Bagi sebagian pria mempunyai janggut lebat adalah simbol maskulin atau untuk menarik perhatian wanita.  Apalagi kini janggut juga dianggap sebagai gaya yang trendi.  Namun, selain manfaatnya secara estetika, ketahui pula manfaatnya secara medis dan cara merawatnya yang tepat. Yuk cari tahu! 

Tips Mudah Merawat Janggut Bagi Pria - Alodokter

Berbagai cara dilakukan agar janggut dapat tumbuh lebih lebat, seperti membiarkan tumbuh lebat dan tidak mencukurnya atau menggunakan obat penumbuh rambut. Pertumbuhan janggut dipengaruhi oleh faktor genetika atau keturunan. Selain itu juga disebabkan oleh hormon testosteron yaitu hormon seks pada pria.

Melindungi dari Sinar Matahari

Janggut yang lebat dipercaya bisa melindungi wajah dari sinar UV yang berbahaya, namun hal ini masih perlu penelitian lebih lanjut oleh para ahli. Meski demikian janggut tidak dianggap sebagai alternatif perlindungan sinar matahari melainkan sebagai faktor penghambat saja. Untuk melindungi kulit wajah dari sinar UV diperlukan tabir surya terutama di area hidung, pipi, mata dan dahi yang berisiko tinggi terhadap kanker kulit.

Selain itu, beberapa peradangan pada folikel rambut, seperti folikulitis iritan, folikulitis bakterial, dan pseudofolikulitis barbae, dapat muncul pada area janggut yang terluka karena dicukur. Sehingga dengan memelihara janggut, sebenarnya dapat mencegah kondisi tersebut. Namun, tanpa perawatan yang tepat, memelihara janggut juga bisa menyebabkan masalah, karena bakteri, virus, kotoran, bahkan jamur dapat terperangkap dan berkembang. Untuk itu, merawat janggut dengan tepat, menjadi penting, bagi pria yang memutuskan ingin memelihara janggut.

Tips Merawat Janggut

Tidak ada larangan untuk menumbuhkan janggut agar lebat atau memangkas hingga bersih. Tapi yang paling penting adalah bisa merawat janggut yang lebat agar tetap terlihat rapi dan sehat.

Berikut ini cara merawat janggut agar tetap sehat:

  • Bersihkan janggut secara teratur
    Sama halnya seperti rambut, janggut juga perlu dicuci atau keramas menggunakan sampo beberapa kali dalam seminggu. Jangan mencuci janggut menggunakan sabun batangan yang biasa digunakan untuk mandi. Menambahkan kondisioner setelah keramas juga boleh jika diperlukan untuk mempertahankan janggut agar tidak kaku dan terlihat lepek, namun tetap terasa lembut dan bersih, serta mudah diatur.
  • Gunakan produk non-comedogenic
    Produk apa pun yang Anda gunakan secara langsung untuk merawat janggut, juga akan mengenai bagian kulit di baliknya, sehingga mungkin akan menyumbat pori-pori. Dengan memilih produk non-comedogenic membantu Anda terhindar dari masalah kulit seperti komedo dan jerawat.
  • Cukur Janggut.
    Walaupun ingin memelihara janggut yang lebat dan tumbuh panjang, tidak ada salahnya untuk mencukurnya sedikit setiap dua bulan sekali, atau setidaknya memangkas dengan memotong ujung-ujungnya agar kembali terlihat rapi.

Jangan lupa untuk konsumsi makanan sehat dan gizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan janggut. Saat makan lakukan dengan pelan-pelan agar tidak membuat wajah menjadi kotor karena makanan menempel pada janggut.

Tapi, jika kamu kesulitan menumbuhkan janggut menjadi lebat, tidak usah khawatir yah, karena wajah mulus tanpa janggut pun tidak masalah kok asal bersih, rapi dan sehat.