Selama menyusui Si Kecil, tubuh Busui membutuhkan lebih banyak energi dan nutrisi. Mengonsumsi vitamin ibu menyusui merupakan salah satu cara untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi Busui agar ASI yang dihasilkan lebih berkualitas.

Kebutuhan nutrisi harian dapat dipenuhi dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Makanan sehat yang bergizi umumnya mengandung beragam nutrisi, termasuk vitamin dan mineral, yang dibutuhkan oleh ibu menyusui.

Ragam Vitamin Ibu Menyusui agar ASI Lancar dan Berkualitas - Alodokter

Walau Busui merasa sudah mengonsumsi makanan bergizi seimbang, bisa saja makanan yang dikonsumsi ternyata belum cukup memenuhi nutrisi yang dibutuhkan. Oleh karena itu, dokter mungkin akan merekomendasikan Busui untuk mengonsumsi vitamin ibu menyusui.

Ragam Vitamin Ibu Menyusui

Jumlah dan kandungan ASI yang diberikan ke bayi akan menentukan jumlah asupan gizi yang diperoleh bayi. Hal ini membuat kebutuhan nutrisi Busui selama memberikan ASI eksklusif menjadi lebih tinggi.

Berikut ini adalah beberapa jenis vitamin yang dibutuhkan ibu menyusui:

1. Vitamin A

Vitamin A tidak hanya baik untuk tubuh Busui, namun juga untuk Si Kecil. Salah satu manfaat vitamin A untuk bayi adalah memperkuat daya tahan tubuh agar lebih kuat melawan infeksi dan menjaga kesehatan mata bayi.

Busui dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin A sebanyak 1000 – 1200 mikrogram (mcg) per hari. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan kebutuhan vitamin A saat hamil yang hanya sekitar 700 - 800 mcg per hari.

2. Vitamin B kompleks

Vitamin B terdiri atas beragam jenis dan memiliki fungsi yang berbeda pula, yaitu:

Vitamin B1 dan B2

Kedua vitamin ini berfungsi untuk membantu Busui memperoleh energi, serta mendukung tumbuh kembang dan perkembangan saraf dan otak Si Kecil. Jumlah asupan vitamin B1 dan B2 yang perlu dipenuhi oleh Busui adalah sebanyak 1 – 1,5 mg per hari.

Vitamin B3 dan B6

Vitamin B3 berfungsi untuk untuk menjaga kesehatan mata dan kulit, sementara vitamin B6 berperan penting dalam menjaga kesehatan otak dan sistem kekebalan tubuh.  Busui perlu memenuhi asupan vitamin B3 sebanyak 10 – 15 mg, sedangkan vitamin B6 sebanyak 1,8 – 2 mg per hari.

Vitamin B9 dan B12

Vitamin B9 atau folat dan vitamin B12 juga termasuk vitamin yang penting untuk kesehatan ibu menyusui dan bayinya. Bagi ibu menyusui, vitamin ini dapat meningkatkan jumlah dan kualitas ASI serta produksi sel darah merah.

Sedangkan bagi bayi, kedua jenis vitamin B ini bermanfaat dalam pembentukan sel darah merah dan perkembangan saraf otak, meningkatkan kekebalan tubuh, dan mencegah anemia. Busui disarankan untuk memenuhi asupan folat atau asam folat sebanyak 400 – 500 mcg per hari dan vitamin B12 sebanyak sekitar 3 mcg per hari.

3. Vitamin C

Konsumsi vitamin C hingga 1000 mg dipercaya dapat meningkatkan kadar vitamin C dalam ASI serta meningkatkan daya tahan tubuh ibu menyusui dan bayi. Kebutuhan vitamin C yang harus dipenuhi ibu menyusui adalah sekitar 100 – 120 mg per hari.

4. Vitamin D

Vitamin D berfungsi meningkatkan penyerapan kalsium yang dibutuhkan ibu menyusui. Dan  mendukung pertumbuhan dan meningkatkan kekuatan tulang dan gigi bayi.  Asupan vitamin D bagi ibu menyusui yang direkomendasikan adalah 600 IU atau setara dengan 15 mcg IU per hari.

5. Vitamin E

Vitamin E berperan dalam melindungi sel dan jaringan tubuh dari kerusakan, memperkuat sistem kekebalan tubuh, serta menjaga kesehatan kulit dan mata, baik pada bayi maupun ibu menyusui. Selama menyusui, Busui disarankan untuk mencukupi kebutuhan vitamin E sebanyak 15 – 20 mg per hari.

Beragam Nutrisi Penting Lain bagi Ibu Hamil

Selain beragam vitamin di atas, ibu menyusui juga membutuhkan berbagai jenis mineral dan nutrisi lain untuk mendukung proses menyusui, di antarnya:

Kalsium

Kebutuhan kalsium ibu menyusui mencapai 1200 mg per hari. Asupan kalsium yang rendah sebenarnya tidak memengaruhi kadar kalsium dalam ASI, namun dapat memengaruhi kepadatan tulang ibu.

Kalsium dapat diperoleh dengan cara mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kalsium seperti, susu, keju, yoghurt, ikan teri, kedelai, brokoli, dan tahu.

Zat besi

Zat besi merupakan bahan utama pembentukan sel darah merah. Dengan mencukupi asupan zat besi, Busui bisa tercegah dari anemia. Asupan zat besi yang dianjurkan bagi ibu menyusui adalah 30 – 35 mg per hari.

Yodium

Ibu menyusui membutuhkan 200 – 250 mcg yodium per hari. Kebutuhan ini harus dipenuhi untuk mengurangi risiko defisiensi yodium pada ibu dan bayi. Yodium secara alami terdapat pada rumput laut, udang, telur, ikan tuna, produk susu dan turunannya, serta garam beryodium.

Omega-3

Asam lemak omega-3, termasuk DHA dan EPA, adalah asupan nutrisi yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan otak bayi. Kandungan omega-3 pada ASI bisa berkurang jika ibu kekurangan asupan nutrisi ini.

Oleh karena itu,ibu hamil dan menyusui disarankan memenuhi asupan omega 3 sebanyak 1,5 – 2,5 gram dan DHA sebanyak 300 – 600 mg.

Asupan nutrisi di atas bisa diperoleh dengan mengonsumsi beragam variasi makanan yang terdiri dari nasi, daging, telur, ikan, buah dan sayuran, kacang-kacangan, gandum, dan susu.

Untuk meningkatkan produksi ASI Busui juga bisa mencoba mengonsumsi suplemen herba tertentu, seperti kelabat atau fenugreek. Meski demikian, efektivitas tanaman herbal ini sebagai perangsang ASI masih perlu diteliti lebih lanjut.

Mengonsumsi vitamin ibu menyusui memang dapat membantu melengkapi kebutuhan nutrisi di masa menyusui. Oleh karena itu, jangan lupa untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan cukup minum air putih setiap harinya.

Bila Busui merasa asupan nutrisi yang dikonsumsi kurang tercukupi dari makanan atau mengalami kendala seputar menyusui, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter dapat merekomendasikan pola makan yang sehat dan meresepkan suplemen tambahan jika memang diperlukan.