Obat sakit tenggorokan ada bermacam-macam, tergantung pada tingkat keparahan dan penyebab yang mendasarinya. Gejala sakit tenggorokan yang umumnya dikeluhkan yaitu rasa sakit, kering dan gatal di tenggorokan yang mengganggu.

Sebagian besar sakit tenggorokan yang ringan umumnya bisa sembuh sendiri walaupun tanpa pengobatan.

Seperti Ini Cara Minum Obat Sakit Tenggorokan yang Tepat - Alodokter

Mengobati Sakit Tenggorokan Sesuai Penyebab

Sakit tenggorokan dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti:

  • Infeksi virus, seperti flu, gondongan dan campak.
  • Infeksi bakteri, seperti bakteri golongan Streptococcus grup A, difteri, gonore, dan chlamydia.
  • Zat iritan, misalnya asap rokok, asap pabrik atau kendaraan, dan zat kimiawi.
  • Alergi
  • Penyakit asam lambung.
  • Tumor di lidah, leher, dan tenggorokan.

Sakit tenggorokan yang disebabkan infeksi virus, biasanya akan sembuh sendiri tanpa pengobatan dalam waktu sekitar 1 minggu. Meski demikian, Anda bisa minum obat pereda nyeri seperti paracetamol, ibuprofen, atau aspirin untuk mengurangi nyeri. Obat-obatan tersebut juga dapat berfungsi untuk mengatasi demam.

Selama ini obat antibiotik banyak dianggap sebagai obat sakit tenggorokan yang utama. Padahal, penggunaan antibiotik tidak bermanfaat jika sakit tenggorokan disebabkan oleh infeksi virus. Antibiotik tepatnya diberikan ketika sakit tenggorokan disebabkan oleh infeksi bakteri. Gejala sakit tenggorokan akibat infeksi bakteri bisa berupa demam, sakit waktu menelan, kelenjar amandel bengkak, dan kelenjar getah bening yang membesar di leher. Namun gejala ini bisa saja tidak spesifik, karena itu perlu pemeriksaan medis oleh dokter untuk memastikan penyebab sakit tenggorokan, sehingga dapat diberikan pengobatan yang tepat.

Di samping obat pereda nyeri dan antibiotik, ada beberapa jenis obat sakit tenggorokan yang juga sering digunakan untuk membantu meredakan rasa tidak nyaman, yaitu:

  • Semprotan tenggorokan yang mengandung antiseptik seperti fenol, atau bahan pendingin seperti mentol.
  • Sirup obat batuk.

Tentunya Anda harus mengikuti petunjuk penggunaan pada label agar terhindar dari efek samping. Untuk anak-anak dan remaja di bawah usia 19 tahun, obat aspirin tidak boleh diberikan karena berisiko menyebabkan sindrom Reye.

Perawatan Sakit Tenggorokan di Rumah

Ada beberapa tips yang dapat Anda coba di rumah untuk membantu mengatasi sakit tenggorokan, di antaranya:

  • Berkumur dengan air garam hangat
    Berkumur menggunakan campuran air hangat dengan 1/2 sampai 1 sendok teh garam, untuk membantu meredakan sakit tenggorokan.
  • Minum air hangat
    Anda juga dapat meminum air hangat yang bebas kafein, seperti teh dengan madu, atau air hangat dengan perasan lemon.
  • Mengunyah permen pelega tenggorokan
    Mengunyah permen pelega tenggorokan atau lozenges dapat membantu melegakan tenggorokan. Namun permen ini tidak diperkenankan untuk dikonsumsi oleh anak usia di bawah 4 tahun.
  • Hindari penyebab iritasi
    Jauhkan rumah Anda dari sumber iritasi, seperti asap rokok, debu, dan produk pembersih yang bisa mengiritasi tenggorokan.
  • Kurangi bicara
    Ketika sakit tenggorokan, selain beristirahat total, anda juga disarankan untuk mengistirahatkan tenggorokan dengan mengurangi berbicara. Anda dapat kembali berbicara seperti biasa ketika tenggorokan dirasa sudah membaik dan tidak sakit.

Meski umumnya bukan merupakan penyakit serius, tapi Anda perlu berhati-hati jika sakit tenggorokan tidak kunjung sembuh, atau jika sakit tenggorokan disertai gejala seperti:

  • Sulit menelan atau bernapas.
  • Sulit menggerakkan mulut atau rahang.
  • Terdapat darah pada dahak, atau dahak berwarna kehijauan.
  • Napas berbunyi.
  • Nyeri telinga.
  • Ruam kulit.
  • Suara serak lebih dari 2 minggu.

Jika Anda mendapati sakit tenggorokan diikuti gejala di atas, sebaiknya segera konsultasi ke dokter guna pemeriksaan lebih lanjut, untuk menentukan obat sakit tenggorokan yang tepat.