Daun senna merupakan salah satu tanaman herbal yang banyak digunakan untuk mengatasi sembelit. Tidak hanya itu, tanaman herbal yang satu ini juga menyimpan manfaat lain bagi saluran pencernaan.

Daun senna, atau yang dalam bahasa Jawa dikenal dengan nama godong seno, sudah sejak lama dimanfaatkan untuk mengobati sembelit. Kandungan sennosides yang terdapat di daun senna memiliki efek laksatif. Jadi, tidak mengherankan apabila daun senna efektif untuk mengatasi sembelit.

Manfaat Daun Senna untuk Pencernaan - Alodokter

Manfaat Daun Senna untuk Saluran Pencernaan

Berikut ini adalah dua manfaat daun senna untuk saluran pencernaan:

Mengatasi sembelit

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, daun senna efektif untuk mengatasi sembelit. Daun senna yang sudah diekstrak menjadi obat bahkan telah disetujui organisasi kesehatan Amerika Serikat untuk digunakan oleh orang dewasa dan anak-anak usia di atas 2 tahun.

Efektivitas daun senna dalam mengatasi sembelit dapat meningkat jika  dikombinasikan dengan psyllium atau docusate sodium. Campuran daun senna dengan kedua bahan tersebut, dipercaya efektif untuk mengatasi sembelit pada lanjut usia serta sembelit setelah operasi anorektal (anus dan bagian akhir usus besar).

Selain dikonsumsi dalam bentuk obat, daun senna juga bisa dikonsumsi dalam bentuk teh. Namun, teh daun senna memiliki rasa yang pahit, kemungkinan Anda perlu menambahkan madu saat meminumnya.

Membersihkan usus sebelum kolonoskopi

Mengonsumsi daun senna dinilai cukup efektif untuk mengosongkan usus sebagai persiapan prosedur kolonoskopi. Walaupun masih menuai kontroversi, beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan daun senna dalam mengosongkan usus sama baiknya dengan minyak jarak, bisacodyl, maupun polietilen glikol.

Untuk mendapatkan efek pengosongan usus yang optimal, daun senna sering dikombinasikan dengan beberapa jenis obat pencahar lain.

Sebelum mengonsumsi daun senna, ada baiknya Anda memerhatikan efek sampingnya, seperti kram perut, kembung, sakit perut, dan diare. Dalam penggunaan jangka panjang, daun ini bahkan bisa menyebabkan otot melemah, gagal ginjal, serta kerusakan hati.

Tanaman herbal ini juga tidak boleh dikonsumsi sembarangan, terutama pada orang yang menderita penyakit usus, ginjal, hati, jantung, Crohn disease, kolitis, tukak lambung, atau wasir, sedang hamil atau menyusui, sedang mengonsumsi obat-obatan dari dokter, atau memiliki alergi terhadap obat tertentu. Sebelum mengonsumsi daun senna, sebaiknya Anda berkonsultasi dulu dengan dokter.