Kini sudah banyak metode atau produk dalam memutihkan gigi yang mengandung bahan kimia. Produk pemutih ini kemungkinan membawa efek samping. Sebenarnya ada cara yang lebih mudah yang dapat dilakukan sebagai pemutih gigi alami.

Hampir sebagian besar gigi berubah warna karena adanya noda yang menempel pada gigi. Tentu kebanyakan noda bisa berasal dari makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Jangan risau, hal ini dapat diatasi dengan beberapa cara alami memutihkan gigi.

Tersenyum Lebih Percaya Diri Berkat Pemutih Gigi Alami - Alodokter

Hindari Penyebab Noda pada Gigi

Perlu diketahui bahwa noda pada gigi terbagi dalam dua macam, yaitu noda ekstrinsik dan noda intrinsik. Noda ekstrinsik adalah noda yang terjadi di permukaan gigi dan disebabkan oleh kebiasaan atau perilaku tertentu, seperti penggunaan tembakau atau konsumsi makanan berpigmen tinggi, atau minuman seperti anggur merah.

Sedangkan noda intrinsik adalah noda yang terjadi di struktur gigi bagian dalam. Hal ini biasanya dikaitkan dengan penuaan, di mana penipisan enamel yang berkaitan dengan usia menyebabkan dentin menjadi kuning. Selain itu, juga bisa diakibatkan oleh penggunaan antibiotik jangka panjang.

Untuk mengatasi noda intrinsik, tentu butuh perawatan dokter. Berbeda dengan noda ekstrinsik yang bisa diatasi dengan menghindari penyebab yang mendasari, seperti:

  • Mengurangi konsumsi minuman tertentu
    Minuman yang perlu dibatasi adalah kopi, soda, teh, dan anggur merah. Anda dapat meminimalkan noda dengan mengonsumsi minuman dingin menggunakan sedotan.
  • Membatasi konsumsi gula
    Gula adalah salah satu penyebab utama noda pada gigi. Batasi konsumsi makanan dan minuman mengandung gula berlebih sebagai cara pemutih gigi alami, termasuk sirop dan madu. Sebaliknya, perbanyak konsumsi air mineral.
  • Berhenti merokok
    Selain membuat gigi kuning, rokok dapat memicu kanker mulut.

Beragam Makanan yang Dapat Memutihkan Gigi

Ada beberapa jenis makanan yang dapat berperan menjaga kesehatan dan bermanfaat sebagai salah satu cara pemutih gigi alami. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Stroberi
    Buah stroberi dinilai sangat membantu membuat gigi Anda menjadi putih karena mengandung asam malat.
  • Apel dan wortel
    Apel dan wortel dapat meningkatkan produksi air liur, yang berperan sebagai agen pembersih mulut. Selain itu, keduanya juga dapat membunuh bakteri serta membersihkan gigi.
  • Jeruk dan nanas
    Hampir sama dengan apel dan wortel, kedua jenis buah ini juga dinilai dapat meningkatkan produksi air liur yang dapat membersihkan dan memutihkan gigi secara alami.

Selain beragam makanan di atas, ada juga makanan lainnya yang memiliki manfaat dalam melindungi gigi dari kerusakan, yaitu susu, keju, dan produk olahan susu lainnya, seperti yoghurt. Hal ini dikarenakan kandungan asam laktat di dalamnya. Sebuah penelitian menemukan bahwa anak-anak yang makan yoghurt empat kali seminggu memiliki kerusakan gigi lebih sedikit daripada anak-anak yang tidak makan yoghurt.

Berbagai Bahan Pemutih Gigi Alami

Selain mengonsumsi makanan tertentu, mengoleskan beberapa jenis bahan alami langsung pada gigi juga dapat menjadi pemutih gigi alami:

  • Minyak kelapa
    Meski belum ditemukan penelitian secara pasti, tetapi sebagian orang percaya bahwa minyak kelapa dapat menghilangkan bakteri, serta membuat gigi lebih putih dan lebih cerah.
  • Baking soda
    Menyikat gigi dengan baking soda memang sudah umum dilakukan sebagai cara pemutih gigi alami. Meski masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, tapi beberapa penelitian mengemukakan bahwa pasta gigi yang mengandung baking soda dinilai efektif dalam membersihkan gigi kuning.
  • Cuka sari apel
    Cuka sari apel merupakan salah satu makanan yang sangat baik dalam kesehatan gigi. Asam asetat yang merupakan bahan aktif utama dalam cuka sari apel, dinilai efektif dalam membunuh bakteri, membersihkan mulut, bahkan ikut membantu memutihkan gigi Anda.

Sebelum menggunakan beragam bahan pemutih gigi alami, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter gigi. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, karena kondisi mulut dan gigi tiap orang berbeda.