Synbio adalah suplemen probiotik yang bermanfaat untuk membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus sehingga kesehatan saluran pencernaan tetap terjaga. Synbio umumnya digunakan untuk membantu mencegah diare, termasuk diare akibat penggunaan antibiotik, serta membantu memulihkan flora usus yang terganggu.
Synbio mengandung kombinasi bakteri baik, yaitu Bifidobacterium longum W108 dan Lactobacillus acidophilus W22, serta fructo-oligosaccharides (FOS) sebagai prebiotik. Kandungan FOS berfungsi sebagai sumber nutrisi bagi bakteri baik sehingga dapat mendukung pertumbuhan dan aktivitasnya di dalam saluran cerna.

Kombinasi probiotik dan prebiotik dalam Synbio bekerja dengan membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Dengan jumlah bakteri baik yang terjaga, fungsi pencernaan dapat berjalan lebih optimal dan risiko gangguan saluran cerna dapat berkurang.
Apa Itu Synbio
| Bahan aktif | Bifidobacterium longum W108 dan Lactobacillus acidophilus W22, serta fructo-oligosaccharides (FOS) |
| Golongan | Obat bebas |
| Kategori | Suplemen probiotik |
| Manfaat | Membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan dan memelihara keseimbangan flora usus |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa |
| Synbio untuk ibu hamil | Kategori C: Belum ada cukup bukti dari studi pada binatang percobaan maupun manusia yang menjelaskan keamanan Synbio terhadap ibu hamil maupun janin. Oleh karena itu, suplemen ini sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil, kecuali jika dokter menyarankan. |
| Synbio untuk ibu menyusui | Ibu menyusui sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi Synbio. |
| Bentuk obat | Kapsul |
Peringatan sebelum Menggunakan Synbio
Meski tergolong suplemen probiotik, Synbio tetap perlu digunakan dengan hati-hati. Perhatikan hal-hal berikut sebelum mengonsumsinya:
- Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap probiotik atau kandungan dalam Synbio.
- Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan Synbio jika Anda memiliki gangguan sistem imun, misalnya sedang menjalani kemoterapi, transplantasi organ, atau menderita HIV/AIDS.
- Diskusikan dengan dokter jika Anda sedang menderita penyakit berat, seperti pankreatitis akut, infeksi berat, atau penyakit kronis tertentu.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
- Informasikan kepada dokter jika sedang mengonsumsi obat lain, termasuk antibiotik, suplemen, atau produk herbal, untuk mencegah interaksi.
- Segera hentikan penggunaan dan periksakan diri ke dokter jika muncul reaksi alergi setelah mengonsumsi Synbio.
Dosis dan Aturan Pakai Synbio
Dosis Synbio dapat berbeda-beda tergantung usia, kondisi kesehatan, dan tujuan penggunaan. Secara umum, dosis Synbio adalah:
- Dewasa usia ≥18 tahun: 1 kapsul, 1 kali sehari atau sesuai anjuran dokter.
Keamanan dan dosis Synbio untuk anak-anak belum ditetapkan secara pasti. Jika ingin memberikan suplemen ini kepada anak, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.
Cara Menggunakan Synbio dengan Benar
Gunakan Synbio sesuai petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter. Agar manfaat Synbio optimal, ikuti cara penggunaan berikut:
- Konsumsi Synbio sesuai dosis yang dianjurkan, jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.
- Synbio dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan, sesuai petunjuk kemasan.
- Telan kapsul Synbio dengan bantuan air putih. Jangan dibelah, dibuka, dikunyah, atau dihancurkan.
- Bila lupa mengonsumsi Synbio, segera gunakan saat teringat. Jika sudah mendekati jadwal berikutnya, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis.
- Jika ingin digunakan bersama antibiotik, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Anda dapat memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.
- Simpan Synbio di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Synbio dengan Obat Lain
Synbio dapat berinteraksi dengan beberapa obat, antara lain:
- Penurunan efektivitas kerja probiotik bila digunakan bersama dengan obat antibiotik.
- Peningkatan risiko efek samping infeksi pada orang dengan daya tahan tubuh lemah jika Synbio digunakan bersama obat yang melemahkan sistem imun, seperti kortikosteroid dosis tinggi, cyclosporine, atau tacrolimus
Untuk mengurangi risiko interaksi, konsultasikan kepada dokter jika Anda menggunakan Synbio bersama obat lain.
Efek Samping dan Bahaya Synbio
Synbio umumnya aman bila digunakan sesuai anjuran. Namun, pada sebagian orang, suplemen ini dapat menyebabkan efek samping ringan, seperti:
- Rasa tidak nyaman di perut
- Perut kembung
- Peningkatan gas dalam saluran cerna
Bila efek samping ringan tersebut tidak kunjung hilang atau justru semakin memburuk, segera buat janji temu dengan dokter melalui fitur booking di aplikasi ALODOKTER. Selain itu, Synbio juga dapat menimbulkan reaksi alergi, seperti:
- Bengkak pada bibir, lidah, atau wajah
- Ruam atau gatal pada kulit
- Sesak napas
Jika Anda mengalami efek samping tersebut, segera pergi ke IGD rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.