Gara-gara Hubungan Jarak Jauh Jadi Putus? Alasan Basi!

Jauh di mata dekat di hati, mungkin itulah yang terjadi saat dua orang menjalani hubungan jarak jauh. Pertanyaannya, bagaimana cara menjaga hubungan semacam ini bisa tetap langgeng?

Kemungkinan untuk mendapatkan kebahagiaan bagi orang-orang yang menjalani hubungan jarak jauh alias long distance relationship (LDR) tetap ada. Mereka bisa memiliki hubungan yang sama romantisnya dan bahkan membentuk ikatan yang lebih kuat dibandingkan hubungan jarak dekat.

gara-gara hubungan jarak jauh jadi putus alasan basi - alodokter

Seperti Apa Hubungan yang Sehat?

Hubungan jarak jauh atau LDR pada umumnya berdampak kepada mental salah satu pihak atau bahkan kedua belah pihak. Secara emosional, terutama pada jangka panjang, hubungan jenis ini bisa terasa berat dan menyiksa karena terbukti tidak mudah mengatasi rasa kehilangan seseorang. Sering kali yang muncul adalah rasa kesepian dan merasa tidak diperhatikan.

Untuk mengatasi kemungkinan terjadinya gejala-gejala tidak sehat secara emosional, maka diperlukan strategi khusus bagi kalian yang menjalani hubungan jarak jauh. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjadikan LDR tetap terasa sehat dan menyenangkan.

  • Jangan saling menyalahkan

Tidak ada seorang pun yang ingin hidup terpisah jauh dengan orang yang dicintainya. Menyalahkan pihak lain atas terjadinya hubungan jarak jauh tidak akan mempermudah keadaan. Ingatlah bahwa terjadinya LDR adalah demi kebaikan pasangan atau tujuan tertentu juga, misalnya karena dia harus mencari nafkah atau menjalani pendidikan.

  • Manfaatkan kemajuan teknologi

Yang membuat seseorang enggan menjalani LDR adalah kesulitan untuk bertemu satu sama lain. Beruntung, teknologi terkini memiliki aneka aplikasi yang bisa “mendekatkan” kalian yang terpisahkan oleh jarak yang jauh. Dengan teknologi yang ada sekarang pula, komunikasi bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari bertukar kabar lewat tulisan, suara, bahkan melihat pasangan. Lakukan komunikasi tersebut secara rutin agar ikatan di antara kalian berdua tetap kuat.

  • Jangan percaya “katanya”

Salah satu yang sering membuat sebuah hubungan baik jarak dekat maupun jarak jauh adalah kecenderungan untuk percaya kepada kabar burung. Selain kabar burung, aktivitas di media sosial juga sering menjadi penyebab rusaknya rasa kepercayaan antarpasangan. Untuk itu, upayakan untuk saling bersikap terbuka, termasuk untuk mengonfirmasi apa pun kabar yang beredar. Sadarilah bahwa hubungan yang sehat selalu dilandasi oleh kejujuran, kepercayaan, dan keterbukaan.

  • Sibukkan diri dengan hobi

Memiliki ketertarikan lain selain memikirkan pasangan yang jauh adalah penting agar kalian mampu mengatasi perasaan terkungkung. Dengan adanya LDR, seharusnya menjadikan masing-masing pribadi untuk lebih leluasa dalam memanfaatkan waktu menikmati hobi. Bayangkan jika kekasih atau suami kembali ke rumah, maka waktu menikmati hobi mungkin tidak akan seleluasa saat menjalani LDR.

  • Saling mengunjungi

Jika saat menjalani LDR timbul pertengkaran, maka mengunjungi tempat pasangan tinggal adalah solusi yang sangat baik. Yang penting, lakukan hal ini secara bergantian agar tidak ada yang mengklaim dirinyalah yang selalu berusaha, sementara pihak lain bersikap pasif. Pertemuan ini bisa meredakan hal-hal lain yang bisa memperrumit masalah.

  • Terhubung secara seksual

Jika kalian sudah menikah dan terpaksa menjalani hubungan jarak jauh, maka tetaplah berusaha terkoneksi secara seksual dengan pasangan. Hal ini bisa dilakukan melalui saling berkirim pesan teks yang sedikit terkesan sensual atau bisa juga dilakukan saat sedang bertelepon. Tentu saja koneksi seksual juga bisa dilakukan saat kalian melakukan video call pribadi.

Cobalah hal-hal di atas agar hubungan jarak jauh kalian tetap bisa berjalan sehat, terutama bagi sisi psikologi kalian berdua.