Hamil bukan alasan untuk menghindari kegiatan berjemur di bawah sinar matahari, lho. Ibu hamil (bumil) tetap diperbolehkan berjemur. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar berjemur tetap aman saat hamil.

Sebagian ibu hamil mungkin ragu untuk berjemur di bawah sinar matahari karena takut kulit akan terbakar. Hal itu tidak sepenuhnya salah, karena kulit ibu hamil memang cenderung lebih sensitif dan mudah terbakar. Namun jika dilakukan dengan cara yang tepat, berjemur bisa membawa dampak positif untuk kesehatan ibu hamil.

Tips Aman Berjemur pada Ibu Hamil - Alodokter

Manfaat Berjemur Sinar Matahari saat Hamil

Jika dilakukan dengan cara yang tepat, berjemur di bawah sinar matahari saat hamil bisa membawa dampak positif untuk kesehatan ibu hamil dan janin, seperti membantu tumbuh kembang janin dan menurunkan risiko darah tinggi pada ibu hamil.

Vitamin D yang terkandung pada sinar matahari juga bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, kesehatan mata, dan tulang ibu hamil.

Hanya saja, jika tidak dilakukan dengan cara yang tepat, berjemur memiliki risiko, misalnya menyebabkan ibu hamil mengalami dehidrasi, chloasma, penuaan dini, atau bahkan kanker kulit.

Tips Aman Berjemur Matahari Saat Hamil

Untuk mendapatkan manfaat berjemur di bawah matahari Bumil dapat melakukan beberapa tips berikut:

1. Oleskan tabir surya atau sunscreen

Saat memutuskan untuk berjemur, hal pertama yang wajib Bumil lakukan adalah menggunakan tabir surya atau sunscreen dengan minimal SPF 30. Hal ini bermanfaat untuk mengurangi risiko kulit Bumil terbakar dan mencegah kanker kulit.

Saat memilih sunscreen, Bumil disarankan menghindari produk yang mengandung oxybenzone dan minyak. Ulangi pemakaian tabir surya setiap dua jam sekali.

2. Hindari bagian perut terbuka

Garis hitam di perut atau linea nigra dapat terjadi pada ibu hamil. Untuk menghindari garis hitam semakin gelap, Bumil disarankan menggunakan pakaian atau pelindung yang dapat menutupi bagian perut.

3. Kenakan pakaian yang longgar

Kenakan pakaian yang longgar dengan warna yang terang untuk melindungi kulit Bumil dari paparan sinar matahari langsung. Selain itu, Bumil juga disarankan untuk menggunakan topi dan kacamata hitam.

4. Cukupi kebutuhan cairan

Jangan lupa juga untuk tetap mencukupi kebutuhan cairan saat berjemur. Hal ini bermanfaat untuk mencegah Bumil mengalami dehidrasi.

5. Batasi waktu berjemur

Meskipun ibu hamil dianjurkan untuk berjemur di bawah sinar matahari, namun tetap batasi durasinya. Jangan sampai Bumil berjemur terlalu lama. Bumil bisa berjemur pada pagi dan sore hari dengan durasi 5-10 menit sebanyak 2-3 kali seminggu.

Ada berbagai manfaat berjemur di bawah sinar matahari untuk ibu hamil. Bumil dapat mencoba beberapa tips di atas agar kegiatan berjemur yang dilakukan tetap aman dan nyaman. Jika memiliki masalah kesehatan tertentu, Bumil sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum berjemur di bawah sinar matahari.