Kini media sosial seakan tidak terpisah dari aktivitas sehari-hari. Tidak heran jika banyak yang merasa mengungkapkan rasa kesal, marah, atau sedih melalui sosial media dapat melegakan. Tapi, sebenarnya ada berbagai konsekuensi dari tindakan tersebut.

Mencurahkan isi hati atau sering disebut . Tetapi, ada baiknya kamu tidak curhat ke sembarang orang atau tempat, apalagi di media sosial.

Pikir-pikir Lagi Sebelum Curhat di Media Sosial - Alodokter

Berbagai Kemungkinan Negatif Curhat di Media Sosial

Sebagian orang merasa lega setelah menceritakan hal yang membuatnya kesal di media sosial. Apalagi setelah mendapat banyak komentar dukungan atau menyukai dengan memberi simbol likes. Tetapi, sebenarnya curhat di media sosial sering tidak menyelesaikan masalah dan justru dapat berdampak negatif.

  • Lega, tapi hanya sebentar

Alasan orang curhat dan bahkan mengungkapkan perasaan negatif mereka di media sosial umumnya karena mereka merasa lebih lega setelah melakukannya. Tetapi, ternyata perasaan lega dan tenang ini hanya berlangsung dalam jangka pendek. Lebih jauh, peneliti menemukan bahwa orang-orang yang terbiasa mengungkapkan kemarahannya di media sosial, adalah orang yang di dunia nyata lebih sering mengekspresikan kemarahannya dengan cara negatif.

  • Ada konsekuensinya

Ada orang yang sering curhat di media sosial tentang hal-hal di sekitarnya, termasuk tentang pekerjaan atau lingkungan terdekatnya. Mereka kadang tidak sadar bahwa unggahan ini juga dapat dibaca orang di kantor dan bahkan mungkin dibaca orang yang sedang ia keluhkan. Peneliti menemukan, ada orang yang kehilangan pertemanan karena unggahan mereka di media sosial, juga ada juga yang dilaporkan ke atasan.

  • Emosi yang diekspresikan bisa menular

Unggahan bernada kemarahan ternyata lebih sering dibagikan ulang daripada unggahan tentang kegembiraan. Ini membuat emosi kemarahan lebih cepat viral. Peneliti menemukan, emosi seseorang bisa terpengaruh status yang diunggah orang lain di media sosial, terutama tentang ekspresi emosi negatif.

Yuk Berbagi di Media Sosial dengan Lebih Sehat

Meski curhat harus dilakukan lebih hati-hati, bukan berarti kamu tidak perlu berbagi apapun di media sosial, lho. Berikut cara yang lebih sehat untuk mengekspresikan diri di media sosial:

  • Batasi unggahan tentang hubungan pribadi

Seperti di dunia nyata, akan lebih baik jika kamu membatasi unggahan tentang hal personal, seperti hubungan pribadi. Termasuk unggahan positif, terutama unggahan negatif.

  • Tunda unggahan

Setelah mengetik panjang lebar tentang hal yang kamu keluhkan, tunda dulu sebelum kamu menekan pilihan “kirim.” Daripada curhat di media sosial, coba untuk mengalihkan perhatian dengan melakukan hal lain seperti bermain game atau membaca buku. Selain itu bernapas dalam dan melakukan relaksasi dipercaya menjadi cara paling ampuh untuk meredam rasa negatif dan kembali tenang. Relaksasi bisa kamu lakukan dengan banyak hal mulai dari mandi air hangat, hingga mendengarkan musik.

  • Hindari mengungkap hal detail

Hindari mengunggah cerita atau foto tentang hal detail seperti menu sarapanmu tiap pagi, terutama jika sebagian besar temanmu di media sosial juga adalah orang yang sering kamu temui.

  • Ekspresikan diri dengan cara positif

Kamu bisa menularkan kebahagiaan melalui media sosial lho. Antara lain dengan mengeskpresikan diri secara positif dan tidak hanya fokus ke diri sendiri. Kamu bisa menggunakan media sosial tidak hanya untuk mencari perhatian atau penerimaan, tapi juga untuk terhubung dan menunjukkan perhatian pada orang lain.

Sebaiknya kamu menghindari mengunggah status negatif yang mungkin akan kamu sesali. Ingat bahwa apa yang kita unggah di media sosial akan membuat orang memiliki persepsi tertentu tentang kamu.

Sebaliknya, unggahan positif di media sosial juga akan ‘menular.’ Kalau kamu menulis hal yang menyenangkan, orang yang membaca lebih mungkin akan merasa senang dan menulis hal yang menyenangkan juga.

Setelah kamu mengetahui efek negatif curhat ke media sosial, sebaiknya mulai sekarang lebih berhati-hati memilih mana yang perlu diunggah dan mana yang disimpan saja. Yuk, mulai sebarkan energi positif di media sosial.