Meski terlihat remeh, pegangan tangan yang dilakukan dengan pasangan ternyata membawa manfaat. Sentuhan fisik seperti berpegangan tangan memiliki manfaat untuk kesehatan fisik dan mental. Bahkan dengan berpegangan tangan, kadar stres bisa menurun.

Interaksi fisik antara sepasang kekasih bukan sekadar hubungan intim semata. Selain pegangan tangan, memeluk, dan mencium juga dapat menimbulkan efek yang positif. Berikut adalah beberapa efek baik dari pegangan tangan terhadap kesehatan:

Ternyata Pegangan Tangan Bisa Menangkal Stres - Alodokter

Efek Menenangkan

Sebuah studi terhadap belasan pasangan suami-istri usia 30-an dengan kategori kehidupan pernikahan bahagia, dilakukan untuk membuktikan hal tersebut. Pihak istri diberikan tes berupa sengatan listrik ringan di pergelangan kaki dan dimonitor untuk melihat peringatan akan datangnya sengatan dan reaksinya terhadap aktivitas otak.

Saat pemberitahuan diberikan kepada para istri bahwa mereka akan disengat listrik, terlihat peningkatan aktivitas otak melalui pemeriksaan menggunakan fMRI (functional MRI). Namun, saat istri-istri tersebut disengat listrik sambil memegang tangan suaminya, maka gambaran aktivitas di otak mereka tampak lebih tenang.

Hal serupa juga terlihat pada balita, saat anak sedang resah dan gelisah, Si Kecil akan mencari sentuhan fisik dari orang tua atau pengasuhnya. Saat anak mendapatkan sentuhan fisik, seperti pegangan tangan dari orang tuanya, ia akan merasa tenang. Kemudian perlahan rasa stres dan gelisah tersebut akan menghilang, dan Si Kecil merasa lebih nyaman.

Meredakan Stres

Pegangan tangan dapat melambatkan detak jantung, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi produksi hormon stres. Hal ini karena pada momen ketika terdapat kontak fisik dengan orang yang disayangi, tubuh akan memproduksi lebih banyak zat kimia otak bernama serotonin yang menimbulkan rasa bahagia, dan mengurangi produksi kortisol yang merupakan hormon stres. Hasilnya, ketegangan dan stres yang dirasakan berkurang karena merasa lebih rileks.

Pegangan tangan tidak hanya memperkuat ikatan dengan pasangan, namun dalam hubungan pernikahan jangka panjang, hal ini berkontribusi positif terhadap kesehatan fisik dan mental. Penyebabnya, saat saling bersentuhan, tubuh mengalami peningkatan hormon oksitosin (hormon cinta) yang membantu mempertahankan perasaan keterikatan yang dalam.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Sebagai hasil dari menurunnya kadar stres, penelitian menunjukkan bahwa pegangan tangan juga akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Stres kronis dapat mengganggu fungsi otak yang mengatur daya tahan tubuh.

Ketika Anda stres, hormon kortisol dilepaskan sehingga Anda lebih rentan jatuh sakit atau merasakan nyeri. Sebaliknya, saat kadar stres turun, tubuh akan lebih mampu melawan infeksi dan rasa sakit.

Salah satu pembuktiannya adalah melalui penelitian terhadap 22 pasangan, yang mana istrinya tengah melahirkan. Ketika suami menggenggam tangan istri, nyeri yang dialami oleh istri berkurang. Bahkan studi tersebut juga menemukan bahwa irama napas dan detak jantung mereka menjadi sama.

Menjaga keharmonisan hubungan bersama pasangan sangatlah penting. Mengungkapkan rasa sayang pada pasangan dengan tindakan sederhana, seperti pegangan tangan, terbukti mampu mengurangi stres. Lengkapi dengan memanfaatkan waktu berlibur berdua, agar hubungan Anda semakin harmonis.