Tifus disebabkan oleh bakteri Rickettsia atau Orientia. Bakteri tersebut dapat ditemukan pada hewan, seperti tikus dan kucing, serta kutu tubuh.

Berdasarkan jenisnya, ada tiga jenis tifus, yaitu:

1. Tifus Epidemik

Tifus ini disebabkan oleh bakteri Rickettsia prowazekii. Tifus epidemik ditularkan melalui gigitan kutu tubuh yang terinfeksi. Seseorang yang memiliki riwayat tifus epidemik berisiko mengalami infeksi kembali. Kondisi ini disebut dengan penyakit Brill-Zinsser.

2. Tifus Murin

Tifus murin disebabkan oleh bakteri Rickettsia typhi. Bakteri tersebut ditularkan melalui gigitan kutu pada tikus atau kucing. Bakteri ini juga dapat menular melalui sentuhan dengan kotoran kutu yang terinfeksi.

3. Tifus Scrub

Tifus scrub disebabkan oleh bakteri Orientia tsutsugamushi. Bakteri ini juga  dapat menyebar melalui gigitan kutu.

Faktor Risiko Tifus

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena tifus, yaitu:

  • Digigit oleh kutu atau tungau yang terdapat pada tikus atau kucing
  • Bersentuhan dengan kulit, pakaian, atau rambut seseorang yang terdapat kutu
  • Tinggal di wilayah yang padat penduduk atau kebersihannya tidak terjaga
  • Mengunjungi daerah yang banyak terjadi tifus
  • Memelihara hewan ternak, seperti unggas, kambing, atau sapi
  • Bekerja di lahan pertanian atau perkebunan
  • Memiliki rumah dengan lantai atau halaman yang masih berupa tanah
  • Memiliki tempat tinggal dekat dengan danau