Jangan Sampai Kelebihan atau Kekurangan Hormon Tiroid

Hormon tiroid adalah salah satu hormon paling penting dalam tubuh karena keberadaannya memberi dampak kepada tiap sel dan semua organ. Hormon ini diproduksi oleh kelenjar berbentuk seperti kupu-kupu yang berada di tengah leher bagian depan.

Ada dua hormon yang diproduksi dan dilepaskan oleh kelenjar tiroid, yaitu tiroksin (T4) dan triiodothyronine (T3). Karena hormon tiroid memegang peranan penting bagi tubuh, produksi berlebihan maupun terlalu sedikit akan berdampak langsung kepada tubuh.

jangan sampai kelebihan atau kekurangan hormon tiroid - alodokter

Produksi berlebih dari hormon tiroid akan membuat segala sesuatu dalam tubuh berjalan lebih cepat dari seharusnya. Dampak yang sebaliknya akan terjadi ketika kelenjar tiroid memproduksi hormon ini terlalu sedikit.

Untuk bisa bekerja secara optimal, kelenjar tiroid memerlukan perintah dari kelenjar pituari. Kelenjar yang berada di dekat dasar otak ini akan memproduksi, menyimpan, dan melepaskan thyroid stimulating hormone (TSH) atau pemicu hormon tiroid. Jumlah TSH inilah dapat menjadi salah satu penanda tinggi atau rendahnya hormon tiroid dalam tubuh.

Beberapa hal di bawah ini adalah fungsi yang dimiliki oleh kelenjar tiroid.

  • Mampu mempercepat atau memperlambat detak jantung.
  • Melakukan kontrol terhadap proses pembakaran kalori yang dilakukan oleh tubuh. Kontrol metabolisme ini dapat berdampak kepada kenaikan atau penurunan berat badan seseorang.
  • Mengontrol kecepatan proses pergerakan makanan dalam sistem pencernaan.
  • Memberi dampak kepada kekuatan otot.
  • Menaikkan atau menurunkan suhu tubuh.
  • Mengontrol kecepatan tubuh dalam melakukan reproduksi sel.
  • Membantu mengoptimalkan pertumbuhan otak, terutama pada anak-anak.
  • Membantu pertumbuhan anak-anak.
  • Mengaktivasi sistem saraf untuk meningkatkan pusat perhatian dan kecepatan refleks tubuh

Dampak Tingkatan Hormon Tiroid terhadap Kondisi Tubuh

Karena peranan kelenjar tiroid amat penting bagi tubuh, menjaga stabilitasnya menjadi sangat penting untuk dilakukan. Beberapa gejala di bawah ini dapat muncul jika seseorang memiliki terlalu banyak hormon tiroid atau kelenjar tiroidnya terlalu aktif.

  • Mengalami penurunan berat badan.
  • Gemetar atau tremor.
  • Menderita diare.
  • Mengalami kerontokan rambut.
  • Menjadi hiperaktif atau gugup.
  • Tubuh terasa panas secara tiba-tiba sehingga mengeluarkan keringat secara berlebih.
  • Didera kegelisahan dan susah tidur (insomnia).
  • Emosi yang tidak stabil, mudah tersinggung, dan mudah lelah.
  • Degup jantung terpacu lebih cepat dari yang seharusnya.
  • Rentan sakit.

Bukan saja jumlah yang terlalu banyak yang bisa menimbulkan masalah. Jumlah hormon tiroid yang terlalu sedikit juga akan berdampak buruk bagi kesehatan. Beberapa gejala kekurangan hormon tiroid, antara lain:

  • Tidak bertenaga atau gampang kehilangan energi.
  • Mengalami metabolisme tubuh yang lambat.
  • Mudah mengalami kenaikan berat badan.
  • Mudah lelah.
  • Mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi.
  • Lambat secara mental.
  • Susah buang air besar atau mengalami konstipasi.
  • Terlalu peka terhadap udara dingin.
  • Detak jantung lebih lambat dibandingkan kondisi normal.
  • Memiliki kulit kering.
  • Memiliki suara yang serak.
  • Rambut kering dan mudah patah.
  • Kehilangan gairah seksual.
  • Mengalami depresi.

Jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala-gejala di atas, segera hubungi dokter untuk menjalani pemeriksaan. Hal ini perlu dilakukan karena fungsinya yang vital, adanya gangguan hormon tiroid tidak bisa dianggap remeh.