Sakit kepala bagian belakang dan mual bisa muncul akibat kelelahan, postur yang kurang tepat, atau kondisi medis, seperti migrain dan tekanan darah tinggi. Keluhan ini sering membuat aktivitas terganggu, sehingga penting untuk mengenali penyebabnya agar Anda bisa menangani dan mencegahnya dengan lebih tepat.

Sakit kepala bagian belakang dan mual dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi medis tertentu. Setiap orang bisa merasakan keluhan yang berbeda, tergantung pemicu dan tingkat keparahannya.

Sakit Kepala Bagian Belakang dan Mual, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya - Alodokter

Dengan mengenali pola dan faktor yang memengaruhinya, Anda dapat mengambil langkah yang lebih tepat untuk mengurangi atau mencegah kekambuhan. Pemahaman ini juga membantu Anda menentukan kapan keluhan masih aman ditangani di rumah dan kapan perlu diperiksakan ke dokter.

Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang dan Mual

Berikut ini adalah beberapa penyebab sakit kepala bagian belakang dan mual yang perlu diketahui:

1. Tegangan otot atau postur tubuh yang buruk

Posisi duduk yang kurang tepat, terlalu lama melihat layar gawai, atau penggunaan bantal yang tidak pas dapat membuat otot leher dan bagian belakang kepala menegang. Ketegangan otot inilah yang sering memunculkan nyeri dan rasa mual ringan. Biasanya keluhan membaik setelah tubuh diistirahatkan dan postur diperbaiki.

2. Migrain

Migrain adalah salah satu penyebab paling umum dari sakit kepala berat yang disertai mual. Pada sebagian orang, nyeri dapat terasa di bagian belakang kepala. Keluhan biasanya muncul disertai dengan gejala lain, seperti lebih sensitif terhadap cahaya atau suara. 

Selain itu, pola tidur yang tidak teratur, stres, atau telat makan, juga dapat memicu serangan migrain.

3. Infeksi 

Infeksi saluran napas atas, flu, atau sinusitis, juga bisa menyebabkan sakit kepala bagian belakang dan mual. Kondisi ini biasanya disertai dengan hidung tersumbat, demam ringan, atau badan terasa lemas. 

Selain itu, pada kasus demam berdarah, keluhan sakit kepala dan mual dapat muncul lebih berat, terutama jika disertai demam tinggi.

4. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah yang meningkat secara tiba-tiba dapat menimbulkan nyeri di bagian belakang kepala. Kadang disertai mual atau rasa berat di tengkuk. Bila keluhan muncul saat tekanan darah Anda sedang tinggi, sebaiknya lebih berhati-hati.

5. Cedera kepala ringan

Benturan pada kepala atau leher, meski tampak ringan dan tanpa menyebabkan pingsan, bisa menimbulkan sakit kepala bagian belakang yang muncul beberapa jam setelah kejadian. Mual juga dapat terjadi sebagai reaksi tubuh setelah cedera.

Selain itu, sakit kepala bagian belakang dan mual juga bisa disebabkan oleh beberapa kondisi lain meski tergolong jarang terjadi, seperti infeksi otak (meningitis), tumor otak, atau perdarahan otak. Beberapa kondisi tersebut biasanya muncul disertai gejala lain, seperti demam tinggi, leher kaku, muntah hebat, atau gangguan penglihatan.

Cara Mengatasi Sakit Kepala Bagian Belakang dan Mual 

Sebagai langkah awal, Anda bisa menerapkan beberapa cara mengatasi sakit kepala bagian belakang dan mual di rumah dengan upaya sederhana berikut ini:

  • Istirahat di tempat yang tenang, karena suasana yang redup dan nyaman dapat membantu meredakan nyeri serta mual.
  • Perbaiki posisi duduk dan tidur, agar otot leher dan kepala tidak semakin tegang.
  • Cukupi cairan atau minimal minum 8 gelas per hari serta makan teratur, karena kurang minum atau telat makan dapat memperburuk keluhan ini.
  • Kompres dingin selama 10–15 menit guna membantu mengurangi nyeri dan memberikan rasa nyaman.
  • Konsumsi obat pereda nyeri, seperti paracetamol, sesuai aturan pakai, bila keluhan cukup mengganggu dan tidak disertai tanda bahaya.

Itulah beberapa penyebab dan cara mengatasi sakit kepala bagian belakang dan mual yang perlu diketahui. Pada sebagian kondisi, keluhan ini memang dapat membaik dalam beberapa waktu dengan perawatan sederhana. 

Namun, Anda perlu waspada bila keluhan tidak kunjung hilang disertai gejala yang mengkhawatirkan, seperti nyeri kepala hebat mendadak, leher kaku, terjadi kelemahan pada satu sisi tubuh, atau demam tinggi, jangan tunda untuk berkonsultasi ke dokter. 

Konsultasi dapat dilakukan secara cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, dokter dapat memberikan penjelasan awal terkait kondisi Anda atau bisa juga menyarankan segera pergi ke IGD rumah sakit terdekat guna memperoleh penanganan yang tepat bila keluhan semakin memburuk.