dan mudah.

Saat Anda sakit kepala, coba hitung berapa banyak Anda sudah tidur hari itu. Lama tidur malam yang ideal adalah 7–9 jam. Jika tidur malam kurang, Anda bisa mencukupinya dengan tidur siang.

Namun, Anda juga harus mengusahakan tidur malam yang cukup, misalnya dengan menghindari konsumsi kopi atau kafein dan mengurangi cahaya atau kebisingan saat tidur.

5. Olahraga atau yoga

Terkadang sakit kepala juga bisa disebabkan oleh stres. Ketika Anda merasa sakit kepala karena banyak beban pikiran, olahraga bisa menjadi obat sakit kepala yang ampuh. Hal ini karena saat berolahraga, tubuh Anda akan mengeluarkan hormon endorfin yang menimbulkan rasa bahagia.

Olahraga yang dilakukan tidak harus berintensitas tinggi dan melelahkan. Yang penting sebenarnya adalah meningkatkan aktivitas fisik, misalnya dengan jalan kaki lebih banyak, jogging, atau yoga. Yoga juga bisa menjadi sarana relaksasi yang dapat menenangkan pikiran.

Obat Sakit Kepala Medis

Jika obat sakit kepala alami tidak dapat meredakan nyeri yang Anda rasakan, Anda bisa minum obat sakit kepala medis yang dijual di apotek. Berikut ini adalah contohnya:

Paracetamol

Paracetamol merupakan salah satu jenis obat sakit kepala yang paling banyak digunakan. Dosis umum konsumsi paracetamol untuk orang dewasa adalah 1–2 tablet 500 mg, setiap 4–6 jam sekali. Anda bisa mengonsumsi paracetamol sebelum atau sesudah makan.

Ibuprofen

Ibuprofen adalah obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang biasa digunakan untuk obat sakit kepala. Obat ini telah terbukti aman dan efektif dalam mengatasi semua jenis sakit kepala, mulai dari yang disebabkan oleh stres hingga yang disebabkan oleh migrain.

Ibuprofen bekerja dengan cara menghambat tubuh memproduksi senyawa yang menyebabkan peradangan dan nyeri, sehingga sakit kepala dapat berkurang.

Untuk meredakan sakit kepala ringan hingga sedang, dosis umum ibuprofen untuk orang dewasa adalah 1–2 tablet 200 mg, setiap 4–6 jam sekali. Sebelum mengonsumsi ibuprofen, pastikan Anda sudah makan terlebih dahulu.

Aspirin

Obat golongan antiinflamasi nonsteroid (OAINS) lain yang biasa digunakan sebagai obat sakit kepala adalah aspirin. Biasanya, aspirin hadir dalam bentuk tablet 300 mg.

Dosis umum untuk orang dewasa (usia di atas 16 tahun) adalah 1–2 tablet yang diminum setiap 4–6 jam sehari. Sebelum mengonsumsi aspirin, pastikan Anda sudah makan untuk menghindari nyeri perut.

Itulah ragam pengobatan yang bisa Anda coba untuk meredakan sakit kepala. Satu hal yang harus Anda ingat adalah jika menggunakan obat sakit kepala medis, pastikan Anda mematuhi aturan pakai yang tertera di label kemasannya.

Bila pilihan-pilihan obat sakit kepala di atas masih tidak bisa meredakan keluhan Anda, lakukanlah pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.