Thrombophob bermanfaat untuk mengatasi memar atau gumpalan darah di bawah kulit akibat cedera atau radang pada pembuluh darah vena yang terletak dekat dengan kulit (superficial phlebitis).  

Thrombophob mengandung heparin natrium. Heparin merupakan obat antikoagulan yang bekerja dengan cara menghambat kerja protein yang berperan dalam proses pembekuan darah. Thrombophob tidak boleh digunakan pada luka terbuka dan ulkus kulit.

Thrombophob - alodokter

Produk Thrombophob

Terdapat dua jenis produk Thrombophob yang tersedia di Indonesia, yaitu:

  • Thrombophob gel
    Thrombophob gel mengandung zat aktif heparin natrium sebanyak 20.000 IU di tiap 100 gram.
  • Thrombophob salep
    Thrombophob salep terdiri dari campuran heparin natrium 5.000 IU dan benzyl nicotinate 250 mg.

Apa Itu Thrombophob

Golongan Obat bebas terbatas
Kategori Antikoagulan
Manfaat Mengatasi memar atau gumpalan darah di bawah kulit akibat cedera atau superficial phlebitis
Digunakan oleh Dewasa dan anak-anak
Heparin di dalam Thrombophop untuk ibu hamil dan menyusui Kategori C: Heparin pada studi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Thrombophob tidak terserap ke dalam ASI. Namun, ibu menyusui disarankan untuk tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.

Bentuk obat Salep dan gel

Peringatan Sebelum Menggunakan Thrombophob

Sebelum menggunakan obat ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Jangan menggunakan Thrombophob jika Anda alergi terhadap kandungan yang ada pada obat ini. Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki.
  • Jangan menggunakan Thrombophob pada luka terbuka dan ulkus kulit.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan Thrombophob jika Anda sedang menjalani pengobatan dengan suplemen, produk herbal, atau obat apa pun, terutama obat antikoagulan lain, seperti warfarin.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan Thrombophob jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau overdosis setelah menggunakan Thrombophop

Dosis dan Aturan Pakai Thrombophob

Oleskan Thrombophob tipis-tipis pada area yang tedampak sebanyak 2–3 kali sehari. Jika Anda ragu atau memiliki kondisi kesehatan khusus, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan dosis dan durasi yang sesuai dengan kondisi Anda.

Cara Menggunakan Thrombophob dengan benar

Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan Thrombophob sebelum menggunakannya.

Oleskan Thrombophob tipis-tipis pada area kulit yang mengalami memar.

Jika lupa menggunakan Thrombophob, disarankan untuk segera menggunakannya bila jeda dengan jadwal penggunaan berikutnya belum terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Simpan Thrombophob di dalam suhu ruangan dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Thrombophob dengan Obat Lain

Belum diketahui interaksi antarobat yang pasti terjadi jika Thrombophob digunakan bersama obat, suplemen, atau produk herbal tertentu.

Namun, heparin yang terkandung di dalam produk ini jika digunakan bersama obat lain bisa menyebabkan interaksi berupa peningkatan efek antikogulan jika digunakan bersama obat pengencer darah atau obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).

Beri tahu dokter jika Anda berencana menggunakan Thromnophob bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun, untuk mencegah interaksi antarobat yang tidak diinginkan.

Efek Samping dan Bahaya Thrombophob

Jika digunakan sesuai aturan pakai yang ada, produk ini jarang menyebabkan efek samping. Namun, hentikan penggunaan dan segera ke dokter jika memar tidak kunjung membaik, terjadi iritasi pada kulit, atau terjadi reaksi alergi obat setelah penggunaan Thrombophob.