Pyridoxine adalah suplemen vitamin yang bermanfaat untuk membantu tubuh dalam mengolah makanan menjadi energi, mengoptimalkan fungsi sel saraf, menjaga kesehatan kulit, dan memproduksi sel darah merah yang sehat.

Pyrodixine merupakan nama lain dari vitamin B6. Vitamin ini banyak terkandung di dalam kacang-kacangan, sayuran, daging ayam atau sapi, telur, pisang, gandum, atau alpukat.

PYRIDOXINE - alodokter

Selain dari makanan, pyridoxine juga bisa ditemukan dalam bentuk suplemen yang dikombinasikan dengan vitamin B yang lain. Suplemen pyridoxine umumnya digunakan untuk menangani kondisi berikut:

  • Kekurangan atau defisiensi vitamin B6 akibat pola makan yang tidak seimbang, kecanduan alkohol, penyakit hati, atau akibat penggunaan obat tertentu, misalnya isoniazid atau penicillamine.
  • Anemia sideroblastik, yaitu salah satu jenis anemia yang terjadi karena adanya sel darah merah yang abnormal.

Suplemen ini, juga bisa digunakan untuk mencegah dan mengobati neuropati perifer akibat penggunaan isoniazid. Suplemen ini tersedia dalam bentuk tablet, sirop, dan suntik.

Merek dagang Pyridoxine: Beneuron, Bexce, Cebevit, Neurobion, New Enziplex, Nutrimax B Complex, Pyridoxine HCL, Vitamin B6, Vitamin B Complex, Zyfort

Apa Itu Pyridoxine

Golongan Obat bebas dan resep
Kategori Suplemen
Manfaat Menangani defisiensi vitamin B6 dan mengobati anemia sideroblastik
Digunakan oleh Dewasa
Pyridoxine untuk ibu hamil dan menyusui Kategori A: Studi terkontrol pada wanita hamil tidak menunjukkan adanya risiko terhadap janin, dan kecil kemungkinannya untuk membahayakan janin.

Pyridoxine tergolong aman untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui. Namun, sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter mengenai penggunaan pyridoxine yang tepat pada masa menyusui.

Bentuk Tablet, sirop, cairan suntik

 Peringatan Sebelum Menggunakan Pyridoxine

Berikut ini adalah hal-hal yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan pyridoxine:

  • Jangan mengonsumsi pyridoxine jika Anda alergi terhadap suplemen ini. Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki.
  • Konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan pyridoxine suntik jika Anda sedang menderita penyakit jantung atau penyakit ginjal.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda menggunakan pyridoxine dalam jangka panjang dan dosis besar untuk mencegah terjadinya efek samping.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda ingin menggunakan pyridoxin bersama obat, suplemen, atau produk herbal tertentu.
  • Konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan pyridoxin jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau overdosis setelah menggunakan pyrodixine.

Dosis dan Aturan Pakai Pyridoxine

Berikut adalah dosis pyridoxine untuk dewasa berdasarkan bentuk obat dan tujuan penggunaannya:

Pyridoxine tablet dan sirop

  • Mengatasi defisiensi vitamin B6: Maksimal 150 mg per hari
  • Mengobati anemia sideroblastic: 200–600 mg per hari
  • Mengatasi nyeri saraf atau neuropati akibat konsumsi obat isoniazid: 50 mg, 3 kali sehari. Maksimal 200 mg per hari.

Pyridoxine suntik

Dosis pyridoxine suntik untuk mengatasi defisiensi vitamin B6 adalah 10–20 mg per hari. Pemberiannya dilakukan selama 3 minggu melalui suntikan ke pembuluh darah (intravena/IV) atau otot (intramuskular/IM). Selanjutnya, pengobatan akan diteruskan dengan pyridoxine tablet atau sirop selama beberapa minggu.

Angka Kecukupan Gizi Pyridoxine

Kebutuhan pyridoxine atau vitamin B6 harian bisa dipenuhi dari makanan, suplemen, atau gabungan keduanya. Berikut ini adalah angka kecukupan gizi (AKG) pyridoxine per hari berdasarkan usia dan jenis kelamin:

  • Usia 0–6 bulan: 0,1 mg
  • Usia 7–12 bulan: 0.3 mg
  • Usia 1–3 tahun: 0,5 mg
  • Usia 4–8 tahun: 0,6 mg
  • Usia 9–13 tahun: 1,0 mg
  • Pria usia 14–50 tahun: 1,3 mg
  • Pria usia ≥50 tahun: 1,7 mg
  • Wanita usia 14–18 tahun: 1,2 mg
  • Wanita usia 19–50 tahun: 1,3 mg
  • Wanita usia ≥50 tahun: 1,5 mg

Ibu hamil dan ibu menyusui membutuhkan lebih banyak asupan pyridoxine, yaitu 1,9 mg per hari untuk ibu hamil dan 2,0 mg per hari untuk ibu menyusui.

Cara Menggunakan Pyridoxine dengan Benar

Suplemen vitamin dan mineral dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin dan mineral, terutama ketika asupannya dari makanan tidak cukup. Perlu diingat, suplemen hanya sebagai pelengkap asupan nutrisi, bukan sebagai pengganti nutrisi dari makanan.

Konsumsi pyridoxine tablet dan sirop sesuai keterangan pada kemasan. Bila perlu, diskusikan dengan dokter untuk mengetahui dosis yang tepat sesuai kondisi Anda. Jangan melebihi dosis yang dianjurkan guna menghindari efek samping.

Pyridoxine tablet bisa dikonsumsi sebelum atau setelah makan. Konsumsi suplemen ini secara utuh. Jangan membelah, mengunyah, atau menggerus suplemen.

Suplemen vitamin B6 bentuk sirop perlu dikocok terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Gunakan sendok takar yang tersedia pada kemasan suplemen agar dosisnya tepat.

Bila Anda lupa mengonsumsi pyridoxine tablet atau sirop, segera minum begitu ingat, jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya belum terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Pemberian suplemen pyridoxine dalam bentuk suntik akan dilakukan langsung oleh dokter atau petugas medis di bawah pengawasan dokter.

Simpan pyridoxine tablet dan sirop dalam suhu ruangan, di tempat yang kering, dan terhindar dari panas dan paparan sinar matahari langsung. Jauhkan suplemen ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Pyridoxine dengan Obat Lain

Suplemen pyridoxine atau vitamin B6 dapat menimbulkan beberapa efek interaksi obat jika digunakan bersama obat tertentu, antara lain:

  • Penurunan kadar pyridoxine di dalam darah jika digunakan bersama obat isoniazid, penicillamine, atau pil KB
  • Penurunan efektivitas obat levodopa, phenobarbital, atau phenytoin

Efek Samping dan Bahaya Pyridoxine

Jika digunakan sesuai anjuran dokter dan aturan penggunaan yang tertera di kemasan, suplemen pyridoxine jarang menimbulkan efek samping. Beberapa efek samping yang dapat muncul setelah menggunakan suplemen ini adalah mual, sakit kepala, dan mengantuk.

Penggunaan pyridoxine dalam dosis yang berlebihan dan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf, yang bisa ditandai dengan gejala berupa kesemutan, mati rasa, atau nyeri yang menusuk.

Segera ke dokter jika mengalami efek samping yang telah disebutkan di atas atau mengalami reaksi alergi obat setelah menggunakan suplemen pyridoxine atau vitamin B6.