Setiap orang tua pasti menginginkan agar anaknya menjadi cerdas. Namun, tidak jarang orang tua bingung memahami cara-cara yang benar untuk membimbing agar anak menjadi cerdas.

Sebelum mencari informasi mengenai bagaimana agar anak cerdas, tidak ada salahnya Anda lebih dulu memahami bahwa anak memiliki kecerdasan dan bakat yang berbeda-beda. Hindari memojokkan anak Anda dengan beragam omelan, hanya karena ia tidak memiliki kecerdasan yang sama dengan anak lainnya. Mungkin anak Anda memiliki kecerdasan di bidang lain yang belum Anda ketahui.

Tips Agar Anak Cerdas - Alodokter

Berbagai Tips untuk Membantu Meningkatkan Kecerdasan Anak

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk membantu perkembangan otak anak, agar anak cerdas. Beberapa hal di bawah ini bahkan bisa dilakukan sejak anak masih bayi.

  • Berikan ASI eksklusif
    Ingin agar anak cerdas? Janganlah mudah menyerah dalam memberikan ASI. Penelitian menunjukkan bahwa memberikan ASI eksklusif pada bayi dapat meningkatkan perkembangan dan fungsi otak Selain itu, ASI juga dapat mengurangi risiko anak mengalami masalah dalam belajar atau dalam berperilaku ketika dewasa nanti.
  • Membacakan buku sejak masih bayi
    Jangan berpikir membacakan buku pada bayi merupakan hal yang percuma. Sekalipun Si Kecil belum mengerti atau belum bisa membaca, membacakannya buku sejak bayi dapat membantu perkembangan otaknya agar anak cerdas. Anak cenderung memiliki kosakata yang lebih banyak, serta kemampuan mengingat dan mendengarkan yang lebih baik. Bahkan, membacakan cerita sejak bayi dapat membantu anak untuk lebih mencintai buku di kemudian hari.

Anda tidak perlu buku cerita yang panjang dan lama membacakannya, cukup beberapa menit yang menyenangkan sebelum tidur. Karena anak Anda masih bayi, pilihan buku yang tepat adalah buku berbahan kain, plastik, berwarna cerah, dan memiliki gambar yang menarik. Kenapa berbahan kain atau plastik? Karena pada sekitar usia 6 bulan, anak akan menunjukkan ketertarikannya terhadap buku dengan memasukannya ke dalam mulut dan menggigitnya.

  • Mengajak anak berkomunikasi
    Sekalipun anak belum bisa bicara dengan jelas, dia tetap dapat mengerti apa yang Anda bicarakan, meski hanya secara umum. Mengajak berbicara bisa memancingnya untuk ikut menanggapi apa yang Anda bicarakan. Kemampuan berbahasa dan bicara sejak kecil dapat membantunya mengembangkan kemampuan interpersonal, membaca, dan menulis di kemudian hari. Memulai berkomunikasi sejak dini sangat penting dan memiliki tujuan agar anak cerdas di kemudian hari.
  • Mengenalkan musik sejak dini
    Studi yang dilakukan pada anak usia 5 tahun dan mahasiswa menunjukkan bahwa mendengarkan musik dapat meningkatkan kreativitas, serta meningkatkan kemampuan saat melakukan tes kognitif. Sebuah studi lainnya juga menunjukkan bahwa pada usia dua bulan, seorang bayi dapat mengingat melodi-melodi singkat. Bahkan pada janin usia 35 minggu dapat mengingat beragam suara dan dapat membedakannya. Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih untuk menunjukkan bahwa musik dapat meningkatkan kecerdasan anak.
  • Mangajak anak Anda bermain
    Jangan sepelekan waktu bermain dengan anak. Tidak hanya membuat anak Anda merasa senang, bermain juga dapat membantu perkembangan otak Si Kecil. Pada usia 12 bulan, Anda bisa mengajak anak bermain tepuk tangan sambil bernyanyi. Bantu ia untuk melakukannya dengan menggenggam tangannya, kemudian, biarkan ia melakukannya sendiri. Hal ini dapat membantu meningkatkan koordinasi tangan dan matanya, serta meningkatkan kemampuan bahasanya.

Permainan lain yang dapat Anda lakukan pada anak usia 2 tahun, misalnya dengan mendengarkan suara-suara yang ada di sekitarnya. Kemudian tanyakan pada anak apa yang ia dengar. Permainan ini dapat meningkatkan kemampuannya dalam mendeskripsikan sesuatu dan meningkatkan kemampuannya dalam menyimak.

  • Menyajikan makanan penuh nutrisi
    Guna mendukung perkembangan otak anak dan agar anak cerdas, tentu tidak cukup hanya mengajaknya bermain sambil belajar. Anak perlu asupan gizi tepat yang dapat meningkatkan daya ingat, daya nalar, serta konsentrasi yang baik. Makanan seperti ikan tuna, salmon, sarden, biji-bijian utuh, kacang, apel, oatmeal, sayuran hijau, telur, susu dan produk olahannya, merupakan makanan yang dapat membantu perkembangan otak anak.

Agar anak cerdas tidak hanya melulu soal les tambahan atau sejenisnya. Anda bisa mendukung perkembangan otaknya bahkan sejak ia masih di dalam kandungan. Jangan lupa juga untuk selalu memperhatikan asupan gizinya. Hal-hal seperti pemberian ASI, mengajak bermain, membacakan buku cerita, dan mengajaknya bicara, terkadang tidak terpikirkan sebelumnya. Namun, kegiatan-kegiatan ini dapat meningkatkan perkembangan otak dan membantu mencerdaskan anak.

Jika merasa khawatir dengan masalah tumbuh kembang Si Kecil, atau jika terdapat masalah belajar sehingga ia kesulitan menunjukkan potensinya, Anda bisa membawa Si Kecil untuk berkonsultasi ke dokter atau psikolog.