Memiliki bulu mata panjang dan lentik merupakan dambaan banyak wanita, sehingga beragam cara dilakukan untuk mewujudkannya. Salah satunya adalah extension bulu mata. Namun, hati-hati. Sebelum menjalaninya, ketahui dulu hal-hal seputar extension bulu mata agar Anda terhindar dari risiko yang mungkin terjadi.

Extension bulu mata adalah prosedur untuk menyambung bulu mata asli dengan bulu mata buatan. Bulu mata palsu yang digunakan bisa terbuat dari serat sintetis, seperti nilon atau bulu hewan. Bulu mata palsu ini kemudian dilekatkan dengan lem khusus pada ujung bulu mata asli.

Sebelum Extension Bulu Mata, Cermati Cara dan Risikonya - Alodokter

Hasilnya, bulu mata tampak lebih panjang, lebat, dan lentik tanpa perlu repot menggunakan maskara. Hasil ini biasanya dapat bertahan hingga 1 bulan lamanya.

Bagaimana Extension Bulu Mata Dilakukan?

Extension bulu mata dilakukan menggunakan pinset panjang dan runcing, serta perekat atau lem khusus. Prosedur ini umumnya memerlukan waktu sekitar 2–3 jam.

Ahli kecantikan akan memisahkan satu demi satu bulu mata asli untuk disambungkan pada bulu mata sintetis menggunakan lem, lalu menahannya selama beberapa waktu agar tersambung dengan sempurna. Setiap mata dapat dipasang 40–100 helai bulu mata palsu.

Extension bulu mata dengan teknik menyambungkan bulu mata bersifat semipermanen dan perlu terus diperbarui. Untuk hasil yang lebih tahan lama, operasi transplantasi bulu mata juga mungkin digunakan. Namun, prosedur ini hanya dilakukan oleh dokter.

Apakah Aman Melakukan Extension Bulu Mata?

Extension bulu mata sebenarnya aman dilakukan, asalkan prosedur ini dikerjakan oleh ahli kecantikan yang berpengalaman dan bersertifikat. Tak hanya ahli kecantikan yang handal, extension bulu mata juga sebaiknya dilakukan di salon atau klinik kecantikan yang bersih dan memiliki izin resmi.

Upaya ini penting dilakukan untuk mencegah risiko infeksi dan iritasi pada mata Anda akibat prosedur extension bulu mata menggunakan alat yang kurang steril atau dilakukan oleh orang yang tidak mahir mengerjakannya.

Selain itu, patuhi juga petunjuk atau arahan ahli kecantikan yang mengerjakan extension bulu mata selama prosedur berlangsung, misalnya menutup mata agar perekat tidak mengenai mata.

Apakah Ada Risiko atau Efek Samping dari Extension Bulu Mata?

Meski terbilang aman, prosedur extension bulu mata juga memiliki risiko dan efek samping, di antaranya:

Masalah pada mata

Prosedur extension bulu mata dapat berisiko menyebabkan mata mengalami iritasi, kemerahan, atau bengkak. Hal ini lebih berisiko terjadi jika extension bulu mata dilakukan oleh ahli kecantikan yang kurang berpengalaman.

Jika dilakukan dengan tidak hati-hati, extension bulu mata dapat menyebabkan cedera mata atau masalah mata serius, seperti infeksi kornea dan peradangan kelopak mata.

Reaksi alergi atau iritasi terhadap bahan yang digunakan

Beberapa jenis lem perekat extension bulu mata mungkin ada yang mengandung formaldehyde. Bahan ini dapat memicu reaksi alergi pada beberapa orang, terutama pada orang yang memiliki kulit sensitif.

Extension bulu mata berulang

Penempelan bulu mata palsu pada bulu mata asli dapat menyebabkan bulu mata asli menjadi lebih cepat tanggal atau rontok. Jika bulu mata asli tanggal, bulu mata palsu juga akan ikut terlepas, sehingga extension bulu mata perlu diulang.

Hal ini biasanya terjadi dalam waktu beberapa minggu hingga 2 bulan setelah extension bulu mata dilakukan. Pengerjaan ulang extension bulu mata tentu akan menambah pengeluaran Anda dan memakan waktu.

Selain itu, jika Anda tidak hati-hati dalam merawatnya dan kurang menjaga kebersihan mata, bakteri dapat berkumpul di bawah lapisan bulu mata dan menyebabkan infeksi.

Bagaimana Cara Mencegah Efek Samping Extension Bulu Mata?

Untuk mencegah terjadinya efek samping setelah menjalani extension bulu mata, Anda dapat melakukan beberapa tips berikut ini:

  • Pastikan Anda mendapat informasi cukup tentang manfaat dan risiko yang mungkin timbul akibat extension bulu mata.
  • Pastikan salon atau klinik kecantikan di tempat Anda melakukan extension bulu mata bersih, steril, dan memiliki izin resmi.
  • Pastikan pemasangan bulu mata dilakukan oleh ahli kecantikan yang terlatih dan tersertifikasi.
  • Informasikan kondisi tertentu yang Anda miliki, misalnya jika Anda memiliki riwayat penyakit mata, alergi, atau sensitif terhadap bahan kosmetik tertentu yang digunakan pada mata.
  • Sebisa mungkin, pilih produk yang mencantumkan bahan-bahan yang terkandung di dalamnya, tingkat keamanannya, serta tanggal kedaluwarsa produk.

Setelah bulu mata palsu terpasang, jangan menarik atau mengucek bulu mata. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada folikel atau akar bulu mata. Rawatlah bulu mata palsu yang terpasang di kelopak mata Anda sesuai petunjuk perawatannya, agar tidak terjadi gangguan kesehatan akibat extension bulu mata.

Apabila kelopak mata Anda terasa gatal, perih, bengkak, atau bahkan bernanah setelah menjalani extension bulu mata, segeralah periksakan ke dokter mata untuk mendapatkan penanganan.