Ada beragam ciri-ciri penyakit maag yang penting untuk Anda ketahui. Dengan mengetahui ciri-ciri penyakit maag, Anda bisa menghindari dan meminimalkan terjadinya komplikasi atau hal-hal yang mungkin membahayakan kesehatan akibat penyakit maag.

Nyeri ulu hati, mual, dan muntah setelah makan, erat dikaitkan dengan penyakit maag, atau yang secara medis dikenal sebagai sindrom dispepsia. Kondisi ini bisa dialami oleh siapapun, tak terkecuali ibu hamil. Namun, gejala atau ciri-ciri penyakit maag tidak hanya itu saja. Masih ada beberapa gejala atau ciri-ciri penyakit maag lainnya yang perlu diketahui agar penyakit maag yang Anda alami dapat dikenali dan segera diatasi.

Seperti Ini Ciri-Ciri Penyakit Maag yang Perlu Diketahui - Alodokter

Mengenali Ciri-Ciri Penyakit Maag

Sakit maag bisa dialami oleh siapa saja. Penyakit ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari luka terbuka di lapisan dalam lambung (tukak lambung), infeksi bakteri Helicobacter pylori, hingga efek samping penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).

Seseorang yang menderita penyakit maag biasanya akan mengalami gejala atau ciri-ciri penyakit maag yang meliputi:

  • Nyeri ulu hati disertai sensasi terbakar di bagian dada
  • Mual saat atau setelah makan
  • Perut kembung dan terasa penuh
  • Mudah kenyang
  • Sering sendawa
  • Intoleransi terhadap makanan berlemak
  • Nafsu makan menurun karena perut terasa sakit
  • Naiknya asam lambung
  • Penurunan berat badan

Selain itu, ada pula gejala atau ciri-ciri penyakit maag yang terbilang berbahaya dan perlu segera diatasi:

  • Mual dan muntah secara terus menerus
  • Tinja berwarna gelap atau mengandung darah
  • Muntah darah
  • Nyeri perut yang tiba-tiba dan terasa begitu menyakitkan
  • Sulit bernapas
  • Anemia

Cara Mencegah Penyakit Maag

Sebelum mengalami penyakit maag, ada baiknya Anda melakukan pencegahan penyakit maag sedini mungkin. Ini bisa dilakukan dengan mengubah pola hidup, termasuk:

Menghindari konsumsi makanan tertentu

Ada beberapa makanan yang bisa memicu sakit maag, seperti makanan tinggi lemak, makanan pedas, dan makanan asam. Kurangi atau jika memungkinkan hindarilah makanan-makanan tersebut guna mencegah timbulnya penyakit maag.

Menghindari konsumsi minuman tertentu

Untuk mencegah penyakit maag, selain menghindari konsumsi makanan penyebab sakit maag, Anda juga dianjurkan untuk menghindari konsumsi minuman bersoda, minuman berkafein seperti kopi dan teh, serta minuman beralkohol. Pasalnya, minuman tersebut berisiko menyebabkan iritasi lambung.

Berhenti merokok

Perokok diketahui lebih berisiko terkena sakit maag dibandingkan mereka yang tidak merokok sebab senyawa yang terkandung dalam rokok bisa menghambat tubuh Anda memproduksi zat yang berperan untuk melindungi diri dari asam lambung.

Jika Anda mengami ciri-ciri penyakit maag, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan menanyakan riwayat keluhan Anda, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang seperti endoskopi, untuk mengetahui tingkat keparahan maag yang diderita. Selain itu, dokter mungkin akan menganjurkan untuk menjalani rawat inap di rumah sakit apabila ditemukan tanda-tanda yang berbahaya.