Banyak orang menyepelekan pentingnya cek tekanan darah. Padahal, gangguan pada tekanan darah, baik tinggi maupun rendah, bisa menimbulkan beragam penyakit yang bisa membahayakan nyawa.

Masalah tekanan darah yang paling sering diderita adalah tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi merupakan kondisi di mana tekanan dari aliran darah begitu tinggi sehingga lama kelamaan akan menimbulkan masalah kesehatan, seperti penyakit jantung.

Rutin Cek Tekanan Darah Anda Agar Terhindar Dari Penyakit Berbahaya - Alodokter

Kondisi yang Membutuhkan Cek Tekanan Darah Teratur

Seseorang dengan risiko tekanan darah tinggi disarankan rajin menjaga tekanan darah dan melakukan cek tekanan darah secara berkala. Risiko tekanan darah tinggi antara lain pada pria berusia 45 tahun, wanita berusia 65 tahun, berat badan berlebih atau obesitas, merokok dan banyak minum alkohol, tidak melakukan olahraga atau tidak aktif beraktivitas, memiliki keluarga dengan riwayat tekanan darah tinggi, kurang asupan kalium atau vitamin D, serta pada orang yang sering mengalami stres.

Selain beberapa kondisi di atas, risiko tekanan darah tinggi juga bisa meningkat jika Anda mengalami gangguan kesehatan tertentu. Misalnya penyakit jantung, gangguan tidur, atau diabetes. Jika Anda memiliki kondisi tersebut, dianjurkan untuk teratur melakukan cek tekanan darah sesuai anjuran dokter.

Penyakit yang Disebabkan Tekanan Darah Tinggi

Berikut ini beberapa jenis penyakit dan komplikasi yang bisa terjadi karena adanya tekanan darah tinggi:

  • Stroke hemoragik
    Stroke hemoragik terjadi karena adanya kerusakan atau kebocoran pada pembuluh darah di bagian otak, sehingga mengakibatkan pendarahan. Selain karena tekanan darah tinggi, kerusakan ini juga dapat terjadi karena adanya aneurisma pembuluh darah otak di mana ada satu titik dinding pembuluh darah menipis dan karena konsumsi obat pengencer darah yang berlebihan. Stroke hemoragik memiliki beragam jenis, antara lain perdarahan subarachnoid dan perdarahan intraserebral.Kondisi ini dapat berakibat fatal, sehingga memerlukan penanganan secepatnya. Penanganan awal yang paling penting dilakukan adalah mengurangi tekanan dalam otak yang disebabkan oleh pendarahan, serta mengontrol pendarahan tersebut. Jika stroke yang dialami termasuk ke dalam kondisi yang cukup serius, maka tindakan operasi akan dibutuhkan untuk memperbaiki pembuluh darah yang bocor dan menghentikan pendarahan. Sedangkan, jika stroke yang terjadi termasuk ringan, maka penyembuhan cukup dengan obat-obatan dan istirahat total.
  • Retinopati hipertensi
    Tekanan darah tinggi juga dapat merusak pembuluh darah yang terdapat di lapisan retina bola mata, sehingga juga merusak lapisan retina. Kondisi ini bisa semakin parah jika tekanan darah Anda semakin tinggi. Sedapat mungkin kontrol tekanan darah untuk mencegah kondisi ini. Segera periksakan diri Anda ke dokter jika mengalami sakit kepala yang disertai gangguan penglihatan, seperti  pandangan menghilang, buram, atau menjadi ganda (berbayang).

Selain beberapa penyakit di atas, seseorang yang mengalami tekanan darah tinggi juga dapat mengalami kerusakan pada pembuluh darah arteri, jantung, otak, serta ginjal.

Cek tekanan darah secara teratur dapat mengantisipasi terjadinya tekanan darah tinggi yang akan memicu beragam penyakit serius. Selain itu, terapkan gaya hidup sehat guna menjaga tekanan darah Anda, dan segeralah memeriksakan diri ke dokter jika merasakan gejala gangguan kesehatan yang berkaitan dengan tekanan darah.