Cooler Bag ASI Menjadi Sahabat Kekinian untuk Ibu dan Bayi

Kembali bekerja bukan berarti berhenti memberikan ASI untuk si Kecil. Dengan memerah ASI, bayi tetap dapat mendapatkan ASI tanpa keberadaan ibu di sampingnya. Selain pompa pemerah dan botol penyimpan ASI, ada satu lagi senjata yang sebaiknya dimiliki ibu yang ingin terus memberikan ASI meski bekerja: cooler bag ASI.

Kini cooler bag ASI telah banyak dijual dengan beraneka warna, motif, dan bentuk. Cooler bag ASI ini biasanya dilindungi oleh lapisan insulator atau styrofoam yang dapat mencegah udara luar untuk masuk sehingga suhu di dalam tas tetap terjaga. Dengan demikian, ASI juga akan terlindungi.

cooler bag ASI-alodokter

Cooler bag ASI yang baik umumnya terbuat dari tiga jenis bahan, yaitu lapisan insulator thermal, lapisan tahan air, dan lapisan luar. Lapisan tahan air yang baik umumnya berupa bahan katun laminasi, PUL, atau plastik vinil. Sementara lapisan terluar bisa  jadi sama dengan lapisan tahan air atau bisa juga berupa bahan tertentu lainnya, seperti kain kanvas.

Cooler bag ASI ini sangat berguna bagi ibu pekerja yang perlu waktu tempuh lebih dari 30 menit selama perjalanan pulang dari kantor ke rumah. Kualitas Air Susu Ibu Perah (ASIP) yang disimpan di dalam tas kemungkinan akan menurun atau bahkan sudah tidak layak konsumsi jika tidak disimpan di dalam cooler bag ASI, terutama jika perjalanan kantor ke rumah butuh waktu lama. Untuk memaksimalkan manfaat, periksa cooler bag ASI Anda secara teratur untuk mendeteksi adanya kerobekan atau ritsleting yang rusak atau tidak tertutup sempurna.

Selain cooler bag ASI, berikut beberapa sarana yang sebaiknya dapat diakses ibu menyusui di tempat kerja:

  • Ruangan bersih dan relatif privat untuk memerah ASI. Beberapa kantor menyediakan ruangan khusus untuk memerah ASI, lengkap dengan lemari pendingin untuk menyimpan ASI. Sementara di kantor yang belum menyediakan ruang serupa, sebagian ibu menyusui biasa menggunakan mushola atau ruang rapat yang sedang tidak digunakan untuk memerah ASI.
  • Pompa ASI. Beberapa ibu merasa lebih nyaman memerah ASI dengan tangan. Baik menggunakan tangan maupun pompa, jangan lupa untuk mencuci tangan lebih dulu sebelum memerah.
  • Botol plastik atau kantong plastik yang didesain khusus untuk menyimpan ASI. Kantong bisa jadi cenderung mudah robek atau bocor terutama jika dimasukkan dan dibawa-bawa di dalam cooler bag ASI. Oleh karenanya, Anda mungkin dapat menempatkan plastik tersebut di dalam kotak wadah makanan yang tertutup rapat agar lebih kokoh. Hindari menempatkan ASI di dalam botol plastik sekali pakai atau kantong plastik yang biasa dipakai sehari-hari dan tidak didesain khusus untuk ASI. Sebaiknya hindari botol kaca karena berisiko pecah saat dibawa-bawa di dalam cooler bag ASI. Pastikan juga wadah-wadah penyimpan ini benar-benar steril. Beri label pada tiap botol dan tuliskan informasi tanggal dan jam berapa ASI tersebut diperah.
ASIP yang disimpan dalam suhu ruang hanya dapat bertahan selama setidaknya 6 jam.  Jika suhu ruangan lebih dari 25 derajat Celcius, usia ASIP dapat menjadi lebih singkat, yaitu sekitar 2-4 jam. Oleh sebab itu, idealnya, untuk menjaga kualitas, botol berisi ASIP disarankan untuk disimpan di dalam lemari pendingin selama ibu bekerja. Tetapi jika kantor Anda tidak menyediakan sarana tersebut, Anda dapat menyimpan ASIP di dalam cooler bag ASI yang sudah dilengkapi dengan kantong berisi gel. Sebelum dibawa di dalam tas, simpan kantong gel tersebut semalaman dalam freezer. Kantong gel akan menyimpan hawa dingin tersebut sehingga suhu dalam cooler bag ASI juga ikut dingin. ASIP yang disimpan di insulated cooler bag ASI dengan ice packs dapat bertahan setidaknya selama 24 jam.

Sebagai pengetahuan, ASI yang disimpan di dalam lemari pendingin dapat bertahan selama setidaknya lima hari. Sementara yang disimpan dalam freezer bersuhu minus 18 derajat Celcius dapat bertahan hingga enam bulan dalam kondisi optimal. Perlu diingat juga bahwa makin lama masa penyimpanan, maka makin tinggi risiko kehilangan kandungan vitamin C.

Memerah ASI di tempat kerja memang membutuhkan komitmen jangka panjang, disiplin, dan meluangkan lebih banyak waktu tersendiri. Tetapi banyak ibu yang bersedia menjalani kerumitan tersebut demi memberikan yang terbaik untuk anak. Oleh karena membutuhkan waktu dan ruang tersendiri, maka ada baiknya bagi Anda untuk menginformasikan kebutuhan kepada atasan di kantor.

Tidak hanya bagi bayi, memerah ASI juga bermanfaat bagi ibu menyusui. Payudara yang terasa sakit karena kebutuhan untuk mengeluarkan ASI akan reda setelah ASI diperah. Memerah ASI juga akan membuat aliran ASI makin lancar sehingga bayi tetap dapat menyusui dari payudara. Kebiasaan memerah ASI ini dapat dimulai di rumah sejak sebelum cuti melahirkan berakhir. Dengan demikian Anda bisa mengetahui jadwal rutin yang terbaik mengenai kapan ASI sedang mengalir dengan lancar.