Manfaat selada untuk kesehatan amatlah beragam. Beberapa jenis zat dan nutrisi penting yang terkandung pada daun selada diyakini memiliki efek baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan mencegah berbagai penyakit.

Selada biasa diselipkan ke dalam sajian burger, sandwich, atau dicampurkan dengan sayuran lain, seperti pada gado-gado, asinan, atau salad. Sayangnya, masih banyak orang yang tidak menyadari beragam manfaat selada yang penting untuk kesehatan tubuh.

Sederet Manfaat Selada bagi Kesehatan Tubuh - Alodokter

Ragam Manfaat Selada untuk Kesehatan

Jenis selada ada berbagai macam. Jenis yang sering kita temui adalah selada hijau, selada merah, dan selada bokor. Berikut ini adalah berbagai manfaat selada yang bisa diambil:

1. Mencegah dehidrasi

Salah satu manfaat selada yang penting adalah untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh dan mencegah dehidrasi. Meski peranannya tidak sebesar minum air putih, mengonsumsi makanan dengan kadar air tinggi, seperti selada, juga bisa sangat membantu.

Kandungan air dalam selada sangat tinggi, bahkan mencapai 96%. Ditambah lagi, selada juga mengandung nutrisi lain, seperti mineral, vitamin, dan serat, yang bisa membantu tubuh menyerap cairan lebih baik daripada minum air saja.

2. Menangkal radikal bebas

Berkat kandungan antioksidan antosianin, beta karoten, dan vitamin C yang cukup banyak, selada bermanfaat untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. Dengan manfaat ini, tubuh akan lebih kuat melawan infeksi dan terhindar dari berbagai macam penyakit, seperti penyakit jantung, kanker, dan kolesterol tinggi.

3. Menjaga kesehatan mata

Manfaat selada yang juga tak kalah penting adalah meningkatkan ketajaman penglihatan, mencegah kerusakan retina, dan menjaga kesehatan mata secara menyeluruh.

Hal ini berkat antioksidan beta karoten dan vitamin A yang banyak ditemukan dalam selada. Menambahkan hanya 1–2 porsi selada ke dalam makanan Anda beberapa kali per minggu dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan vitamin ini.

4. Menjaga kesehatan tulang

Selain vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, selada juga mengandung banyak vitamin K yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang. Asupan vitamin K yang cukup diketahui dapat mencegah terjadinya osteoporosis dan patah tulang.

5. Menurunkan berat badan

Meski belum ada penelitian yang secara khusus mengaitkan selada dengan penurunan berat badan, sayuran yang rendah kalori serta tinggi air dan serat ini dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Selain itu, kandungan seratnya yang tinggi juga dapat melancarkan pencernaan. Secara tidak langsung, kedua hal ini sangat bisa membantu Anda untuk menurunkan berat badan. Oleh karena itu, selada patut dicoba sebagai bagian dari diet sehat Anda.

6. Membantu menurunkan tekanan darah

Berkat kandungan kaliumnya yang memadai, selada tak hanya membantu menurunkan tekanan darah, tetapi juga bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah. Hal ini penting karena tekanan darah yang tinggi dan tidak stabil bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner dan stroke.

Selain itu, selada juga mengandung nutrisi penting, seperti magnesium, kalium, folat, dan vitamin C, yang bisa membantu meningkatkan kesehatan jantung dalam jangka panjang dan mengurangi berbagai risiko penyakit jantung.

Untuk memperoleh manfaat selada, pilihlah selada yang segar dan tidak berwarna cokelat atau layu, serta hindari selada yang terlihat berlendir. Namun, perlu diingat bahwa selada saja tidak bisa memenuhi kebutuhan nutrisi Anda.

Sertakan pula berbagai makanan, buah, dan sayuran sehat lainnya dalam menu makanan Anda. Jangan lupa pula untuk selalu mengimbangi pola makan bergizi dengan gaya hidup sehat.

Anda juga perlu tahu bahwa sayuran ini berisiko menimbulkan alergi, terutama pada orang yang memiliki alergi terhadap produk nabati, seperti kacang dan kedelai. Namun, hal ini jarang terjadi. Dan hati-hati, makan selada langsung dalam jumlah yang banyak juga bisa menimbulkan masalah pencernaan.

Jika Anda tidak bisa mengonsumsi selada, konsumsilah jenis sayuran lain untuk mencukupi asupan serat, vitamin, dan mineral. Bila perlu, konsultasikan dengan dokter mengenai jenis sayuran yang baik untuk Anda konsumsi, sesuai kondisi Anda.