Wajah sindrom Down memiliki ciri khas yang mudah dikenali sejak pandangan pertama. Namun, di balik ciri tersebut terdapat penjelasan medis yang penting dipahami agar anak dengan sindrom Down tidak distigmatisasi dan mendapatkan dukungan yang sesuai sejak dini.
Sindrom Down merupakan kelainan genetik yang memengaruhi tumbuh kembang anak, termasuk perbedaan pada fitur fisik tertentu. Salah satu ciri yang kerap dikenali adalah karakteristik wajah sindrom Down, meskipun tingkat kejelasannya dapat berbeda-beda pada setiap individu.

Ciri Khas Wajah Sindrom Down
Karakteristik wajah sindrom Down umumnya berupa kombinasi beberapa ciri berikut. Namun, setiap anak memiliki keunikan masing-masing, sehingga tidak semua ciri ini selalu muncul bersamaan:
1. Mata terlihat miring ke atas
Mata pada anak dengan sindrom Down sering terlihat agak miring ke atas. Di sudut dalam mata, biasanya terdapat lipatan kulit tambahan. Ciri ini merupakan bagian dari perbedaan perkembangan wajah dan tidak memengaruhi kemampuan melihat secara langsung.
2. Hidung lebih kecil dan tampak datar
Hidung umumnya terlihat kecil dengan pangkal hidung yang lebih datar. Perbedaan ini berkaitan dengan perkembangan tulang wajah yang terjadi sejak masa kehamilan.
3. Wajah tampak lebih bulat dan rata
Wajah sering terlihat lebih bulat, terutama di bagian tengah. Hal ini terjadi karena struktur tulang pipi dan rahang yang berkembang dengan bentuk yang sedikit berbeda, sehingga memberi kesan wajah lebih rata.
4. Mulut lebih kecil
Mulut cenderung berukuran lebih kecil, dan pada sebagian bayi, lidah dapat tampak keluar. Ini biasanya disebabkan oleh otot mulut dan lidah yang masih lemah, bukan karena kebiasaan atau kelainan tertentu.
5. Telinga berukuran kecil
Telinga sering kali tampak lebih kecil dan posisinya sedikit lebih ke bawah. Meski terlihat berbeda, pemeriksaan pendengaran tetap diperlukan untuk memastikan fungsi telinga berjalan dengan baik.
6. Leher tampak lebih pendek
Leher bisa terlihat lebih pendek dan kadang terdapat lipatan kulit di bagian belakang. Ciri ini cukup umum dan menjadi bagian dari variasi fisik pada sindrom Down.
7. Bagian belakang kepala lebih datar
Pada bayi, bagian belakang kepala dapat terlihat lebih datar. Selain faktor genetik, posisi tidur juga bisa memengaruhi bentuk kepala pada awal kehidupan.
Penjelasan Medis Wajah Sindrom Down
Wajah penderita sindrom Down memiliki karakteristik yang khas karena kelainan kromosom, yaitu adanya satu salinan tambahan kromosom 21 yang dikenal sebagai trisomi 21. Kondisi ini memengaruhi proses pembelahan dan perkembangan sel, termasuk pembentukan tulang wajah, otot, dan jaringan tubuh lainnya.
Selain ciri wajah, sindrom Down juga dapat disertai perbedaan fisik lain, seperti bentuk tangan, tinggi badan, serta peningkatan risiko kondisi medis tertentu, misalnya kelainan jantung bawaan, gangguan pendengaran, dan masalah tiroid. Namun, tidak semua anak dengan sindrom Down mengalami komplikasi yang sama.
Ciri fisik sindrom Down tidak dapat dicegah karena terjadi sejak masa awal pembentukan janin. Meski demikian, stimulasi dini, perawatan kesehatan yang tepat, serta dukungan keluarga dan lingkungan berperan besar dalam membantu anak
Apabila Anda memiliki kekhawatiran terkait ciri fisik anak atau menduga adanya sindrom Down, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pendampingan yang sesuai.
Konsultasi dapat dilakukan kapan dan di mana saja melalui fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.