Senna adalah obat yang digunakan untuk mengatasi sembelit atau konstipasi. Selain untuk konstipasi, obat ini juga digunakan untuk membersihkan kotoran di usus besar atau isi perut sebelum menjalani operasi.

Sembelit bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

  • Kurangnya asupan makanan berserat dan minum air putih.
  • Kurang aktif bergerak, biasanya ketika terbaring sakit di tempat tidur.
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti zat besi atau diuretik.
  • Kehamilan.

Senna bekerja dengan cara merangsang otot saluran pencernaan agar bisa mendorong kotoran mendekati dubur, sekaligus meningkatkan frekuensi buang air. Efek dari obat yang tersedia dalam bentuk kapsul ini dapat berlangsung hingga 8-12 jam.

Merek dagang: Daun Senna Semesta, Herba Senna Aloe, GNC Herbal Plus Senna Leaf Extract, Senna

SENNA - alodokter

Tentang Senna

Golongan Obat pencahar
Kategori Obat bebas
Manfaat Mengatasi susah BAB atau sembelit
Dikonsumsi oleh Anak-anak hingga dewasa
Kategori kehamilan dan menyusui Kategori C: studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Senna telah diketahui tidak diserap ke dalam ASI. Walau begitu, ibu hamil sebaiknya berkonsultasi kepada dokter sebelum menggunakan obat ini.

Bentuk Kapsul

Peringatan:

  • Sebelum memberikan senna kepada anak-anak, sebaiknya mintalah saran dan pengawasan dari dokter.
  • Harap berhati-hati dalam menggunakan senna jika sedang menderita kolitis ulseratif, perdarahan pada saluran cerna, penyakit Crohn, memiliki gejala-gejala radang usus buntu atau nyeri di perut.
  • Hindari penggunaan senna untuk jangka panjang.Beri tahu dokter jika sedang menggunakan obat-obat lainnya, termasuk herba atau suplemen yang dikhawatirkan menimbulkan interaksi obat tidak diinginkan.
  • Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi atau overdosis saat menggunakan senna.

Dosis Senna

Kondisi                                                  Dosis
Sembelit Dewasa: 15-30 mg, 1-2 kali per hari

Anak usia 2-6 tahun: 3,75-7,5 mg, satu kali per hari dikonsumsi pagi hari.

Anak usia 6-12 tahun: 7,5-15 mg, satu kali per hari yang dikonsumsi malam atau pagi hari.

Remaja usia 12 tahun ke atas: 15-30 mg dikonsumsi sebelum tidur.

Persiapan operasi Dewasa: 105-157,5 mg yang diberikan sebelum prosedur dilakukan.

Mengonsumsi Senna dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca dengan teliti petunjuk pada kemasan obat sebelum menggunakan senna.

Bagi orang dewasa, sebaiknya senna dikonsumsi pada malam hari, mengingat efek obat ini akan berlangsung kira-kira selama 12 jam.

Perbanyak asupan cairan, jalani pola makan yang seimbang, terutama mengandung tinggi serat. Berolahraga secara rutin juga membantu saluran percernaan bergerak dengan baik.

Segera temui dokter jika sembelit masih berlangsung setelah menggunakan senna selama tiga hari.

Interaksi Senna dengan Obat Lainnya

Konsultasikan kepada dokter sebelum mengonsumsi senna bersama dengan obat-obatan berikut ini, yang dapat menimbulkan interaksi obat tidak diinginkan:

  • Digoxin: meningkatkan risiko hipokalemia dan gangguan jantung.
  • Magnesium sulfat: meningkatkan risiko perlukaan pada dinding saluran cerna.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Senna

Seperti obat-obatan lainnya, senna juga berpotensi menyebabkan efek samping. Beberapa reaksi yang umumnya terjadi adalah:

  • Diare
  • Sakit perut
  • Kram perut
  • Mual
  • Kadar kalium di dalam darah berada di bawah normal atau hipokalemia
  • Urine berwarna coklat-kemerahan
  • Perubahan pada warna dinding usus besar (kolon) atau melanosis coli.

Segera hentikan penggunaan senna dan beri tahu dokter jika merasakan gejala-gejala di atas setelah mengonsumsi senna.