Memanfaatkan Potasium Untuk Jantung yang Sehat

Potasium merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Dengan asupan potasium yang tepat, banyak penyakit jadi enggan hinggap di tubuh.

Potasium diperlukan untuk keseimbangan cairan dalam tubuh, memecah dan memanfaatkan karbohidrat, membangun protein, membentuk otot, menjaga pertumbuhan tubuh yang normal, dan mengontrol keseimbangan asam-basa tubuh maupun aktivitas listrik di jantung. Bahkan berkat mineral yang disebut juga sebagai kalium ini, jantung, ginjal, dan organ tubuh lain bisa berfungsi secara normal. Selain berbagai manfaat tersebut, potasium ternyata juga amat berguna untuk mencegah berbagai penyakit jantung, pembuluh darah, dan berbagai penyakit lainnya.

Memanfaatkan Potasium Untuk Jantung yang Sehat - alodokter

Tekanan darah tinggi

Potasium dalam bentuk suplemen diduga mampu menurunkan tekanan darah terutama bagi mereka yang mengonsumsi makanan dengan kandungan garam tinggi. Bahkan, mengonsumsi makanan berpotasium juga diduga dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi.

Penyakit jantung

Satu penelitian mengungkapkan bahwa mengonsumsi 4.069 mg potasium per hari dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung iskemik atau koroner hingga 40%. Keadaan hipokalemia, di mana penderita kekurangan kandungan kalium di dalam tubuhnya, diduga berperan atas terjadinya kematian akibat aritmia jantung, pada penderita yang memang sudah memiliki masalah dengan jantungnya. Aritmia adalah kondisi di mana detak jantung tidak beraturan sehingga kemampuannya memompa darah ke seluruh tubuh hilang dan ini mengakibatkan kematian.

Stroke

Mengonsumsi makanan yang mengandung potasium diduga dapat membantu menurunkan risiko stroke, terutama stroke iskemik (stroke karena adanya gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah). Asalkan dibarengi dengan mengurangi asupan sodium, lemak jenuh, dan kolesterol.

Menstabilkan denyut jantung

Salah satu faktor risiko fibrilasi atrium (detak jantung tidak teratur) adalah terlalu banyak atau terlalu sedikitnya asupan potasium dalam tubuh. Keadaan hipokalemia, di mana penderita kekurangan kandungan kalium di dalam tubuhnya, diduga berperan atas terjadinya kematian akibat aritmia jantung, pada penderita yang memang sudah memiliki masalah dengan jantungnya. Aritmia adalah kondisi di mana detak jantung tidak beraturan sehingga kemampuannya memompa darah ke seluruh tubuh hilang dan ini mengakibatkan kematian. Oleh karena itu, mengonsumsi penganan kaya potasium setiap hari sangat penting untuk menjaga denyut jantung menjadi stabil.

Kesehatan tulang

Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan kaya potasium diduga dapat mencegah osteoporosis, khususnya di kalangan wanita lanjut usia. Potasium juga diduga mampu meningkatkan kepadatan tulang. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mendukung pernyataan tersebut.

Radang saluran pencernaan

Pada tubuh penderita radang saluran pencernaan, nutrisi sering kali sulit diserap. Ini karena adanya gejala diare ataupun muntah-muntah. Dokter pun kemungkinan akan memeriksa kadar potasium dalam tubuh dan merekomendasikan untuk mengonsumsi makanan berpotasium.

Batu ginjal

Mengonsumsi makanan mengandung potasium diduga bisa menurunkan kadar kalsium dalam urine. Berlebihannya tingkat kalsium dalam urine merupakan penyebab paling umum penyakit batu ginjal kalsium.

Anda bisa mendapatkan berbagai manfaat potasium tersebut dengan mengonsumsi sumber-sumbernya seperti pisang, susu, ikan, kerang, sapi, ayam, kalkun, roti, kentang, ubi, bayam, tomat, kedelai, kacang merah, kacang almond, buah apricot, jeruk, brokoli, kiwi, nanas, wortel, sayuran berdaun hijau, gandum utuh, alpukat, bit, jamur, yogurt, pir, mangga, kacang pistachio, kismis, anggur, dan lain sebagainya.

Namun hati-hati, jangan sampai berlebihan atau bahkan kekurangan dalam mengonsumsi potasium. Badan Kesehatan Dunia atau WHO merekomendasikan asupan potasium setidaknya 3.510 mg setiap hari. Jika berlebihan, dapat memicu denyut jantung yang tidak normal, fungsi ginjal memburuk, dan infeksi berat. Sedangkan kekurangan potasium bisa menyebabkan otot melemah, denyut jantung tidak teratur, tekanan darah sedikit naik, muntah, diare, atau gangguan ginjal.

Potasium memang penting untuk tubuh, tapi jangan lupa untuk menjaga asupan nutrisi lainnya agar tetap seimbang dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi tubuh.