Cara Mengatasi Depresi dengan Terapi Pola Pikir dan Perilaku

Depresi adalah suatu kondisi yang bisa teratasi jika penanganannya dimulai sesegera mungkin. Salah satu cara mengatasi depresi yang terbukti bisa mencegah kondisi ini menyerang kembali adalah terapi psikologi untuk pola pikir dan perilaku.

Depresi merupakan salah satu gangguan kesehatan mental yang memengaruhi cara berpikir, tingkah laku, dan emosi. Salah satu ciri gangguan ini adalah membuat Anda berpikir hidup tidak memiliki arti lagi untuk dijalani sehingga berdampak pada hilangnya gairah dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Sedangkan sedih dan rewel adalah beberapa gejala depresi pada anak.

how to overcome depression - alodokter

Jika tidak segera ditangani, depresi bisa berdampak serius pada hidup penderitanya. Anda bisa terjerumus ke dalam kebiasaan-kebiasaan buruk yang membahayakan kesehatan, seperti penyalahgunaan narkoba dan minuman beralkohol. Kebiasaan buruk lain yang juga mungkin dilakukan adalah melukai diri sendiri hingga percobaan bunuh diri.

Menangani masalah depresi, seringkali memerlukan bantuan medis profesional dari psikolog maupun psikiater, hal ini berguna untuk mengidentifikasi masalah yang sebenarnya terjadi, dan penanganan seperti apa yang sesuai untuk kondisi yang dialami, umumnya pendekatan penanganan kondisi ini perlu dilakukan secara holistik, baik melalui pengobatan juga psikoterapi.

Bagaimana Cara Mengatasi Depresi dengan Psikoterapi?

Psikoterapi dianggap sebagai salah satu cara mengatasi depresi yang sangat efektif. Karena terapi ini bisa membantu Anda mengenali dan mengubah pola pikir dan tingkah laku Anda terhadap suatu hal yang menjadi pemicu depresi. Dengan mengubah pola pikir, perilaku, gaya hidup, dan memulai aktivitas fisik yang menyehatkan, Anda bisa mengurangi gangguan akibat depresi dan melawan depresi selain dengan bantuan obat-obatan yang diberikan oleh psikiater sesuai kebutuhan, psikoterapi juga mampu mencegah munculnya depresi kembali pasca pengobatan.

Berikut adalah penerapan dari cara mengatasi depresi berdasarkan berbagai jenis terapi psikologis, seperti perilaku kognitif maupun antar personal. Segera lakukan beberapa tips ini agar Anda tidak terus berlarut dalam kesedihan yang mematahkan motivasi dan merusak aktivitas sehari-hari, hobi, bahkan hubungan seksual dengan pasangan.

  • Berlatih memerangi setiap pikiran negatif yang datang dengan menggunakan logika. Dengan demikian Anda akan mengembangkan kemampuan toleransi dan mengatasi masalah dengan perilaku yang lebih positif dan sehat.
  • Lakukan hal baru, berbeda, dan menyenangkan setiap Anda mulai merasa depresi atau aura negatif menyerang, misalnya dengan mengikuti kelas menyelam. Melakukan hal baru akan membuat Anda merasa tertantang, sehingga merangsang dan meningkatkan hormon dopamine yang berkaitan dengan rasa senang, kenikmatan dan pembelajaran.
  • Membuat buku harian yang bercerita tentang suasana hati Anda untuk membantu melihat perasaan negatif dari sudut pandang yang berbeda. Terapi ini juga sekaligus menjadi pengingat akan hal-hal positif yang pernah terjadi dalam hidup Anda, juga disarankan untuk mencatat paling tidak satu hal positif yang terjadi setiap harinya, dengan demikian dapat melatih Anda untuk tetap berpikiran dan berperilaku positif.
  • Menjaga kontak sosial adalah salah satu cara untuk memerangi rasa terisolasi yang menjadi pemicu depresi. Perbanyak komunikasi dengan keluarga maupun teman atau kerabat dekat yang Anda percaya, agar Anda tidak merasa sendiri, kosong, atau tidak berarti.
  • Buatlah suatu rutinitas baru yang menjaga Anda tetap termotivasi dengan keseharian yang menarik dan lebih tertata, memiliki tujuan atau tanggung jawab baru yang lebih realistis, dan terhindar dari perubahan suasana hati atau serangan pola pikir lama penyebab depresi.
  • Melakukan olahraga seperti jalan kaki sebanyak 3-5 kali seminggu selama 20-30 menit bisa¬†mencetuskan produksi hormon endorfin, sehingga mampu meningkatkan suasana hati menjadi lebih bergairah dan semangat.
  • Miliki waktu tidur yang cukup minimal 6 hingga 8 jam perhari. Kurangnya waktu tidur maupun waktu tidur yang berlebihan, dapat memperburuk depresi.
Pastikan Anda telah berkonsultasi dengan psikolog maupun psikiater, dan jalani upaya untuk mengatasi depresi sesuai dengan anjuran yang diberikan. Berbagai cara mengatasi depresi ini tentunya akan lebih efektif lagi dengan dukungan dan peran serta keluarga maupun kerabat. Anda bisa bersama-sama bergabung dalam sebuah kelompok dukungan bagi sesama penderita depresi, di mana Anda bisa saling bertukar pikiran dan pengalaman dalam mengatasi depresi, sehingga dapat memahami kondisi ini dengan lebih baik lagi. Jika Anda mulai merasakan adanya tanda-tanda depresi kembali, atau merasakan gangguan yang tidak dapat ditangani sendiri, jangan ragu untuk segera mencari bantuan dari ahlinya, sebelum gangguan semakin berat.